Cerita Olahragawan Hingga Anggota DPR RI Mengenang Permainan Olahraga Tradisional Favoritnya

Minggu, 17 Januari 2021
Bagikan:
Indonesia memiliki tradisi, budaya, serta adat isitiadat yang terkenal hingga ke mancanegara. Kekayaan tradisi salah satunya yang dimiliki bangsa Indonesia yakni permainan olahraga tradisional. Setiap daerah di Tanah Air juga memiliki permainan tradisiona
Indonesia memiliki tradisi, budaya, serta adat isitiadat yang terkenal hingga ke mancanegara. Kekayaan tradisi salah satunya yang dimiliki bangsa Indonesia yakni permainan olahraga tradisional. Setiap daerah di Tanah Air juga memiliki permainan tradisiona

Jakarta: Indonesia memiliki tradisi, budaya, serta adat isitiadat yang terkenal hingga ke mancanegara. Kekayaan tradisi salah satunya yang dimiliki bangsa Indonesia yakni permainan olahraga tradisional. Setiap daerah di Tanah Air juga memiliki permainan tradisional yang beraneka ragam. Sebut saja, gobak sodor, congklak, loncat karet, hingga petak umpet.

Permainan tersebut tentunya hampir pernah dimainkan semasa kecil setiap orangnya. Termasuk juga olahragawan I Gede Siman Sudartawa. Perenang andalan Indonesia ini berbicara tentang permainan olahraga semasa kanak-kanaknya. Dia pun mengenang momen keseruannya kala itu. 

“Permainan tradisional masa kecil yang saya mainkan waktu di sekolah lumayan banyak. Seperti lompat tali, petak umpet, egrang, ular naga, kelereng, bola bekel, dan bakiak. Waktu kecil saya aktif dan mencoba hal-hal baru,” kata atlet asal Bali ini belum lama ini. 

Permainan tradisional ini, disebut Siman memiliki banyak manfaat. Menurutnya, egrang dapat melatih keseimbangan diri. Sementara, dari bakiak melatih kerja sama tim. Sedangkan lompat tali melatih kelincahan dan semangat pantang menyerah melewati rintangan. 

“Banyak hal yang bisa kita petik dari permainan tradisional ini. Seharusnya ini dapat dilestarikan dan diperkenalkan kepada anak-anak zaman sekarang,” ujar Siman. 

Anggota Komisi X DPR RI, Desy Ratnasari juga berbagi cerita keseruan kala bermain olahraga tradisional semasa kecilnya. Yang berkesan bagi purna paskibraka Jabar 1990 ini adalah bermain gobak sodor. Kata dia, permainan ini dapat melatih untuk memiliki ketangkasan kemudian motorik kasar, dalam hal ini berlari.

“Kemudian berpikir strategis untuk menyelamatkan diri dari kepungan lawan. Dan yang terpenting kerjasama tim. Sehingga kita bisa lolos dari tangkapan atau kejaran lawan permainam kita,” tuturnya. 

Cerita lainnya juga datang dari seorang teknoprener muda pemula 2019, Leonardus Arda Dewanjaya. Permainan yang berkesan waktu kecilnya adalah tarik tambang, bola kasti, dan gobak sodor. Ketiga permainan ini memiliki memori yang indah bagi Leonardus. 

“Hampir setiap hari dilakukan di sekolah maupun di kompleks rumah seperti gobak sodor. Karena ini dapat melatih kecepatan berlari jarak dekat dan fokus dalam menjaga lawan. Kemudian, saat lomba 17 Agustusan, selalu kami mainkan tarik tambang karena dapat melatih kekompakan tim didetik yang sama harus menarik. Lalu ada bola kasti. Ini melatih ketepatan dalam melihat bola, lalu memukulnya dalam waktu yang singkat,” terangnya.

Hal yang sama juga dikatakan Nurfitriyana Saiman. Legenda atlet panah Indonesia ini juga memilih permainan loncat karet, galasin, dan congklak sebagai permainan favoritnya. “Saya waktu kecil memang suka ketiga permainan itu. Tentunya sangat bermanfaat dan menjadikan kita makin energik,” jelasnya. 

