Siap Dipakai, Menpora Dito Ajak Pengurus Cabor Tinjau Cibubur Youth Elite Sport Center

Rabu, 16 April 2025
Bagikan:
Rampung dibangun, pusat pembinaan olahraga usia muda Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) di Jalan Jambore Nomor 1, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kini siap untuk dioperasikan. Para atlet junior sudah mulai mencoba menggunakan fasilitas-fas
Rampung dibangun, pusat pembinaan olahraga usia muda Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) di Jalan Jambore Nomor 1, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kini siap untuk dioperasikan. Para atlet junior sudah mulai mencoba menggunakan fasilitas-fas

Jakarta: Rampung dibangun, pusat pembinaan olahraga usia muda Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) di Jalan Jambore Nomor 1, Cibubur, Kecamatan Ciracas, Jakarta Timur kini siap untuk dioperasikan. Para atlet junior sudah mulai mencoba menggunakan fasilitas-fasilitasnya untuk berlatih.

Hal itu tampak saat Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Dito Ariotedjo meninjau kawasan CYESC pada Rabu (16/4) sore. Menpora bersama Wakil Menpora (Wamenpora) Taufik Hidayat mengajak serta para pengurus cabang olahraga (cabor) untuk melihat langsung bagaimana hasil pembangunan yang dikerjakan oleh PT Wijaya Karya (Wika) selaku kontraktor pelaksanaannya ini.

Peninjauan ini dimulai dari ketibaan Menpora dan jajaran Kemenpora di Gelanggang Olahraga Pusat Olahraga Persahabatan Korea Indonesia (Gor POPKI). Di Gor POPKI, Menpora Dito menyaksikan latihan pemusatan latihan nasional (Pelatnas), Sentra Latihan Olahragawan Muda Potensial Nasional (SLOMPN) dan Cibubur Youth Athlete Training Center (CYATC) cabor Taekwondo.

Dari situ, Menpora bergerak menuju Gor Utara untuk meninjau kolam renang sekaligus melihat latihan CYATC dan SLOMPN cabor Renang. Di Gor ini, Menpora Dito melihat langsung penggunaan kolam kedap, kolam arus, dan kolam kompetisi bersertifikat induk organisasi internasional olahraga akuatik FINA.

Menpora lantas naik ke lantai dua dan tiga, yang menjadi fasilitas pelatihan cabor gimnastik. Usai meninjau para atlet muda yang tengah berlatih senam, Menpora Dito bersama rombongan beralih ke Gedung Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Mahasiswa (PPLM).

Di gedung PPLM, Menpora meninjau lantai 1 yang diperuntukkan cabor Angkat Besi. Lalu naik lagi ke lantai 2 yang ditujukan untuk cabor bela diri yaitu Karate dan Pencak Silat. Kemudian ke lantai 3 untuk melihat ruang latihan Wushu dan menyaksikan atlet Angkat Besi.

Selesai dari PPLM, Menpora kemudian menuju ke fasilitas cabor Panjat Tebing untuk melihat latihan para atlet CYATC dan SLOMPN. Meski diguyur hujan deras, tidak menyurutkan semangat Menpora Dito memastikan setiap fasilitas di CYESC sudah sesuai dengan yang diharapkan.

Lapangan Panahan menjadi fasilitas terakhir yang disambangi Menpora Dito. Menpora menyaksikan latihan para atlet CYATC dan SLOMPN cabor Panahan. 

Dalam tinjauannya ke masing-masing fasilitas itu, Menpora dengan ramah menyapa para atlet yang berlatih. Tak luput Menpora Dito juga menyempatkan berfoto bersama dengan para atlet.

Setelah meninjau dan melihat langsung CYESC, Menpora melakukan rapat terbatas dengan pihak-pihak terkait di ruang rapat besar Wika. Dalam rapat ini Menpora Dito membahas lebih lanjut tentang kondisi CYESC dengan pihak-pihak terkait.

Diketahui, pembangunan CYESC ini merupakan usulan Kemenpora ini. Dalam rangka pemusatan pelatihan performa olahraga tinggi jangka panjang atlet elite junior nasional dan berdasarkan rencana aksi Desain Besar Olahraga Nasional (DBON).

CYESC direncanakan memiliki sejumlah manfaat sebagai pusat pelatihan atlet elite junior nasional dengan berbagai sarana olahraga. Meliputi Gor Utara yang digunakan untuk kegiatan renang dan senam, sarana panjat tebing yang terdiri tiga dinding panjat, lalu lapangan panahan.

Kemudian Gedung PPLM untuk olahraga angkat besi, karate, anggar, dan wushu. Serta Gor POPKI untuk pertandingan berbagai macam olahraga meliputi taekwondo, bulu tangkis, bola voli, futsal, dan bola basket. 

Sebelumnya Menpora Dito memastikan bahwa fasilitas CYESC telah memenuhi standar internasional. Fasilitas ini akan segera dimanfaatkan setelah serah terima dilakukan.

“Penggunaan CYESC ini nanti akan dilakukan setelah adanya serah terima. Intinya setelah serah terima kita akan langsung gunakan fasilitas CYESC secepatnya,” tutur Menpora.

Hadir mendampingi Menpora dan Wamenpora di antaranya Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Surono, Staf Khusus Bidang Peningkatan Prestasi dan Pengembangan Industri Olahraga Ardima Rama Putra serta Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Hubungan Internasional Chaerany Putri. (luk)

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.(foto:istimewa)
Minggu, 30 Agustus 2026

Belum Puas Berprestasi, Veddriq Leonardo Incar Emas Panjat Tebing Asian Games 2026

Peraih medali emas Olimpiade Veddriq Leonardo mengaku belum puas untuk terus menorehkan prestasi di cabang olahraga (cabor) panjat tebing. Terbaru, Veddriq mengincar medali emas pada Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, mendatang.

Menpora Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 30 Agustus 2026

Hadiri Tim Indonesia Day, Menpora Erick Kobarkan Semangat Para Atlet Demi Berikan yang Terbaik di Asian Games 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir bersama Wamenpora Taufik Hidayat menghadiri acara “Tim Indonesia Day: Menjaga Merah Putih” di Lippo Mall Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (29/8) malam. Kegiatan ini digelar dalam rangka menyambut perjalanan Tim Indonesia menuju Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 19 September sampai 4 Oktober mendatang.

Pacer biasanya mudah dikenali lewat balon atau plakat bertuliskan target waktu yang mereka bawa selama berlari. (foto: dok/Kemenpora)
Minggu, 30 Agustus 2026

Pacer Merdeka Run 2026 Bantu Pelari Menjaga Ritme hingga Garis Finis

Dalam lomba lari, menjaga ritme sejak garis start hingga finis menjadi salah satu kunci. Karena itu, kehadiran pacer dibutuhkan untuk membantu peserta mempertahankan kecepatan sesuai target waktu.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81