Disaksikan Menpora Erick, Mitchell Lee Baker Ucap Sumpah Setia Menjadi WNI untuk Bela Timnas Indonesia

Senin, 13 Juli 2026
Bagikan:
Menpora Erick Thohir menghadiri pengambilan sumpah/janji setia pewarganegaraan RI kepada atlet sepak bola Mitchell Lee Baker di Gedung Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU), Kemenkum, Jakarta Selatan, Senin (13/7) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Menpora Erick Thohir menghadiri pengambilan sumpah/janji setia pewarganegaraan RI kepada atlet sepak bola Mitchell Lee Baker di Gedung Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU), Kemenkum, Jakarta Selatan, Senin (13/7) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menghadiri pengambilan sumpah/janji setia pewarganegaraan RI kepada atlet sepak bola Mitchell Lee Baker di Selasa Gedung Direktur Jenderal (Dirjen) Administrasi Hukum Umum (AHU), Kementerian Hukum (Kemenkum), Jakarta Selatan, Senin (13/7) siang.

Melalui pengambilan sumpah/janji setia ini, Mitchell menanggalkan kewarganegaraan sebelumnya yaitu Australia, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI). Penyerang tim sepak bola Georgetown University ini mendapatkan kewarganegaraan Indonesia melalui garis keturunan Indonesia dari kakeknya Han Koen Lie yang lahir di Yogyakarta dan neneknya Li Nio The Lie yang lahir di Semarang.

“Saya berjanji melepaskan seluruh kesetiaan saya kepada kekuasaan asing, mengakui, tunduk, dan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia, Pancasila, dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 dan akan membelanya dengan sungguh-sungguh serta akan menjalankan kewajiban yang dibebankan negara kepada saya sebagai Warga Negara Indonesia dengan tulus dan ikhlas,” ucap Mitchell melafalkan sumpah/janji setia.

Dirjen Administrasi Hukum Umum (AHU) Widodo dalam sambutannya menyampaikan selamat kepada Mitchell yang baru saja diambil sumpah dan janji setianya menjadi WNI. Menurut Dirjen, dengan diambil sumpah dan janji setia ini, saudara telah resmi menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). 

“Momentum ini bukan sekadar tentang perubahan status perubahan kewarganegaraan saudara, namun juga tentang harapan dan cita-cita besar dalam rangka membangun kemajuan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” sebut Dirjen Widodo.

Dijelaskan, naturalisasi atau kewarganegaraan merupakan mekanisme negara untuk memberikan kesempatan pada warga negara asing untuk mendapatkan kewarganegaraannya. Sebagaimana dalam Pasal 20 Undang-Undang (UU) nomor 12 tahun 2006 tentang Kewarganegaraan RI. UU tersebut telah mengatur perihal pemberian kewarganegaraan RI yang dapat dilakukan melalui proses naturalisasi bagi orang asing yang telah berjasa terhadap kepentingan NKRI.

“Pemberian kewarganegaraan bagi orang asing yang telah berjasa atau karena kepentingan negara tersebut, diterapkan salah satunya untuk merekrut atlet asing yang akan menjadi bagian dari tim nasional sepak bola Indonesia,” terang Dirjen.

“Proses naturalisasi para atlet ini merupakan salah satu kebijakan pemerintah di bidang olahraga. Atlet yang menjadi WNI harus dapat memberikan dampak positif kepada bangsa indonesia dan kemajuan olahraga Indonesia,” sambung Dirjen Widodo.

Dirjen memaparkan, naturalisasi atlet sepak bola yang baru saja diambil sumpahnya merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan Indonesia pada beberapa agenda besar yang ada di kejuaraan FIFA. Dengan kehadiran para atlet yang baru dinaturalisasi ini, diyakini tim nasional kita akan lebih kuat dan kompetitif. 

“Visi Indonesia untuk menjadi salah satu kekuatan sepak bola di asia, tidaklah mustahil. Dengan kerja keras dan dukungan dari semua pihak, kita dapat meraih keberhasilan yang begitu telah lama kita nantikan,” kata Dirjen Widodo.

