Menpora Amali: Presiden Jokowi Perintahkan kepada Saya Bangun Training Camp dan Sentra Olahraga untuk Atlet Difabel

Minggu, 19 September 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo untuk membangun training camp berfasilitas lengkap yang dilengkapi dengan sport science sebagai pusat latihan para atlet difabel. Selain t
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo untuk membangun training camp berfasilitas lengkap yang dilengkapi dengan sport science sebagai pusat latihan para atlet difabel. Selain t

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali mendapat arahan dari Presiden Joko Widodo untuk membangun training camp berfasilitas lengkap yang dilengkapi dengan sport science sebagai pusat latihan para atlet difabel. Selain training camp, juga akan dibangun sentra-sentra olahraga di 10 provinsi seluruh Indonesia.

Hal ini sejalan dengan adanya Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) yang telah disusun Kemenpora bersama stakeholder terkait sebagai pedoman dalam melakukan pembinaan atlet prestasi secara sistematis dan berkelanjutan.

“Pak presiden kemarin sudah memerintahkan kepada saya langsung ketika beliau memberikan apresiasi (kepada para atlet). Jadi pak presiden, pak Jokowi memberi arahan dan perintah kepada saya untuk segera membangun training camp atau pemusatan latihan buat atlet-atlet paragames kita atau atlet difabel kita dengan fasilitas yang lengkap,” kata Menpora Amali saat menjadi narasumber dalam program spesial bertajuk ‘Tribute to Paralimpians’ Metro TV, Sabtu (18/9) malam.

Turut hadir sebagai narasumber dalam acara ini, atlet paralimpiade peraih medali Paralimpiade Tokyo 2020, Leani Ratri Oktila, Dheva Anrimusthi, David Jacobs, Sapto Yogo Purnomo, Hary Susanto, dan pelatih cabang olahraga parabulutangkis, Sapta Kunta Purnama

Menurut Menpora Amali, langkah tersebut sebagai bentuk perhatian dan dukungan pemerintah, sekaligus untuk memberikan posisi dan fasilitas yang sama antara atlet olimpiade dan paralimpiade atau atlet non difabel dengan atlet difabel.

“Sekarang dalam Desain Besar Olahraga Nasional, kita memberi tempat yang sama, yang setara antara atlet olimpiade dan atlet paralimpiade,” jelas Menpora Amali.

Sebab, berdasarkan pengakuan para atlet, pelatih dan pengurus NPC Indonesia pada periode sebelum-sebelumnya atlet difabel seolah tidak diperhatikan bahkan ditelantarkan dan tidak mendapat tempat yang sama dengan atlet non difabel.

“Mereka (atlet difabel) benar-benar merasakan perhatian pemerintah menyetarakan posisi difabel. Itu akan membangkitkan semangat dari atlet yang sekarang belum terekrut (calon atlet difabel),” pungkasnya.

Menpora Amali yakin dengan adanya DBON sebagai panduan prestasi olahraga dan dibangunnya sentra-sentra olahraga maka pencarian dan pembinaan talenta atlet non difabel akan lebih mudah dan tidak kesulitan seperti saat ini. 

“Kalau ini jalan (DBON), Perpresnya jalan, seluruh kementerian, lembaga mendukung, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten kota mendukung. Saya optimis target tercapai, yang penting kita konsisten dan fokus terhadap apa yang tertuang di dalam Desain Besar Olahraga Nasional,” harapnya.

Bila kerjasama antar stakeholder berjalan dengan baik dan pemerintah terus memberikan perhatian kepada para atlet difabel, Menpora yakin hal tersebut akan membangkitkan semangat mereka untuk berkarir menjadi atlet.

“Saya meyakini kalau seperti ini perhatian kita orang akan berbondong-bondong untuk menjadi atlet difabel kita karena selama ini mereka memandang bahwa mereka berada di pinggir-pinggir tidak pernah diurus secara serius seperti sekarang,” jelasnya.(ded)

Kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi Race Village pada gelaran Merdeka Run yang akan dilaksanakan di Jakarta, pada Sabtu (29/8).(dok/istimewa)
Jumat, 28 Agustus 2026

Tak Hanya Lari, Race Village Merdeka Run Libatkan 81 UMKM Dorong Perputaran Ekonomi

Kawasan Monumen Nasional (Monas) menjadi Race Village pada gelaran Merdeka Run yang akan dilaksanakan di Jakarta, pada Sabtu (29/8).

Semangat menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya Wini Nur Kustiah, warga asal Cikarang, Jawa Barat, yang antusias ambil bagian dalam ajang lari Merdeka Run 2026. (foto: dok/kemenpora)
Jumat, 28 Agustus 2026

Wini Bawa Semangat Inklusivitas di Merdeka Run 2026

Semangat menyemarakkan HUT ke-81 Republik Indonesia dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya Wini Nur Kustiah, warga asal Cikarang, Jawa Barat, yang antusias ambil bagian dalam ajang lari Merdeka Run 2026.

Peserta Merdeka Run 2026 perlu mengenali warna BIB yang digunakan sesuai dengan kategori perlombaan. Selain menjadi identitas peserta, BIB juga memiliki fungsi dalam mendukung proses pencatatan waktu selama perlombaan berlangsung. (foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 28 Agustus 2026

Kenali Warna Bib Merdeka Run 2026, Pastikan Chip Timing Tetap Aman

Peserta Merdeka Run 2026 perlu mengenali warna BIB yang digunakan sesuai dengan kategori perlombaan. Selain menjadi identitas peserta, BIB juga memiliki fungsi penting dalam mendukung proses pencatatan waktu selama perlombaan berlangsung.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81