Indonesia Sukses Jalankan Sport Diplomacy, SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 Hasilkan Deklarasi Bali

Senin, 04 Mei 2026
Bagikan:
Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di  The Meru Hotel, Bali, membuahkan hasil di hari kedua pelaksanaan, Senin (4/5).(foto:Fajar/kemenpora.go.id)
Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di The Meru Hotel, Bali, membuahkan hasil di hari kedua pelaksanaan, Senin (4/5).(foto:Fajar/kemenpora.go.id)

Bali: Pertemuan tingkat tinggi bertajuk SEA Ministerial Meeting On Youth and Sports 2026 di  The Meru Hotel, Bali, membuahkan hasil di hari kedua pelaksanaan, Senin (4/5). Indonesia sebagai inisiator pertemuan antara Menteri yang membidangi pemuda dan olahraga Asia Tenggara mengajak para pemimpin di sektor ini untuk menyadari peran penting dan strategis masing-masing untuk meningkatkan kolaborasi dan kerja sama demi membangun sistem olahraga yang kompetitif, industri olahraga berkelanjutan dan ketahanan generasi muda dalam menghadapi tantangan global.

Setelah mendengarkan pemaparan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, Menteri Olahraga Filipina, John Patrick Gregorio, dan Acting Minister
Ministry of Culture, Community and Youth Singapore, David Neo Chin Wee dalam Ministerial Forum, tibalah para delegasi menyuarakan pendapatnya atas ide yang didiskusikan sepanjang pertemuan berlangsung selama dua hari sejak Minggu (3/5).

Hasilnya seluruh delegasi menyepakati lahirnya Deklarasi Bali, di mana para Menteri bidang pemuda dan olahraga Asia Tenggara sepakat bahwa olahraga memainkan peran strategis dalam mempromosikan perdamaian dan persatuan regional, pembangunan berkelanjutan, masyarakat yang sehat, serta visibilitas internasional bagi Asia Tenggara. 

Delegasi menyatakan niat bersama untuk memperkuat kerja sama dalam pengembangan olahraga sebagai sarana untuk mempromosikan solidaritas, saling pengertian, dan keterlibatan yang konstruktif di antara masyarakat setiap negara.

Seluruh negara peserta menyadari perlunya memperkuat sistem olahraga berprestasi tinggi dengan meningkatkan pengembangan atlet, pembinaan, ilmu olahraga, dan identifikasi bakat. Dalam konteks ini, kami mengakui nilai dari peningkatan relevansi acara multi-olahraga regional, termasuk SEA Games, dalam mendukung pengembangan atlet dan kemajuan menuju kompetisi internasional tingkat tinggi, dengan mempertimbangkan konteks nasional dan kerangka kerja yang ada.

Mereka sepakat untuk menegaskan kembali nilai partisipasi dalam olahraga sebagai landasan pengembangan bakat, kesehatan masyarakat, serta promosi toleransi, rasa hormat, inklusi sosial, perdamaian, dan integrasi melalui interaksi dan pemahaman yang lebih baik di antara masyarakat negara-negara Asia Tenggara.

Tidak lupa juga untuk menekankan pemberdayaan kaum muda dengan membangun kemitraan yang kokoh bersama para pemangku kepentingan utama yang relevan, guna memungkinkan kaum muda berkontribusi dalam mempromosikan perdamaian, toleransi, inklusivitas, tanggung jawab bersama, dan pembangunan berkelanjutan.

Serta mengakui pemuda sebagai penggerak utama ketahanan dan inovasi masa depan di Asia Tenggara. Kami menyatakan niat bersama untuk memberdayakan pemuda, termasuk pemuda yang rentan, melalui olahraga dan melalui kebijakan yang menumbuhkan pemikiran kritis serta keterlibatan yang bertanggung jawab di era digital – sehingga memungkinkan pemuda menjadi agen kesejahteraan mereka sendiri dan berpartisipasi dalam dunia yang dinamis yang terus dibentuk ulang oleh teknologi baru dengan kekuatan karakter dan tujuan yang jelas.

Lahirnya Deklarasi Bali yang ditandatangani oleh seluruh Menteri terkait yang hadir menjadi pertanda bahwa pertemuan ini menjadi pondasi atas kesolidan kolaborasi di bidang pemuda dan olahraga antar negara Asia Tenggara, dan menjadi bukti kesuksesan sport diplomacy yang diupayakan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI di bawah pimpinan Menpora Erick Thohir.

“Alhamdulillah pertemuan untuk menpererat kerja sama dan kolaborasi antara Kementrian Pemuda dan Olahraga se-Asia Tenggara ini telah membuahkan hasil. Semuanya telah sepakat dan menandatangani Deklarasi Bali pada hari ini. Deklarasi Bali ini lahir dari keinginan kita untuk terus mempererat persaudaraan dan memberikan kontribusi nyata untuk memajukan generasi muda kita yang nantinya kan menjadi pemimpin di masa depan, serta memajukan olahraga regional ini menuju prestasi yang lebih baik lagi. Deklarasi Bali ini adalah tahap baru dari langkah bersama kita negara-negara di Asia Tenggara, dan bagi Indonesia sebagai tuan rumah dan penggagas pertemuan, deklarasi ini adalah bukti nyata kesuksesan sport diplomacy yang terus kami jalankan dengan cara membuka ruang dialog yang konstruktif untuk tumbuh  bersama sekaligus menguatkan persaudaraan dengan negara-negara sahabat kita,” tutup Menpora Erick.(put)

Debut pemuda berusia 17 tahun bernama Abdil Majid Rahman langsung berbuah medali emas di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 22 Oktober 2026

Debut Pemuda 17 Tahun Berbuah Medali Emas di Asian Para Games 2026, Abdil Majid Rahman Semangat Kejar Paralimpiade

Debut pemuda berusia 17 tahun bernama Abdil Majid Rahman langsung berbuah medali emas di Asian Para Games 2026.

Menpora RI Erick Thohir mendampingi dan memberikan semangat kepada para atlet Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 22 Oktober 2026

Dampingi Langsung Perjuangan Atlet, Menpora Erick Tekankan Kekompakan Kontingen Jadi Kunci Indonesia Kembali Raih Dua Emas Asian Para Games 2026

Kehadiran langsung Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir untuk mendampingi dan memberikan semangat kepada para atlet Indonesia di Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Jepang, mengiringi keberhasilan kontingen Merah Putih yang terus menambah perolehan medali emas. Pada Kamis (22/10), Indonesia kembali meraih dua medali emas sehingga total telah mengoleksi 10 emas, melampaui target tujuh emas yang ditetapkan sebelum keberangkatan.

Kemenpora RI memperkenalkan nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati (PGB) dalam sesi kedua Wirasena Youth Camp 2026 di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10). (dok.Herry/Kemenpora)
Kamis, 22 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Tanamkan Nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati kepada Pemuda

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI memperkenalkan nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati (PGB) dalam sesi kedua Wirasena Youth Camp 2026 di Paviliun Raden Saleh, ARTOTEL Curated, Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Kamis (22/10). Ketiga nilai tersebut menjadi landasan pembentukan karakter peserta selama mengikuti program.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026