Menurut Dirjen, salah satu bentuk dan perhatian yang diberikan pemerintah untuk memajukan olahraga nasional adalah turut aktif mengawal proses naturalisasi bagi atlet-atlet asing. Kemenkum dalam hal ini mengemban tugas dan fungsi sekaligus injector, dalam melakukan pelayanan hukum terhadap permohonan dari naturalisasi para atlet sepak bola di Indonesia.

Sebagaimana pada Mitchell Lee Baker, yang setelah melalui semua prosedur dan tahapan, kini telah diambil sumpah dan janji setianya menjadi WNI. 

“Saya ingin menyampaikan kepada Saudara yang telah diambil sumpahnya untuk dapat menjalankan peran dan tanggung jawabnya dengan baik sebagai warga negara Indonesia. Dan terus kita sama-sama berjuang untuk meraih prestasi demi bangsa yang kita cintai,” tandas Dirjen.

Atas rampungnya naturalisasi ini, Menpora Erick mengucapkan selamat kepada Mitchell Lee Baker yang telah menyandang status WNI. “Selamat ya,” ucap Menpora menyalami pemuda 19 tahun itu seusai acara.

Sebelumnya Menpora Erick menyampaikan, naturalisasi merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan prestasi olahraga nasional. Naturalisasi ini terjadi dengan dukungan pihak-pihak terkait, meliputi Komisi XIII DPR RI, dan juga kepengurusan cabang olahraga (cabor).

“Di mana sesuai RPJM (Rencana Pembangunan Jangka Menengah, Red.) Bapak Presiden bahwa kita punya target-target di SEA Games, Asian Games, Olimpiade bahkan juga Piala Dunia," tutur Menpora. 

Naturalisasi ini, lanjut Menpora Erick, juga bagian komitmen pemerintah, dan DPR RI untuk membuka jalan prestasi anak bangsa. Prestasi para atlet yang sudah mengibarkan bendera Merah Putih dan juga mencerminkan kedigdayaan olahraga Indonesia. 

“Dengan adanya kerja sama ini, kita terus dorong peningkatan olahraga dan merangkul semua pihak yang bisa mengibarkan bendera Merah Putih," urai Menpora Erick.

Menpora juga menjelaskan, naturalisasi ini juga mengacu pada langkah strategis yang dilakukan negara-negara lain dalam memajukan olahraga. Dalam hal ini Kemenpora terbuka terhadap pengajuan naturalisasi atlet dari berbagai cabor, bukan hanya sepak bola.

Contohnya cabor renang, melalui Masniari Wolf yang telah mempersembahkan tiga medali emas SEA Games dan Felix Viktor Iberle, keturunan campuran Indonesia dan Jerman, yang telah berkontribusi menyumbangkan medali emas bagi Indonesia.

"Potensi-potensi seperti inilah yang menjadi alasan kami membuka diri terhadap naturalisasi, tanpa cabang-cabang olahraga melupakan pembangunan dari tingkat akar rumput (grassroots)," tegas Menpora Erick. (luk)

Kemenpora RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran. (foto: andre/Kemenpora)
Rabu, 02 September 2026

Rabu Bugar Kemenpora, Ajak Masyarakat Lawan Penyakit dengan Rajin Bergerak dan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.

Menpora RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 02 September 2026

Nestle Milo dan ISS 2026 Berkolaborasi Dalam MAIR 2026 Jakarta International 10K, Menpora Erick Tekankan Industri Olahraga Sebagai Investasi Kesehatan dan Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. Menurut Menpora, ajang olahraga lari inisiatif Nestle Milo bekerja sama Kemenpora ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah dengan pihak swasta dalam memasyarakatkan olahraga sekaligus mengembangkan industri olahraga Tanah Air.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026

Momen penyerahan penghargaan di berbagai kategori ini menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi semangat juang, kreativitas, dan kebersamaan seluruh peserta dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026

Penampilan Wali dan Moluccan Soul menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan fisik lewat lintasan lari, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan yang membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin berkesan bagi seluruh peserta.

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026

Suasana penuh keceriaan di Race Village menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar ajang lari, melainkan juga ruang perayaan yang menyatukan olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat dalam semangat kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81