Motivasi Berlipat, Jendi Pangabean Siap Pertahankan Emas di Asian Para Games 2026

Rabu, 14 Oktober 2026
Bagikan:
Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.(Foto:NPCI)
Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.(Foto:NPCI)

Jakarta: Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Meski usianya kini 35 tahun, semangat peraih emas Asian Para Games 2018 dan 2022 itu tak surut.

Asian Para Games 2026 menjadi keikutsertaan keempat Jendi di ajang tersebut. Atlet asal Sumatera Selatan ini bertekad kembali menyumbangkan medali untuk Indonesia di tengah persaingan yang semakin ketat.

Jendi mengungkapkan persiapannya kini sudah memasuki tahap akhir. Dia mengaku hampir sepenuhnya siap untuk bertanding dan berangkat ke Jepang pada Selasa (13/10).

"Persiapannya sekarang sudah persiapan pra-pertandingan. Program sudah siap menuju pertandingan. Kita sudah hampir 100 persen. Besok (Selasa) kita berangkat, kita harus fight," ujar Jendi, Senin (12/10).

Pelatih menargetkan Jendi membawa pulang medali dari Nagoya. Namun, dia memilih fokus memberikan penampilan terbaik tanpa terbebani target tersebut.

"Mudah-mudahan, berharap yang terbaik untuk Indonesia, bisa menyumbangkan medali," katanya.

Kepercayaan diri Jendi juga didukung hasil positif di ASEAN Para Games 2025 di Thailand. Saat itu, dia menjadi atlet dengan raihan medali emas terbanyak setelah mengoleksi tujuh emas.

Meski demikian, Jendi menyadari Asian Para Games memiliki tingkat persaingan yang lebih tinggi. Karena itu, dia bertekad meningkatkan fokus agar kembali meraih hasil terbaik.

"Tentu ini event yang lebih besar dari ASEAN Para Games kemarin, jadi saya harus benar-benar fokus di sini untuk bisa menghasilkan yang terbaik untuk Indonesia," tuturnya.

Jendi juga mengakui faktor usia menjadi tantangan tersendiri. Dia harus bekerja lebih keras untuk menjaga performa di tengah persaingan dengan atlet-atlet terbaik Asia.

"Ini menjadi tantangan yang berat juga buat saya, karena umur saya sudah tidak muda lagi. Jadi saya harus lebih kerja keras lagi di Asian Para Games yang di Nagoya ini," ungkapnya.

Di balik persiapannya, dukungan keluarga menjadi sumber motivasi tambahan bagi Jendi. Meski istri dan anaknya tidak bisa mendampingi langsung di Nagoya, dia memastikan dukungan dari Indonesia tetap menguatkan semangatnya.

"Di Nagoya ini mereka kebetulan tidak bisa ikut, tapi tetap tidak menjadi penghalang buat saya. Mereka selalu memberikan support dan dukungan dari Indonesia, dan itu menjadi motivasi yang besar buat saya," pungkasnya.(NPCI/ben)

NPCI
Rabu, 14 Oktober 2026

Berangkat Lebih Awal, 103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Sebanyak 103 atlet Indonesia siap berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih akan berangkat lebih awal pada Selasa (13/10) untuk mematangkan persiapan sebelum bertanding.

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.(Foto:NPCI)
Rabu, 14 Oktober 2026

Motivasi Berlipat, Jendi Pangabean Siap Pertahankan Emas di Asian Para Games 2026

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Meski usianya kini 35 tahun, semangat peraih emas Asian Para Games 2018 dan 2022 itu tak surut.

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menuntaskan persaingan di peringkat kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.(Foto:Gilang/Kemenpora)
Rabu, 14 Oktober 2026

Diva Renatta Finis Kelima di Asian Games 2026, Atletik Indonesia Punya Modal untuk Terus Berkembang

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menuntaskan persaingan di peringkat kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil ini menjadi bagian dari perjalanan atletik Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi dan memperkuat daya saing di level Asia.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026