Permainan olahraga tradisional memang perlu untuk dilestarikan. Selain untuk menjaga tradisi, permainan ini juga dapat menyenangkan saat dimainkan. Agar tak hilang ditelan zaman, olahraga ini dirasa perlu untuk dikenalkan ke anak-anak sekarang. Selain menjadi hiburan, banyak manfaat yang didapat dari permainan tradisional ini.(jef/dok)

Kemenpora RI bekerjasama dengan Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia dan World Aquatics menyelenggarakan World Aquatics Certification Course for Youth Group Combination Swimming and Open Water Swimming (OWS) (foto: Kemenpora)
Kamis, 06 Agustus 2026

Cetak Pelatih Berkelas Dunia, Indonesia Gelar World Aquatics Certification Course di Bali

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) bekerjasama dengan Pengurus Besar Federasi Akuatik Indonesia dan World Aquatics menyelenggarakan World Aquatics Certification Course for Youth Group Combination Swimming and Open Water Swimming (OWS) di Bali

Menpora RI Erick Thohir hadir sekaligus membuka ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di Gor Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Rabu (5/8). (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 05 Agustus 2026

Buka Indonesia Muaythai Championship 2026, Menpora Erick Apresiasi Terobosan Muay Thai Aerobik dan Tekankan Persiapan Jangka Panjang

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir hadir sekaligus membuka ajang Indonesia Muaythai Championship (IMC) 2026 di Gor Abdu Rosyad, Kota Bekasi, Rabu (5/8) pagi, didampingi Ketua Umum (Ketum) Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PB MI) AA LaNyalla Mahmud Mattalitti.

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga  Elizabeth Tjandra Erick Thohir bersama Ibu Wamenpora Ami Gumelar Taufik Hidayat menghadiri pelaksanaan bakti sosial donor darah di  Kantor Kemenpora, Jakarta (foto: Rizky/Kemenpora)
Rabu, 05 Agustus 2026

Penasihat DWP Kemenpora Hadiri Pelaksanaan Bakti Sosial Donor Darah dalam Rangka Menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Penasihat Dharma Wanita Persatuan Kementerian Pemuda dan Olahraga (DWP Kemenpora RI) Elizabeth Tjandra Erick Thohir bersama Ibu Wamenpora Ami Gumelar Taufik Hidayat menghadiri pelaksanaan bakti sosial donor darah di Klinik Pratama PPITKON Kantor Kemenpora, Jakarta

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Menpora Erick Mewakili Presiden, Buka Secara Resmi Kongres Biasa PSSI 2026
Senin, 03 Agustus 2026

Menpora Erick Mewakili Presiden, Buka Secara Resmi Kongres Biasa PSSI 2026

Kongres Biasa PSSI 2026 diharapkan menjadi momentum memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menjaga keberlanjutan transformasi sepak bola Indonesia menuju prestasi yang lebih tinggi.

Menpora Erick Terima Penghargaan Kehormatan di Pembukaan Asian Taekwondo Indonesia Open 2026
Minggu, 02 Agustus 2026

Menpora Erick Terima Penghargaan Kehormatan di Pembukaan Asian Taekwondo Indonesia Open 2026

Asian Taekwondo Indonesia Open 2026 menjadi momentum yang menegaskan posisi Indonesia sebagai tuan rumah olahraga internasional sekaligus memperkuat pembinaan taekwondo menuju prestasi dunia.

Merdeka Run 2026 Siap Digelar, Menpora Ajak 8 Ribu Peserta Rayakan HUT RI dengan Berlari
Jumat, 31 Juli 2026

Merdeka Run 2026 Siap Digelar, Menpora Ajak 8 Ribu Peserta Rayakan HUT RI dengan Berlari

Lewat Merdeka Run 2026, Kemenpora mendorong budaya hidup aktif sekaligus memperkuat semangat nasionalisme di bulan kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81