Kemenpora Harap Program BERDAYA di Bandung Cetak Ratusan Penggerak Inklusif Jaring Bakat Disabilitas

Sabtu, 18 Juli 2026
Bagikan:
Kemenpora RI terus menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk BERDAYA di Kota Bandung pada 17-18 Juli 2026.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Kemenpora RI terus menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk BERDAYA di Kota Bandung pada 17-18 Juli 2026.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)

Bandung: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperluas ekosistem olahraga inklusif yang ramah bagi disabilitas. Salah satunya dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk BERDAYA di Kota Bandung pada 17-18 Juli 2026.

Program ini merupakan titik kedua sekaligus kelanjutan strategis dari kick-off sebelumnya di Solo yang melibatkan 30 atlet elite internasional. Di Kota Kembang ini, Kemenpora memfokuskan sasarannya pada akar rumput dengan menggembleng 115 peserta yang terdiri dari atlet dan pelatih National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) serta SOINA Kota Bandung.

Tenaga Ahli Menpora, Heru Komarudin, memaparkan urgensi dari pelaksanaan ToT ini. Ia menyoroti realita bahwa angka partisipasi olahraga penyandang disabilitas di Indonesia baru menyentuh angka 11,6 persen.

"Rendahnya akses, minimnya fasilitas, serta langkanya dukungan tenaga pelatih membuat kelompok disabilitas masih enggan berolahraga. Oleh karena itu, melalui program BERDAYA, Kemenpora menargetkan lahirnya 2.000 pelatih bersertifikat. Mereka inilah yang kelak akan menjadi agen perubahan bagi sesamanya di komunitas," kata Heru. 
 
Dengan terbentuknya ekosistem pelatih inklusif, Kemenpora berharap minimal 20.000 penerima manfaat langsung dan mematok target optimistis untuk mendongkrak persentase partisipasi olahraga disabilitas menjadi 15 persen pada tahun 2029.

Untuk merealisasikan hal tersebut, materi pelatihan difokuskan pada cabang-cabang olahraga yang ramah disabilitas, mudah direplikasi, dan tidak membutuhkan biaya mahal, seperti senam kebugaran adaptif, jalan sehat, boccia, tenis meja, hingga permainan rekreasi. Ratusan peserta ini digembleng langsung oleh para pakar di bidangnya, yakni Muhamad Bram Riyadi, Suryo Saputro Perdana, dan Muhammad Dwiky Anggara.

Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Hendy Maulana Yusup, memberikan apresiasi penuh atas inisiatif Kemenpora ini.

"Ini adalah kegiatan yang sangat positif untuk menambah wawasan terbarukan. Harapan kami, peserta yang hadir di sini mampu menjadi penggerak olahraga disabilitas yang aktif membantu dan menemukan bibit-bibit atlet disabilitas baru di Bandung," ujar Hendy.

Sementara itu para peserta Anang Mulyana, atlet Para PowerLifting Kota Bandung mengatakan program BERDAYA mengubah mindset dari seorang atlet menjadi seorang 'pemandu bakat' (talent scout).

Bagi Anang, yang jalan hidupnya berubah total dari seorang pekerja serabutan berkat bakat olahraga yang "ditemukan" secara tak sengaja, pelatihan ini memberinya misi baru yang lebih mulia.

"Selama ini, ilmu angkat berat itu hanya saya gunakan untuk diri saya sendiri. Lewat ToT ini, saya jadi tahu bagaimana caranya menyebarkan ilmu sekaligus menjaring teman-teman disabilitas lain," ujar Anang antusias. "Saya yakin, di luar sana masih banyak 'Anang-Anang' lain yang punya potensi emas, tapi belum mendapat kesempatan," tambahnya.(yyn)

Kemenpora RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran. (foto: andre/Kemenpora)
Rabu, 02 September 2026

Rabu Bugar Kemenpora, Ajak Masyarakat Lawan Penyakit dengan Rajin Bergerak dan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.

Menpora RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 02 September 2026

Nestle Milo dan ISS 2026 Berkolaborasi Dalam MAIR 2026 Jakarta International 10K, Menpora Erick Tekankan Industri Olahraga Sebagai Investasi Kesehatan dan Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. Menurut Menpora, ajang olahraga lari inisiatif Nestle Milo bekerja sama Kemenpora ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah dengan pihak swasta dalam memasyarakatkan olahraga sekaligus mengembangkan industri olahraga Tanah Air.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026

Momen penyerahan penghargaan di berbagai kategori ini menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi semangat juang, kreativitas, dan kebersamaan seluruh peserta dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026

Penampilan Wali dan Moluccan Soul menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan fisik lewat lintasan lari, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan yang membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin berkesan bagi seluruh peserta.

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026

Suasana penuh keceriaan di Race Village menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar ajang lari, melainkan juga ruang perayaan yang menyatukan olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat dalam semangat kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81