Melayat ke Rumah Duka, Menpora RI: Almarhum Sinyo Harry Sarundajang adalah Dubes yang Baik untuk Kontingen Indonesia di Sea Games 2019 Filipina

Minggu, 14 Februari 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali pada Sabtu (13/2) malam, melayat almarhum Dubes RI untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang yang meninggal dunia pada Sabtu 13 Februari 2021, Pukul 00.31 WIB di rumah duka Sentosa, R
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali pada Sabtu (13/2) malam, melayat almarhum Dubes RI untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang yang meninggal dunia pada Sabtu 13 Februari 2021, Pukul 00.31 WIB di rumah duka Sentosa, R

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali pada Sabtu (13/2) malam, melayat almarhum Dubes RI untuk Filipina Sinyo Harry Sarundajang yang meninggal dunia pada Sabtu 13 Februari 2021, Pukul 00.31 WIB di rumah duka Sentosa, RSPAD, Jakarta. 

Tiba di rumah duka pukul 19.00 WIB, Menpora RI disambut oleh keluarga besar almarhum. Menpora RI menghabiskan waktu sekitar 20 menit untuk berbincang-bincang dengan keluarga. Saat akan meninggalkan rumah duka, Menpora RI bersalaman dan mengucapkan duka yang mendalam kepada keluarga. 

"Saya atas nama pribadi maupun Menteri Pemuda dan Olahraga ikut berduka cita atas wafatnya Bapak Duta Besar Sinyo Harry Sarundajang. Semoga almarhum mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa dan  keluarga besar yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” kata Menpora RI. 

Menpora RI  menuturkan, almarhum  sangat luar biasa. Menurutnya, almarhum seorang duta besar yang sangat melayani masyarakat Indonesia yang datang ke Filipina. "Almarhum sangat luar biasa. Saya merasakan betul seorang duta besar melayani dan memberikan perhatian  seluruh kebutuhan kontingen Indonesia. Bahkan saya dari pagi sampai malam didampingi almarhum saat nonton pertandingan saat Sea Games 2019 di Filipina," ujarnya. 

Menpora RI mengatakan, cukup mengenal sosok almarhum. Ia pun mengaku memangil almarhum dengan sebutan SHS. "Saya memanggil almarhum dengan sebutan SHS (panggilan akrab Menpora RI). Kita semua  tentu mengenal almarhum sebagai Gubernur Maluku dan Maluku Utara," ucapnya. 

"Almarhum pernah memimpin Sulawesi Utara selama dua periode. Tentu kita tidak meragukan lagi ketokohan almarhum baik di bidang politik maupun pemerintahan. Bangsa Indonesia kehilangam atas berpulangnya Bapak Sinyo Harry Sarundajang, " lanjutnya. 

Semasa hidupnya, Almarhum juga pernah berada sebagai Wali Kota Bitung (1986), Pj Wali Kota Madya Bitung (1990), Wali Kota Bitung (1991-200). Selepas itu, Sinyo Harry Sarundajang menjadi staf ahli mendagri bidang strategis pada (2000).

Jabatannya sebagai kepala daerah kemudian dilanjutkan pada 2002-2003 sebagai Pj Gubernur Maluku. Ia juga pernah berada Irjen Departemen Dalam Negeri pada 2001-2005, Lalu Pj Gubernur Maluku Utara 2002. Sinyo Harry Saundajang lahir pada 16 Januari 1945, juga merupakan mantan Gubernur Sulawesi Utara periode 2005-2010 dan 2010-2015. Membawa kariernya di dunia politik, Sinyo Harry Sarundajang juga pernah terpilih menjadi anggota Dewan Pers periode 2016-2019. Sinyo diketahui pengap sebagai dubes RI untuk Filipina sejak 2018-2021.(rep)

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan. (dok/)
Rabu, 19 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Tinggal 10 Hari Lagi, Matangkan Persiapanmu Runners

Pelaksanaan lomba lari Merdeka Run 2026 tinggal 10 hari lagi. Para peserta pun diimbau untuk mulai mematangkan persiapan, termasuk menjaga kondisi tubuh dan mengatur strategi saat mengikuti perlombaan.

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet. (dok/sekjen DPR)
Selasa, 18 Agustus 2026

Soroti Besarnya Potensi Diaspora Indonesia, Presiden Prabowo Ajukan Dwi Kewarganegaraan Bagi Atlet

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengusulkan pemberian dwi kewarganegaraan secara terbatas bagi individu dengan kemampuan istimewa yang dibutuhkan untuk kepentingan nasional, termasuk atlet.

Menpora RI Erick Thohir diutus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membagikan paket sembako kepada warga di Lapangan Sepak Bola Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/8) siang.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Diutus Presiden Prabowo Berikan Bantuan Nyata ke Masyarakat, Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga untuk Warga Cakung Jakarta Timur

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir diutus Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto membagikan paket sembako kepada warga di Lapangan Sepak Bola Cakung, Jakarta Timur, Selasa (18/8) siang.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81