Kapten Timnas Mochammad Iqbal Rahmatullah Iskandar Sebut Emas SEA Games 2025 Bukti Futsal Indonesia Sudah Berkembang

Selasa, 30 Desember 2025
Bagikan:
Kapten Timnas Mochammad Iqbal Rahmatullah Iskandar Sebut Emas SEA Games 2025 Bukti Futsal Indonesia Sudah Berkembang. (foto:Instagram)
Kapten Timnas Mochammad Iqbal Rahmatullah Iskandar Sebut Emas SEA Games 2025 Bukti Futsal Indonesia Sudah Berkembang. (foto:Instagram)

Jakarta: Sejarah baru ditorehkan Tim Nasional (Timnas) Futsal Indonesia dalam ajang SEA Games 2025 Thailand silam. Untuk pertama kalinya medali emas berhasil dibawa pulang ke Tanah Air dari cabang olahraga (cabor) yang dipertandingkan di SEA Games sejak 2007 ini.

Bukan mudah bagi anak asuh Hector Souto Vasquez ini dalam mencetak torehan emas ini. Pasalnya pada laga kedua, Indonesia sempat kalah 0-1 dari Vietnam. Tak dinyana di laga penentuan, tuan rumah Thailand yang menjadi ujian terakhir mampu ditaklukkan 6-1 untuk memastikan sebagai terbaik..

Sang kapten, Mochammad Iqbal Rahmatullah Iskandar menyebut perjalanan mereka dalam meraih prestasi tertinggi di ajang pesta olahraga se-Asia Tenggara ini terbilang cukup panjang. Persiapan matang dilakukan, mulai dari latihan di Indonesia, hingga kedatangan dua pekan lebih awal ke Thailand.

“Ini juga bagian dari roadmap jangka panjang Timnas Futsal Indonesia. Terlebih harapannya juga cukup tinggi. Jadi dalam persiapan kemarin tidak ada istilah santai, pokoknya gas terus, dan alhamdulillah hasilnya medali emas,” kenang Iqbal.

Pemain klub Bintang Timur Surabaya ini mengakui mental timnya sempat turun setelah kalah dari Vietnam. Namun pelatih beserta stafnya terus memberikan motivasi untuk bangkit dan menatap laga melawan Thailand dengan optimisme. 

“Jadi sebelumnya kita sempat kalah 0-1 dari Vietnam. Kami sempat mungkin agak drop, kecewa pasti. Cuma di situ staf pelatih juga selalu memotivasi kami, terlebih Hector bukan hanya mahir soal taktik, tetapi dia juga motivator ulung,” ungkap Iqbal.

“Dia selalu menekankan mentalitas juara, jadi setelah kekalahan lawan Vietnam, kita langsung fokus lawan Thailand,” imbuhnya.

Diterangkan, sang pelatih menerapkan strategi yang adaptif, selalu menganalisa kelebihan dan kelemahan lawan. Dari situlah Timnas Indonesia bisa memanfaatkan kelemahan-kelemahan Thailand. 

“Jadi Hector menerapkan strategi yang cukup baik, dan semua strateginya diikuti oleh pemain-pemainnya,” terang pria 30 tahun ini.

Menurut Iqbal, banyak faktor dalam keberhasilan Indonesia akhirnya mematahkan dominasi Thailand di futsal SEA Games. Prestasi ini salah satunya adalah hasil dari kompetisi liga lokal yang makin baik. Pun begitu, sebelumnya Timnas melakoni laga-laga uji coba melawan berbagai negara menuju pelaksanaan SEA Games. 

“Sebelumnya kita pernah melawan Argentina, Jepang, Arab Saudi, Latvia, Belanda, Tanzania, dan terakhir lawan Australia. Semua laga itu memberikan pengalaman tersendiri untuk kita bisa tampil di SEA Games. Alhamdulillah dengan hasil dari uji coba-uji coba tadi, kita bisa melakukan yang terbaik dan mendapatkan medali emas,” beber sang kapten.

