Menpora RI: Kita Harus Beri Kesempatan kepada Polri untuk Mempelajari Hasil Rakor

Kamis, 11 Februari 2021
Bagikan:
Rapat koordinasi antara Kemenpora RI, Polri, PSSI, PT LIB, KONI dan Satgas Covid-19 terkait izin penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga 1 dan 2 tahun 2021 telah dilaksanakan. Beberapa poin penting dari hasil rakor tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan
Rapat koordinasi antara Kemenpora RI, Polri, PSSI, PT LIB, KONI dan Satgas Covid-19 terkait izin penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga 1 dan 2 tahun 2021 telah dilaksanakan. Beberapa poin penting dari hasil rakor tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan

Jakarta: Rapat koordinasi antara Kemenpora RI, Polri, PSSI, PT LIB, KONI dan Satgas Covid-19 terkait izin penyelenggaraan kompetisi sepakbola Liga 1 dan 2 tahun 2021 telah dilaksanakan. Beberapa poin penting dari hasil rakor tersebut disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) pada konferensi pers di Loby Kemenpora, Jakarta, Rabu (10/2) sore.     

Selama sekitar 3,5 jam, Menpora RI memimpin rapat koordinasi yang diikuti langsung oleh perwakilan dari Polri, BNPB, Satgas Covid 19, PSSI, KONI & PT LIB. Pada rapat tersebut untuk membahas usulan PSSI & PT LIB tentang penyelenggaraan kegiatan sepakbola profesional (Turnamen &  kompetisi) dan penerapan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat serta disiplin. 

Diawali dengan pemaparan dari PSSI & PT LIB secara lengkap dan detail. Selanjutnya Menpora RI mempersilahkan satu persatu peserta rapat mulai dari  BNPB, Satgas Covid 19, KONI Pusat & terakhir pihak Polri memberikan respon, berupa tanggapan, masukan dan saran kepada PSSI & PT LIB. 

“Sudah dipaparkan secara lengkap, baik rencana penyelenggaraannya, maupun pelaksanaan protokol Covid-19 secara ketat dan disiplin. Kita sudah mendengarkan semua, kemudian direspons, dikomentari oleh pihak BNPB, Satgas Covid-19, KONI Pusat, dan juga Polri,” ujar Menpora RI. 

Beberapa poin penting yang disampaikan Menpora RI dari hasil rakor tersebut diantaranya, jika dizinkan maka pertandingan dilakukan tanpa penonton dan tidak boleh ada kerumunan diluar stadion maupun areal disekitarnya. Begitu juga tidak ada boleh yang melakukan kegiatan nonton bareng dimanapun.  

"Ini juga penting untuk digarisbawahi, bahwa pertandingan pra musim atau liga nanti jika diizinkan maka tidak boleh ada penonton dan nonton bareng di luar lapangan yang akan menimbulkan kerumunan," pesan Menpora RI.   

Menpora RI juga meminta agar pertandingan yang disiarkan langsung oleh televisi harus bisa menjangkau masyarakat & media streaming lainnya. "Harus bisa ditonton oleh masyarakat bahkan bisa ditonton lewat handphone," tambahnya. 

Mengenai tempat untuk penyelenggaraan pra musim atau liga, Menpora RI menyampaikan tempat tersebut harus memperhatikan zona penyebaran pandemi covid 19 (diusahakan tidak di zona merah). Dan terakhir untuk vaksin, ia mengeaskan vaksin untuk atlet, pelatih & semua komponen yang terlibat dalam pertandingan diminta supaya diprioritaskan. 

Menpora RI berharap agar masyarakat pencinta sepakbola untuk bersabar sebentar menunggu izin kegiatan. "Kita harus berikan waktu dan kesempatan kepada Polri untuk mempelajari dan mendalami hasil Rakor tadi itu, karena situasi saat ini masih dalam situasi pandemi covid 19 yang sedang tinggi-tingginya," harapnya.  

"Kegiatan apapun yang dilakukan oleh masyarakat harus sejalan dan mendukung upaya pemerintah mengatasi pandemi covid-19 ini, serta penerapan PPKM skala mikro. Saya meyakini pasti Polri akan mengeluarkan keputusan yang terbaik untuk kegiatan sepakbola di tanah air dan penanganan pandemi covid-19. Kita harus percaya kepada Polri," kata Menpora RI.(cah)

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. (foto: istimewa)
Kamis, 27 Agustus 2026

CEO Ajax Hadir di ISS 2026, Bongkar Strategi Bangun Sepak Bola Berkelanjutan

CEO AFC Ajax Menno Geelen akan hadir di Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 untuk berbagi perspektif tentang masa depan industri sepak bola. Ia akan membahas bagaimana klub dapat tumbuh secara finansial sekaligus memberi dampak ekonomi dan sosial bagi masyarakat.

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Merdeka Run 2026 Jadi Ajang Olahraga Bersama Keluarga

Merdeka Run 2026 menjadi momentum bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus menghabiskan waktu bersama keluarga. Hal itu terlihat dari sejumlah peserta yang datang bersama pasangan, anak, maupun anggota keluarga lainnya saat pengambilan racepack di Wisma Serbaguna GBK, Jakarta,

Antusiasme peserta Merdeka Run 2026 mulai terasa sejak hari pertama pengambilan race pack, Kamis. (foto: dok/Kemenpora)
Kamis, 27 Agustus 2026

Antusias Peserta Sambut Pengambilan Race Pack Merdeka Run 2026

Antusiasme peserta Merdeka Run 2026 mulai terasa sejak hari pertama pengambilan race pack, Kamis (27/8). Peserta berdatangan ke lokasi untuk mengambil perlengkapan lomba sekaligus mempersiapkan diri mengikuti ajang lari yang akan digelar pada Sabtu (29/8).

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81