Gelar Apel Pagi, Kemenpora Tekankan Pentingnya Core Values ASN BerAKHLAK kepada Seluruh Pegawai

Senin, 19 Februari 2024
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Apel Pagi, Senin (19/2). Bertempat di halaman Kantor Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Jakarta Pusat, apel diikuti para pejabat eselon I, eselon II, pejabat fungsio
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Apel Pagi, Senin (19/2). Bertempat di halaman Kantor Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Jakarta Pusat, apel diikuti para pejabat eselon I, eselon II, pejabat fungsio

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Apel Pagi, Senin (19/2). Bertempat di halaman Kantor Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3 Senayan, Jakarta Pusat, apel diikuti para pejabat eselon I, eselon II, pejabat fungsional analis kebijakan utama, serta para pegawai di lingkungan Kemenpora RI.

Staf Ahli Bidang Hubungan Pusat dan Daerah Kemenpora Dwijayanto Sarosa Putera bertindak sebagai pembina apel. Disampaikan, apel ini dalam rangka meningkatkan semangat kerja, loyalitas, integritas, dan disiplin kerja para pegawai. 

Pembina Apel dalam amanatnya menerangkan, Presiden RI telah meluncurkan core values atau nilai-nilai dasar dari Aparatur Sipil Negara (ASN) BerAKHLAK. Core values ini dalam rangka penguatan budaya kerja sesuai dengan salah satu strategi transformasi pengelolaan ASN menuju pemerintah berkelas dunia.

Lebih lanjut Staf Ahli Dwijayanto menguraikan masing-masing nilai yang terkandung dalam core values BerAKHLAK, yang pertama yaitu Berorientasi Pada Pelayanan. Maksudnya yaitu adanya komitmen memberikan pelayanan prima demi kepuasan masyarakat. 

Dalam implementasinya, para pejabat dan seluruh pegawai Kemenpora diharapkan bisa memberikan pelayanan terbaiknya pada masyarakat.

“Baik masyarakat yang datang secara langsung ke Kementerian Pemuda dan Olahraga ataupun secara tidak langsung, baik yang menginginkan berbagai informasi terkait dengan program dan kegiatan yang ada di Kementerian Pemuda dan Olahraga,” terang Dwijayanto.

“Semua harus dapat kita layani dengan segala keramahan dan tentunya dengan pelayanan yang terbaik dan prima. Hal ini kita lakukan agar pemerintah khususnya Kementerian Pemuda dan Olahraga mendapatkan tempat terbaik di hati masyarakat,” tambah Pembina Apel.

Nilai kedua, sambung Staf Ahli, yaitu Akuntabel, artinya bertanggung jawab atas kepercayaan yang diberikan. Dalam hal ini semua yang sudah diberikan amanah menjadi pejabat dan pegawai di lingkungan Kemenpora harus dapat bekerja dengan disiplin, jujur, dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas sesuai dengan tugas pokok dan fungsi serta tanggung jawab yang diembannya masing-masing.

Nilai ketiga yaitu Kompeten, dalam hal ini seluruh ASN diharapkan untuk terus belajar dan mengembangkan kapabilitas. 

“Pada poin ini saya harapkan tentunya agar kita semua tetap terus-menerus untuk belajar, dalam rangka meningkatkan pengetahuan, keterampilan, kompetensi, serta mengembangkan kapabilitas kita selaku ASN yang profesional,” papar Dwijayanto.

“Jangan pernah berhenti untuk belajar karena pada hakikatnya belajar adalah sepanjang masa, selama hayat masih dikandung badan,” imbuh Pembina Apel.

Kemudian nilai keempat adalah Harmonis, yaitu saling peduli dan menghargai perbedaan. Diungkapkan, dalam bekerja kita pasti akan beriringan dan bermitra dengan sesama pekerja lainnya. Tentunya akan ditemui berbagai perbedaan, baik latar belakang pendidikan, sosial, budaya, agama, dan lain sebagainya. 

“Untuk itu kita semua harus dapat dengan saling asah, saling asuh, dan saling asih di antara kita semua,” sebut Staf Ahli Dwijayanto.

Dijelaskan, saling asah adalah mengacu pada saling memperbaiki kemampuan dan kompetensi diri. Sedangkan saling asih yaitu merujuk pada empati, kepedulian sosial kepada sesama manusia, sementara saling asuh yaitu menggambarkan sikap untuk saling membantu dan mendukung perkembangan sesama pegawai, sehingga lingkungan kerja yang kondusif insyaallah dapat tercapai.

Nilai berikutnya dalam core value ASN BerAKHLAK yaitu Loyal, berdedikasi dan mengutamakan kepentingan bangsa dan negara. Tentunya dengan berpegang teguh serta setia kepada Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 serta setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

Kemudian nilai yang keenam yaitu Adaptif, cepat beradaptasi terhadap segala perubahan, terus berinovasi dan antusias dalam mengembangkan kreativitas serta proaktif dalam menghadapi setiap perubahan tersebut. Apalagi saat ini sebagian besar dari pegawai Kemenpora telah mengalami perubahan yang mendasar.

