Raker dengan Komite III DPD RI, Sesmenpora Gunawan Paparkan Permasalahan dan Solusi Penyelenggaraan PON

Selasa, 15 Oktober 2024
Bagikan:
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gunawan Suswantoro menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Selasa (15/10) pagi. (foto:gilang/kemenpora.go.id)
Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gunawan Suswantoro menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Selasa (15/10) pagi. (foto:gilang/kemenpora.go.id)

Jakarta: Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga (Sesmenpora) Gunawan Suswantoro menghadiri rapat kerja (raker) dengan Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Selasa (15/10) pagi. 

Berlangsung di Ruang Rapat Padjajaran Gedung B Lantai 2 DPD RI, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 6, Jakarta Pusat, raker ini dalam rangka inventarisasi materi pengawasan atas pelaksanaan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2022 tentang Keolahragaan terkait Penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024.

Dalam pemaparannya, Sesmenpora Gunawan menerangkan perihal penyelenggaraan PON XXI Aceh-Sumut 2024 yang berlangsung 9 sampai 20 September silam. Mulai dari dasar hukum, bantuan Kemenpora, hingga statistik event.

Sesmenpora menekankan penyelenggaraan PON ini telah memenuhi empat kriteria sukses sebagaimana yang telah direncanakan. Meliputi sukses penyelenggaraan, sukses prestasi, sukses pemberdayaan, dan sukses administrasi.

“PON XXI menjadi yang terbesar dalam sejarah dengan mempertandingkan 65 cabang olahraga, serta melibatkan 12.919 atlet, mengalahkan rekor sebelumnya dari PON Riau 2012 yang diikuti lebih dari 11 ribu atlet,” sebut Sesmenpora Gunawan. 

Lebih lanjut Sesmenpora mengakui adanya permasalahan di saat penyelenggaraan PON tersebut. Kemenpora dalam hal ini telah memberikan saran-saran sebagai solusi untuk menyelesaikannya.

Masalah pertama yaitu cabang olahraga (cabor) dan nomor pertandingan yang terlalu banyak. Sehingga biaya penyelenggaraan menjadi meningkat dan sebagian besar provinsi kesulitan mengirimkan atlet-atletnya yang lolos kualifikasi PON XXI/2024 karena keterbatasan anggaran.

“Saran solusinya adalah cabang olahraga dan nomor pertandingan PON mengacu kepada Olimpiade dan cabang olahraga unggulan Indonesia pada Asian Games dan Olimpiade,” tutur Sesmenpora.

Masalah berikutnya perihal objektivitas wasit/juri yang memimpin pertandingan/perlombaan pada beberapa cabor. Sehingga menimbulkan aksi protes dari atlet, pelatih bahkan penonton.

Saran solusinya, imbuh Sesmenpora, yaitu penunjukan wasit/juri berbasiskan sertifikat diutamakan wasit/juri bersertifikat internasional. Bagi cabor yang tidak memiliki wasit/juri sertifikat internasional, bisa menggunakan wasit asing.

“Idealnya pembayaran honor technical delegates, dewan hakim, dan wasit/juri dari Pemerintah Pusat untuk menjamin independensi dari tuan rumah,” ujar Sesmenpora Gunawan.

Waktu penyelenggaraan PON pada September silam juga menjadi permasalahan. Pasalnya berjarak kurang sebulan dari penyelenggaraan Olimpiade. Hal ini berdampak tidak optimalnya penampilan atlet terbaik Indonesia di Olimpiade saat PON.

“Idealnya waktu penyelenggaraan PON berjarak 2-3 bulan dari Olimpiade. Sehingga semua atlet Olimpiade Indonesia dapat tampil performa puncak saat PON,” kata Sesmenpora.

Permasalahan terakhir yang diungkap berkaitan pembagian tugas dan pendanaan antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan KONI Pusat perlu lebih jelas. Terkait pembangunan prasarana, sarana olahraga, honor, biaya akomodasi dan konsumsi, transportasi, upacara pembukaan, penutupan, dan lain-lain.