Tim Thailand, ujar Iqbal, bukanlah tim yang lemah. Sehingga menurutnya kemenangan Indonesia atas tuan rumah sejatinya menunjukkan bahwa Timnas Futsal telah berkembang menjadi lebih baik.

“Jadi ini bukan Tim Thailand yang B atau Tim Thailand yang lemah. Tetapi kalau menurut saya pribadi, Timnas Indonesianya sendiri yang berkembang,” tegas Iqbal.

Dia menyatakan prestasi ini sebagai penyemangat Timnas Indonesia dalam menatap ajang-ajang futsal maupun multi-event berikutnya yang telah menanti di depan. Yang terdekat yaitu Piala Asia 2026 di penghujung Januari, di mana Indonesia bertindak sebagai tuan rumah.

“Di akhir Januari nanti kita jadi tuan rumah untuk Piala Asia Futsal AFC, di Indonesia Arena. Yang pasti untuk pemain nanti pasti bakal ada seleksi lagi,” tandas Iqbal seraya berharap akan ada laga uji coba sebelum menghadapi event ini. (luk)

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir memimpin rapat lintas kementerian dan lembaga di Media Center Kemenpora, Jakarta, Senin (10/8) pagi.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Senin, 10 Agustus 2026

Pimpin Rapat Lintas Kementerian/Lembaga, Menpora Erick: Presiden Prabowo Dukung Penuh FIFA ASEAN Cup 2026

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 yang akan digelar di Indonesia.

Kemenpora RI terus memperkuat kompetensi pelatih dan penggerak olahraga disabilitas melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 10 Agustus 2026

Perluas Akses Olahraga Inklusif, Kemenpora Cetak Penggerak Olahraga Disabilitas

Memperluas akses olahraga bagi penyandang disabilitas tidak hanya membutuhkan fasilitas yang memadai, tetapi juga tenaga pelatih dan penggerak yang memahami kebutuhan setiap individu. Karena itu, Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) terus memperkuat kompetensi pelatih dan penggerak olahraga disabilitas melalui Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas di Kota Tangerang, Banten.

Menpora RI Erick Thohir menyambut gembira semakin banyak klub sepak bola internasional yang memilih Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim. (foto:raiky)
Jumat, 07 Agustus 2026

Menpora Erick Sambut Gembira Indonesia Semakin Dilirik Jadi Destinasi Pramusim Favorit Klub-Klub Sepak Bola Dunia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyambut gembira semakin banyak klub sepak bola internasional yang memilih Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim.

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI
Rabu, 05 Agustus 2026

DWP Kemenpora Gelar Bakti Sosial Donor Darah Sambut HUT ke-81 RI RI

Bakti sosial donor darah yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemenpora menjadi wujud nyata semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus mengajak seluruh keluarga besar Kemenpora untuk berkontribusi menjaga kesehatan masyarakat melalui aksi kemanusiaan.

Menpora Erick Buka Indonesia Muaythai Championship 2026, Panggung Regenerasi Atlet Nasional
Rabu, 05 Agustus 2026

Menpora Erick Buka Indonesia Muaythai Championship 2026, Panggung Regenerasi Atlet Nasional

Indonesia Muaythai Championship 2026 menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga bela diri di Indonesia terus berkembang dari tingkat akar rumput hingga prestasi. Melalui kompetisi yang diikuti ratusan atlet dari berbagai daerah, Kemenpora berharap lahir generasi baru yang mampu mengharumkan nama Indonesia di SEA Games hingga ajang internasional.

Menpora Erick Mewakili Presiden, Buka Secara Resmi Kongres Biasa PSSI 2026
Senin, 03 Agustus 2026

Menpora Erick Mewakili Presiden, Buka Secara Resmi Kongres Biasa PSSI 2026

Kongres Biasa PSSI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menjaga keberlanjutan transformasi sepak bola Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81