NOC Indonesia Percaya Asean Para Games Solo 2022 Tinggalkan Legacy untuk Olahraga Indonesia

Rabu, 03 Agustus 2022
Bagikan:
Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) percaya penyelenggaraan multi-event olahraga internasional di Indonesia mampu meninggalkan legacy. Termasuk ajang Asean Para Games Solo 2022.(foto:egan/kemenpora.go.id)
Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) percaya penyelenggaraan multi-event olahraga internasional di Indonesia mampu meninggalkan legacy. Termasuk ajang Asean Para Games Solo 2022.(foto:egan/kemenpora.go.id)

Solo: Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia) percaya penyelenggaraan multi-event olahraga internasional di Indonesia mampu meninggalkan legacy. Termasuk ajang Asean Para Games Solo 2022.

Hal tersebut disampaikan Ketua NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari yang menyaksikan langsung Asean Para Games Solo 2022 bersama Komite Eksekutif Rafiq Hakim Radinal dan Suryo Agung. 

Mereka juga bertemu dengan Ketua Pelaksana ASEAN Para Games Organizing Committee Gibran Rakabuming, Ketua Komite Paralimpiade (NPC) Indonesia Senny Marbun serta Ketua Komite Paralimpiade Asia (APC) Majid Rashed.

“Olahraga selalu meninggalkan legacy dan ini terjadi di penyelenggaraan multi-event di Indonesia, baik Asian Games, Asian Para Games, termasuk ASEAN Para Games Solo. Banyak legacy yang ditinggalkan dan kami bisa banyak belajar di sini, salah satunya terkait broadcasting karena ini pertama kali 14 pertandingan ditayangkan live di ASEAN Para Games,” ujar Okto saat bertemu dengan Gibran di International Broadcast Center (IBC).

Pembelajaran yang dimaksud, lanjut Okto, dapat diadopsi oleh NOC Indonesia. Khususnya dalam menyiapkan diri menjadi tuan rumah ANOC World Beach Games 2023 Bali. 

Ini akan menjadi multi-event olahraga pantai dan air paling prestisius yang diadakan di Indonesia yang diikuti 1.200 atlet lebih dari 100 negara serta dihadiri 205 NOC’s serta para petinggi organisasi olahraga. Di antaranya, Presiden IOC Thomas Bach,  Presiden ANOC Robin Mitchel, serta President WADA Witold Banka.

“Kami juga bisa banyak belajar karena Indonesia akan menjadi tuan rumah AWBG dan jumlah cabor yang dipertandingkan sama seperti ASEAN Para Games Solo, yakni 14 cabor. Artinya kami dapat belajar juga menyelenggarakan pertandingan dengan cost yang efisien dan waktu yang pendek,” terang Okto yang jmendapat penjelasan Gibran hanya memiliki waktu 2 minggu memaksimalkan persiapan. 

Sementara itu, Gibran menyambut hangat kedatangan Okto di Solo. Ia berharap penyelenggaraan ASEAN Para Games kedua di Solo kali ini dapat meninggalkan legacy.

“Harapannya dengan adanya penyelenggaraan ASEAN Para Games ini adalah semoga Solo bisa lebih ramah dengan teman-teman difabel kita dan warga Solo dapat lebih aware dengan atlet-atlet kita,” kata Gibran yang juga menjabat sebagai Wali Kota Solo

ASEAN Para Games ke-11 sejatinya diadakan di Vietnam, sebagaimana SEA Games edisi ke-31, Mei lalu. Namun, Vietnam memutuskan tidak menyelenggarakannya, sehingga Indonesia menawarkan secara sukarela untuk menjadi tuan rumah demi kepentingan atlet difabel se-Asia Tenggara yang tidak sempat merasakan kompetisi sejak 2019.(cah)

Wamenpora RI Taufik Hidayat menghadiri pembukaan Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Minggu (23/8).(foto:Herry/kemenpora.go.id)
Minggu, 23 Agustus 2026

Wamenpora Taufik Hadiri Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menghadiri pembukaan Grand Final Cerdas Cermat 4 Pilar MPR RI di Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Minggu (23/8). Acara yang diikuti pelajar perwakilan SMA dari seluruh provinsi ini menjadi ajang pembentukan karakter calon pemimpin masa depan.

Menpora RI, Erick Thohir membawa agenda strategis kepemudaan Indonesia dalam ASEAN Ministerial Meeting on Youth ke-14 (AMMY XIV) 2026 secara virtual, Jumat (21/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 21 Agustus 2026

Menpora Erick Bawa Agenda Kepemudaan Indonesia ke AMMY 2026, Soroti Tantangan Dunia yang Berubah Cepat

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, membawa agenda strategis kepemudaan Indonesia dalam ASEAN Ministerial Meeting on Youth ke-14 (AMMY XIV) 2026 secara virtual, Jumat (21/8).

Menpora RI, Erick Thohir menegaskan dukungan penuh terhadap proses hukum yang dilakukan pihak Kepolisian dalam menangani kasus yang dilakukan mantan pelatih kepala Pelatnas FPTI berinisial HB.(foto:dok/POLRI)
Jumat, 21 Agustus 2026

Bareskrim Tetapkan Eks pelatih Panjat Tebing Jadi Tersangka, Menpora Erick: Negara Hadir Lindungi Atlet, Penegakan Hukum Kasus Kekerasan Seksual Panjat Tebing Jadi Momentum Pembenahan Ekosistem Dunia Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menegaskan dukungan penuh Kementrian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) terhadap proses hukum yang dilakukan pihak Kepolisian dalam menangani kasus tindak pidana kekerasan seksual yang dilakukan mantan pelatih kepala Pelatnas Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) berinisial HB.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Kemenpora Perkuat SDM Olahraga Disabilitas melalui Program Sertifikasi Pelatih
Senin, 24 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat SDM Olahraga Disabilitas melalui Program Sertifikasi Pelatih

Kemenpora mendorong transformasi pembinaan olahraga disabilitas melalui peningkatan kualitas SDM, dengan menjadikan sertifikasi pelatih sebagai salah satu langkah penting untuk membangun ekosistem olahraga yang semakin profesional, inklusif, dan berkelanjutan.

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas di Cilacap
Senin, 17 Agustus 2026

Kemenpora Perkuat Pembinaan Olahraga Disabilitas di Cilacap

ToT di Cilacap menjadi bagian dari langkah Kemenpora membangun olahraga inklusif dari daerah dengan memperkuat kapasitas para penggerak agar mampu membuka lebih banyak ruang bagi penyandang disabilitas untuk berolahraga dan berprestasi.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81