“Perlu dibuatkan aturan dalam peraturan pemerintah terkait pembagian tugas yang lebih jelas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan KONI Pusat terkait penyelenggaraan PON,” tegas Sesmenpora Gunawan.

Raker ini sendiri dipimpin Ketua Komite III DPD RI Filep Wamafma yang dihadiri unsur pimpinan dan para anggotanya. Turut mendampingi Sesmenpora di antaranya Pelaksana Harian (Plh) Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga sekaligus Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan Kemenpora Sri Wahyuni serta Asisten Deputi (Asdep) Olahraga Andalan Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora Budi Ariyanto Muslim. (luk)

Menpora RI Erick Thohir menegaskan bahwa Indonesia harus mampu menjaga sekaligus meningkatkan tren prestasi olahraga yang telah diraih dalam beberapa tahun terakhir.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Rabu, 24 Juni 2026

Persiapan Asian Games 2026 Jepang Semakin Dekat, Menpora Erick Ingin Kontingen Indonesia Adaptasi dengan Perubahan Nomor Pertandingan

Persiapan Indonesia menuju Asian Games 2026 Jepang memasuki fase yang semakin krusial. Ajang olahraga terbesar di Asia tersebut akan berlangsung dalam waktu sekitar dua setengah bulan ke depan dan memiliki tingkat kompleksitas yang lebih tinggi dibandingkan multievent olahraga lainnya.

Kemenpora RI berkolaborasi dengan komunitas Perkumpulan Olahraga Tarian Baris Indonesia (POTBI) mengajak masyarakat Indonesia untuk terus bergerak dengan berolahraga di Rabu Bugar Kemenpora.(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 24 Juni 2026

Pakai Kain Kebaya, Kemenpora Kolaborasi dengan POTBI Ajak Masyarakat Gemar Bergerak dan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) berkolaborasi dengan komunitas Perkumpulan Olahraga Tarian Baris Indonesia (POTBI) mengajak masyarakat Indonesia untuk terus bergerak dengan berolahraga di Rabu Bugar Kemenpora. Kali ini sekitar 400 peserta yang mayoritas putri memakai kain kebaya dalam rangka HUT ke-499 DKI Jakarta.

Menpora Erick Thohir mengecam keras tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan pengurus Perbakin terhadap seorang atlet menembak asal Jawa Timur yang masih berusia 15 tahun. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Rabu, 24 Juni 2026

Menpora Erick Thohir Kecam Pelecehan Seksual terhadap Atlet Menembak, Dukung Penegakan Hukum dan Perlindungan Korban

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia, Erick Thohir, mengecam keras tindak pelecehan seksual yang dilakukan oleh mantan pengurus Perbakin terhadap seorang atlet menembak asal Jawa Timur yang masih berusia 15 tahun. Menpora menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan kejahatan serius yang tidak dapat ditoleransi, terlebih korbannya adalah anak di bawah umur yang seharusnya mendapatkan perlindungan penuh dalam lingkungan olahraga.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Pemerintah Dukung MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026
Selasa, 23 Juni 2026

Menpora Erick Tunjukkan Komitmen Pemerintah Dukung MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026

Dukungan penuh Pemerintah melalui Kemenpora atas penyelenggaraan MotoGP seri Indonesia yang tahun ini digelar untuk kelima kalinya

Komisi XIII DPR RI Dukung Penuh Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Menpora Erick: Demi Tingkatkan Prestasi Merah Putih
Senin, 22 Juni 2026

Komisi XIII DPR RI Dukung Penuh Naturalisasi Luke Vickery dan Mitchell Baker, Menpora Erick: Demi Tingkatkan Prestasi Merah Putih

Komisi XIII DPR RI memberikan dukungan penuh pada permintaan Naturalisasi

Komisi X DPR RI Setujui RKA/KL dan RKP Kemenpora TA 2027, Dukung Menpora Erick Jalankan Program Prioritas Presiden
Jumat, 19 Juni 2026

Komisi X DPR RI Setujui RKA/KL dan RKP Kemenpora TA 2027, Dukung Menpora Erick Jalankan Program Prioritas Presiden

Komisi X DPR RI Setujui RKA/KL dan RKP Kemenpora TA 2027

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile