Gelar Apel Pagi, Pegawai Kemenpora Harus Siap Adaptasi dengan Kebijakan Baru

Senin, 20 Maret 2023
Bagikan:
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menjadi Pembina pada pelaksanaan Apel Pagi yang diikuti seluruh pegawai di Lingkungan Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Senayan, Jakarta. Beberapa hal disampaikan pada
Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menjadi Pembina pada pelaksanaan Apel Pagi yang diikuti seluruh pegawai di Lingkungan Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Senayan, Jakarta. Beberapa hal disampaikan pada

Jakarta: Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta menjadi Pembina pada pelaksanaan Apel Pagi yang diikuti seluruh pegawai di Lingkungan Kantor Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) Senayan, Jakarta. Beberapa hal disampaikan pada apel pagi kali ini termasuk adaptasi kebijakan baru.

"Hari ini kita memulai kegiatan baru dengan kepemimpinan baru dan plt menteri yang baru. Program kerja tidak ada yang baru, pelaksaan juga sesuai apa yang sudah direncanakan dan ditelaah sebelumnya. Namun, kita harus segera beradaptasi manakala nanti ada kebijakan baru," kata Deputi Isnanta, Senin  (20/3) pagi.

Isnanta menekankan untuk percepatan komunikasi dan koordinasi dengan Kementerian Keuangan serta Dirjen Anggaran terkait revisi yang ada.

"Kemudian, untuk melaksanakan kegiatan tahun ini meski revisi dan RKK/L belum jadi, dalam kesempatan ini saya minta Kepala Biro Perencanaan dan Keuangan lebih insentif lagi berkomunikasi dengan Kemenkeu dan Dirjen Anggaran dengan data yang diperlukan untuk proses revisi dari PPK/BPP," jelasnya.

Menurutnya, penggunaan anggaran Kemenpora TA 2023 dalam semester pertama belum efektif, maka ia berharap agar mempercepat komunikasi disisa waktu yang ada jelang bulan puasa.

"Kita sudah seperempat bulan belum efektif menggunakan anggaran dalam konteks percepatan. Kita juga akan memasuki bulan Ramadhan mungkin aktifitas fisik berkurang, untuk itu manfaatkan waktu yang ada untuk cepat berkomunikasi dengan Kemenkeu agar cepat proses revisi itu," urai Isnanta.

"Teman teman olahraga kita yang mengelola SKO Kemenpora dan sebagainya sudah mengeluhkan beberapa honor yang serba harus ditalangi, maka revisi dipercepat, dicek hambatan terberat dimana segera diselesaikan," tambahnya.

Deputi Isnanta juga memberikan apresiasinya atas telah terlaksananya beberapa kegiatan keolahragaan yang bertujuan membugarkan fisik. Ia juga sampaikan selamat memasuki bulan Suci Ramadhan bagi yang menjalankan.

"Atas nama pimpinan kementerian yang akan memasuki bulan suci Ramadhan, dalam kesempatan ini saya sampaikan selamat menjalankan ibadah puasa dan saling memaafkan agar diberi kemudahan dan apa yang diinginkan segera terwujud," paparnya.

"Terima kasih kepada rekan rekan yang menjalankan lomba dan pertandingan yang menjadi bagian agar keakraban, kekompakan dan silaturahmi kita kuat, selamat karena ini bertujuan untuk membugarkan kita semua aktifitas Jumat Krida juga semakin meningkat partisipasinya. Jaga kebersamaan dan tetap semangat untuk kebaikan Kemenpora," pungkas Deputi Isnanta.(ben)

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81