Pebalap Senior Grasstrack Akbar Taufan Lelang Jersi Balap untuk Bantu Rumah Sakit Rujukan Covid-19

Pebalap Senior Grasstrack Akbar Taufan Lelang Jersi Balap untuk Bantu Rumah Sakit Rujukan Covid-19
Rabu, 23 September 2020

Sumedang: Pebalap senior motorkros Akbar Taufan berharap keikutsertaanya di ajang Jabar Open Grasstrack Championship 2020 Series jadi motivasi dan inspirasi atlet muda. Bahkan, ditengah pandemi Covid-19 ini, Akbar melelang jersi balapnya untuk membantu salah satu rumah sakit. 

Akbar melelang beberapa jersi balapnya. Ia tak mematok harga dalam lelangnya asal pantas karena hasilnya akan ia sumbangkan kepada rumah sakit rujukan Covid-19 di daerahnya. "Hasil dari lelang saya sumbangkan sepenuhnya untuk membantu dinas kesehatan di daerah saya melawan pandemi Covid-19," ujar ayah dari M. Rubin Caaesar ini.  

Akbar merupakan pebalap garuk tanah yang selalu di tunggu aksinya di lintasan tak beraspal ini. Pria dengan segudang prestasi ini memang sedari kecil telah menyukai motor trail. Kecintaanya pada balap motor didorong dari kakaknya yang juga seorang pebalap. 

"Saya di balap grasstrack sudah terjun dari tahun 2001, saat itu masih berumur 14 tahun. Kakak saya seorang pebalap itu juga yang mendorong saya menekuni olahraga grasstrack ini terlebih di lingkungan tempat tinggal juga mendukung hobi saya," cerita atlet dari Team 86 Salatiga, Jawa Tengah ini. 

Jabar Open Grasstrack Championship 2020 Series adalah kejuaraan pertama motorkros tingkat nasional yang gelar di tengah pandemi. Di kelas utama di ajang ini ia adalah pebalap yang usianya paling tua. "Saya berharap semoga keikutsertaan saya memotivasi atlet muda lebih semangat lagi meraih cita-citanya," ujar pria kelahiran Salatiga, Jawa Tengah 9 Desember 1986 ini. 

Ia bersyukur banyak sponsor lokal yang senantiasa mendukung debutnya di dunia otomotif termasuk saat mengikuti Jabar Open Grasstrack Championship 2020 Series ini. "Sponsor saya kebanyakkan memang dari produk-produk lokal ya seperti dari ban, Jersi, decal motor dan sebagainya dari produk anak negeri," ujar anak ketiga dari tiga bersaudara ini.  

Banyak suka duka yang telah ia lalui saat mengikuti kejuaraan esktrem seperti motorkros, meski demikian tak menyurutkan semangatnya untuk terus berusaha mengukir prestasi. "Suka dukanya banyak ya, sukanya bisa mencapai apa yang sudah direncakan apa yang dicita-citakan bersama tim. Untuk mencapai itu semua pasti melalui beberapa proses dan masa-masa sulit hingga cidera. Ketika kita taat dengan proses terus berjuang secara berkelanjutan pasti hasilnya juga akan baik," terangnya.  

Menurutnya, kejuaraan Jabar Open ini sangat baik dari berbagai segi misalnya dari segi kemasan, even, layout sircuit semua mendukung meski demikian karena di tengah pandemi penerapan protokol kesehatan terus disosialisaikan. "Di Indonesia secara umum masyarakatnya sangat menyukai kejuaraan motorcross seperti ini. Semua team dan crewnya terlihat mematuhi protokol kesehatan memakai masker dan menjaga jarak," tuturnya. 

Ia menilai kejuaraan di tengah pandemi ini sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar sirkuit selain itu para penggiat olahraga otomotif juga sangat terbantu akan adanya even ini. "Even ini sangat baik ya karena pasti akan sangat membantu ekonomi masyarakat sekitar, para penggiat otomotif juga mereka bisa menjual produknya setelah sekian lama tertunda akibat pandemi," katanya. (ben)  

Prestasi Nasional Kejuaraan Motorcross: 

1. Tahun 2006 Juara nasional 

2. Tahun 2007 Juara nasional 

3. Tahun 2008 Juara nasional 

4. Tahun 2009 Juara nasional 

5. Tahun 2010 Juara nasional 

6. Tahun 2013 Juara nasional- Juara 1 Grass Track Malaysia 

7. Tahun 2015 Juara nasional 

8. Tahun 2016 Juara nasional Power Track OMR KLX  

 

Bagikan:
Menpora RI Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Didukung Presiden Prabowo, Menpora Erick Apresiasi Antusiasme 12 Ribu Peserta Merdeka Run 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, mengaku bangga sekaligus terharu melihat tingginya antusiasme masyarakat dalam gelaran Merdeka Run 2026 yang dilaksanakan guna memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat. Pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

Finish di 26 Menit, Odekta Naibaho: Meriahnya Merdeka Run 2026: Bikin Merinding!

Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan bagi para pelari, tetapi juga menyuguhkan atmosfer yang membuat peserta bersemangat hingga garis finis. Hal itu dirasakan pelari Odekta Naibaho, yang sukses menyelesaikan lomba dengan waktu sekitar 26 menit kategori open putri.

Kemenkes menyiagakan fasilitas dan tenaga medis untuk mendukung pelaksanaan Merdeka Run 2026. Sebanyak 13 rumah sakit (RS), 15 ambulans, dan 9 tenda medis disiapkan untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta. (foto: Surya/Kemenpora)
Sabtu, 29 Agustus 2026

13 RS dan 15 Ambulans Disiagakan untuk Merdeka Run, Peserta Diimbau Tak Abaikan Pemanasan

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyiagakan fasilitas dan tenaga medis untuk mendukung pelaksanaan Merdeka Run 2026. Sebanyak 13 rumah sakit (RS), 15 ambulans, dan 9 tenda medis disiapkan untuk mengantisipasi kondisi kesehatan peserta.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Perjuangan Atlet dalam Karnaval HUT ke-81 RI

Karnaval HUT ke-81 RI menjadi momentum Kemenpora untuk mendekatkan olahraga dengan masyarakat sekaligus mengingatkan bahwa di balik setiap Merah Putih yang berkibar di podium internasional, ada perjuangan para atlet yang layak mendapat dukungan dan apresiasi seluruh bangsa.

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung
Selasa, 18 Agustus 2026

Menpora Erick Bagikan Sembako dan Alat Olahraga kepada Warga Cakung

Kehadiran Menpora Erick di Cakung menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui aksi nyata yang menyentuh kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka ruang bagi anak-anak dan generasi muda untuk tumbuh aktif melalui olahraga.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81