Kemenpora Harap Lulusan SKODI Memberikan Kontribusi Positif Bagi Masyarakat dan Dunia Olahraga

Jumat, 19 Juni 2026
Bagikan:
Kemenpora apresiasi acara Pelepasan Lulusan Olahragawan Sentra Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) Tahun Ajaran 2025/2026 di Hotel Adiwangsa Solo, Jumat (19/6). (foto:dok/deputi3)
Kemenpora apresiasi acara Pelepasan Lulusan Olahragawan Sentra Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) Tahun Ajaran 2025/2026 di Hotel Adiwangsa Solo, Jumat (19/6). (foto:dok/deputi3)

Solo: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berharap lulusan olahragawan Sentra Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) Tahun Ajaran 2025/2026 senantiasa menjaga semangat belajar, disiplin, dan sportivitas dalam setiap langkah yang ditempuh.

Hal itu disampaikan Plt. Asisten Deputi Sentra Pembinaan Olahragawan Muda (SPOM), Usman Ali Mustofa pada acara Pelepasan Lulusan Olahragawan Sentra Khusus Olahraga Disabilitas Indonesia (SKODI) Tahun Ajaran 2025/2026 di Hotel Adiwangsa Solo, Jumat (19/6). 

" Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan yang tinggi kepada seluruh lulusan atas kerja keras, ketekunan, dan semangat yang telah ditunjukkan selama mengikuti proses pembinaan," katanya. 

Plt. Asdep Usman menegaskan bahwa keberhasilan menyelesaikan pendidikan di SKODI merupakan pencapaian yang patut dibanggakan sekaligus menjadi awal dari perjalanan panjang untuk terus mengukir prestasi.

"Saya berharap lulusan SKODI memiliki peran penting sebagai inspirasi bagi masyarakat serta sebagai duta yang menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih kesuksesan. Dengan bekal kompetensi yang telah diperoleh, para lulusan diharapkan mampu memberikan kontribusi positif bagi dunia olahraga maupun lingkungan sosial di sekitarnya," ujarnya. 

Sementara Asisten Deputi Olahraga Pendidikan Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga, Muhammad Aziz Ariyanto menyampaikan kegiatan ini wujud dukungan terhadap pengembangan sumber daya manusia di bidang olahraga, khususnya bagi atlet disabilitas. 

" Ini bagian kesinambungan antara pendidikan dan pembinaan olahraga sebagai fondasi dalam mencetak generasi atlet yang tidak hanya berprestasi, tetapi juga memiliki kualitas akademik dan karakter yang kuat," ujar Asdep Azis.

Acara pelepasan juga mendapat dukungan dari Prof. Dr. Sapta Kunta Purnama yang hadir sebagai pakar dan akademisi SKODI. Dalam pandangannya, keberhasilan para lulusan merupakan hasil kolaborasi yang erat antara atlet, pelatih, keluarga, akademisi, dan pemerintah. 

Ia menegaskan bahwa pembinaan olahraga disabilitas harus terus diperkuat melalui pendekatan ilmiah, inovasi, dan pengembangan kapasitas agar mampu menghasilkan atlet-atlet yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

*Melalui kegiatan pelepasan lulusan ini, SKODI kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak insan olahraga disabilitas yang berprestasi, berkarakter, dan mandiri," katanya. 

"Diharapkan para lulusan dapat terus mengembangkan potensi yang dimiliki, meraih prestasi yang lebih tinggi, serta menjadi teladan bagi generasi berikutnya. Semangat, dedikasi, dan perjuangan yang telah ditempa selama berada di SKODI diharapkan menjadi bekal berharga dalam menggapai masa depan yang gemilang dan membanggakan," harapnya.(dok/amr)

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

CFD Jalan Sudirman Bogor, Warga Bergerak Bersama Wujudkan Hidup Aktif dan Bugar

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026