“Yaitu dari sebelumnya pejabat struktural, saat ini sebagian besar sudah menjadi pejabat fungsional. Untuk itu dengan adanya perubahan tersebut tentunya harus ada perubahan mindset dari teman-teman kita semua, para pegawai yang sudah beralih menjadi pejabat fungsional, agar pelaksanaan tugas tentunya dapat berjalan dengan baik dan lancar,” urai Pembina Apel.

Staf Ahli Dwijayanto melanjutkan, nilai terakhir dari core values ASN Ber-AKHLAK yaitu Kolaboratif. Dalam hal ini ASN diharapkan membangun kerja sama yang sinergi dan memberikan kesempatan yang sebesar-besarnya kepada berbagai pihak untuk turut berkontribusi pada setiap program dan kegiatan yang dilaksanakan. 

“Terkait poin ini tentunya kita harapkan adanya kerja sama yang harmonis dan sinergis antarunit kerja, atau antarasisten deputi di Kementerian Pemuda dan Olahraga agar terus dibangun dan ditingkatkan. Tujuannya adalah agar kita bersama dapat mencapai tujuan yang telah ditentukan,” tegas Staf Ahli.

Menurut Pembina Apel, dalam penerapan core values ASN ini tentunya setiap ASN harus dapat memahami dan dapat mengimplementasikannya dalam kinerja sehari-hari. Agar dapat meningkatkan pelayanan kita terhadap pemangku kepentingan. 

“Karena nilai-nilai dalam core values akan mempengaruhi cara berinteraksi kita dan bersikap baik itu keperluan sehari-hari maupun dalam dunia kerja,” ujar Dwijayanto.

Selain itu, Pembina Apel juga menekankan pentingnya sopan santun terhadap sesama ASN khususnya kepada para pimpinan. Hal ini dianggap perlu menjadi nilai dan karakter bagi ASN muda di Kemenpora.

“Saat ini kita ketahui banyak ASN muda, banyak pegawai baru yang masuk di Kementerian Pemuda dan Olahraga. Tentunya kita harapkan ke depan ASN muda dapat membentuk karakternya dengan menghargai antarsesama karyawan dan juga kepada pimpinannya,” beber Staf Ahli.

“Karena ASN muda adalah tulang punggung dan harapan dari Kementerian Pemuda dan Olahraga yang lebih baik lagi ke depannya,” tandas Dwijayanto. (luk)

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) secara resmi menetapkan kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.(foto:NOC Indonesia)
Sabtu, 01 Agustus 2026

Tim Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabang Olahraga ke Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) secara resmi menetapkan kontingen Indonesia yang akan berlaga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Sebanyak 432 atlet dari 35 cabang olahraga akan membawa Merah Putih bersaing di ajang olahraga terbesar di Asia yang berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 mendatang.

Menpora RI Erick Thohir, menyampaikan ajang Merdeka Run akan melibatkan 8 ribu peserta sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 31 Juli 2026

Menpora Erick Ajak 8 Ribu Peserta Ikuti Merdeka Run untuk Semarakkan HUT Ke-81 RI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menyampaikan ajang Merdeka Run akan melibatkan 8 ribu peserta sebagai bagian dari rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-81 Republik Indonesia, sekaligus mendorong partisipasi masyarakat dalam perayaan kemerdekaan.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir melakukan tanda tangan Nota Kesepahaman dengan Rektor Universitas Indonesia Prof. Dr. Ir. Heri Hermansyah di Auditorium Vokasi Kampus UI, Depok, Jumat (31/7) pagi. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Jumat, 31 Juli 2026

Jalankan Arahan Presiden, Kemenpora Kolaborasi dengan UI Perkuat Ekosistem Manajemen Olahraga dan Pendidikan untuk Atlet Berprestasi

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus melakukan kerja sama dengan lembaga pendidikan untuk memperkuat ekosistem olahraga Indonesia. Salah satunya, Kemenpora menandatangani Nota Kesepahaman Bersama (NKB) dengan Universitas Indonesia (UI).

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Menpora Erick Thohir Buka Garuda Academy Year II 2026
Rabu, 29 Juli 2026

Menpora Erick Thohir Buka Garuda Academy Year II 2026

Penguatan kepemimpinan dan sistem yang baik menjadi fondasi utama transformasi sepak bola Indonesia menuju ekosistem yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Timnas Indonesia Taklukkan Kamboja Pada Piala AFF 2026
Selasa, 28 Juli 2026

Timnas Indonesia Taklukkan Kamboja Pada Piala AFF 2026

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Putra Senior Indonesia berhasil taklukkan Kamboja dalam ajang Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) malam.

Menpora Erick Buka Turnamen Voli Putri Piala Arie One Cup II, Tekankan Pentingnya Dampak Sosial dan Ekonomi dari Event Olahraga
Sabtu, 25 Juli 2026

Menpora Erick Buka Turnamen Voli Putri Piala Arie One Cup II, Tekankan Pentingnya Dampak Sosial dan Ekonomi dari Event Olahraga

Menpora Erick membuka Turnamen Open Voli Putri Piala Arie One Cup II di Lapangan Voli RW 013, Villa Mahkota Indah, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/7).

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81