Ketum PP Perbasi: Banyaknya Kompetisi Penting untuk Masa Depan Olahraga Basket Indonesia

Sabtu, 01 Februari 2025
Bagikan:
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Budisatrio Djiwandono, bertekad membawa prestasi basket Indonesia semakin baik dikancah dunia melalui banyak kompetisi nasional dan internasional dimulai dari kompetisi usia dini.(f
Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Budisatrio Djiwandono, bertekad membawa prestasi basket Indonesia semakin baik dikancah dunia melalui banyak kompetisi nasional dan internasional dimulai dari kompetisi usia dini.(f

Jakarta: Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Basket Seluruh Indonesia (PP Perbasi) Budisatrio Djiwandono, bertekad membawa prestasi basket Indonesia semakin baik dikancah dunia melalui banyak kompetisi nasional dan internasional dimulai dari kompetisi usia dini.

"Pada paparan saya waktu itu, saya menjanjikan akan lebih banyak mendatangkan kompetisi-kompetisi internasional di tanah air. Ini kedepan kita targetkan untuk kompetisi internasional kelompok umur seperti U-17, U-19 putra dan putri," kata Ketum PP Perbasi Budisatrio Djiwandono usai pelantikan PP Perbasi di Auditorium Lantai 3 Plaza Mandiri, Jakarta, Sabtu (1/2).

"Kompetisi ini penting karena masa depan olahraga basket Indonesia dimulai dari kompetisi usia sejak dini. Kita ingin berlaga di olimpiade, di Piala Dunia senior maka kita harus mulai dari bibit-bibit muda kita," imbuhnya.

Rakernas PP Perbasi yang pertama tahun 2025 ini akan mengawali dan akan merencanakan kebijakan-kebijakan strategis yang akan dijalankan PB Perbasi seluruh Indonesia. 

"Kita dambakan prestasi bola basket yang semakin baik, semakin maju bersama para atlet yang akan berlaga mengharumkan nama bangsa. Para atlet kita juga akan bertanding di banyak kompetisi mulai dari kejuaraan KU hingga ke jenjang profesional. Untuk membina dan melahirkan superstar baru para atlet akan dites melalui kejuaraan seperti SEA Games dan kejuaraan internasional," tandasnya.

Tata tertib, tata kelola keuangan juga menjadi fokus PP Perbasi, karena dalam kepengurusan akan mempertanggungjawabkan dana-dana bantuan dari pemerintah dan para sponsor yang tidak kecil. Untuk itu pihaknya akan mengedepankan transparansi, tata kelola yang baik yang bisa dipertanggungjawabkan.

"Terima kasih kepada dukungan pemerintah melalui Bapak Menpora, Pak Menteri Hukum, Ketum KONI, Ketua NOC Indonesia terima kasih dukungannya selama ini dan para sponsor semoga kami bisa menjalankan amanah dan tanggungjawab ini," ujarnya.

"Tidak ada superman melainkan supertim. Kita bisa sukses dan besar sebagai organisasi olahraga kalau bisa mengedepankan teamwork. Semoga PP Perbasi bisa menjalankan tugas dengan baik," pungkasnya.

Ketua KONI Pusat Marciano Norman berharap, dibawah kepemimpinan PP Perbasi Periode 2024-2028 prestasi basket Indonesia semakin baik sehingga kompetisi-kompetisi kelompok umur nasional dan internasional akan semakin banyak diselenggarakan di tanah air.

"Saya yakin di bawah kepemimpinan Ketum PP Perbasi yang baru dan pengurusnya prestasi medali emas yang pernah dicapai di SEA Games baik putra dan putri insha Allah akan bisa dipertahankan. Terkait kejuaraan-kejuaraan dunia di U-17 dan lainnya saya rasa tidak akan tercapai apabila dunia tidak melihat basket Indonesia baik liganya, organisasinya dan kejuaraan-kejuaraan lainnya telah dikelola dengan baik," tuturnya.

"Parameter sukses di olahraga itu bukan orang-orangnya (pengurus PP Perbasi) tetapi prestasinya. Ini PR besar sebagai olahraga kelompok Indonesia susah tembus, tantangan paling besar adalah liganya yang macam-macam. Yakni bagaimana mengkolaborasikan antara liga-liga dengan timnas. Ujungnya adalah mengumandangkan Indonesia Raya dan mengibarkan Merah-Putih di kancah internasional," imbuh Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari. (ben)

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator. (dok.Bagus/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Sesi Terakhir Wirasena Youth Camp 2026 di Ruang Kelas: Peserta Tulis Komitmen Nyata sebagai Penggerak

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 menjalani sesi terakhir di ruang kelas bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda, Rabu (28/10). Agenda ini, yaitu refleksi dan Deklarasi Wirasena Community, berlangsung di keempat kelas dengan fasilitator masing-masing. Di Kelas 1 yang bertempat di Artotel Taman Ismail Marzuki (TIM), peserta menuliskan perasaan selama kegiatan dan komitmen yang akan dibawa pulang sebagai penggerak di daerah masing-masing.

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp.(dok.Suci/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Di Sela Kelas, Peserta Wirasena Youth Camp Siapkan Pertunjukan Musikal Malam Inagurasi

Para peserta Wirasena Youth Camp 2026 memanfaatkan jeda antarkelas untuk berlatih pertunjukan yang akan tampil pada Malam Inagurasi Wirasena Youth Camp. Latihan berlangsung di Teater Mini Taman Ismail Marzuki (TIM), Senin (26/10), dengan peserta berbaur dalam busana yang beragam, termasuk kain batik dan sarung bercorak.

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026.(foto:Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Kemenpora Cetak Pelatih Pencak Silat Berkualitas untuk Perkuat Pembinaan di Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bersama Pengurus Besar Ikatan Pencak Silat Indonesia (PB IPSI) menggelar Pelatihan Pelatih Nasional Pencak Silat Tingkat Muda (III) di Ole Suites Hotel, Sentul, Bogor, pada 21–25 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 44 peserta dari Sumatra dan Jawa untuk meningkatkan kompetensi pelatih dan memperkuat pembinaan pencak silat di daerah.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026