Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.
Senin, 21 September 2026
Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)

Jakarta: Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Medali tersebut terasa spesial karena menjadi debut Sumaya di Asian Games. Atlet asal Kabupaten Bengkalis, Riau, itu juga baru sekitar dua tahun menekuni teqball.

Sebelum beralih ke teqball, Sumaya merupakan atlet sepak takraw. Pengalaman tersebut menjadi modal untuk beradaptasi dengan olahraga yang dimainkan menggunakan meja melengkung.

"Kebetulan sekali saya dulu adalah pemain sepak takraw. Perbedaan sepak takraw dan teqball itu dari segi sentuhannya. Kalau di takraw itu boleh sentuhannya seperti di kanan, kalau di teqball itu harus pakai paha, atau dada, kepala, tidak boleh dengan anggota tubuh yang sama," kata Sumaya.

"Lapangan juga berbeda, lebih kecil, bolanya lebih besar dan peraturannya juga lebih sulit. Itu yang membuat saya tertarik sama teqball dan juga lebih menantang," sambungnya.

Sumaya mengaku menjalani latihan intensif setiap hari untuk meningkatkan kemampuannya. Ia bahkan menyebut teqball telah menjadi bagian penting dalam kehidupannya.

"Saya terus berlatih. Hidup saya untuk teqball. Setiap hari, pagi, siang, dan sore," ujar atlet kelahiran 18 Agustus 2005 tersebut.

Pada laga final yang berlangsung di Nagoya City Higashi Sports Center, Sabtu (19/9), Sumaya harus puas dengan medali perak. Ia menilai pertandingan berlangsung sengit dan mengaku sudah memberikan kemampuan terbaik.

"Pertandingan kemarin sangat sengit, saya sudah melakukan yang terbaik, tapi kemenangan belum berpihak kepada saya," tuturnya.

Sumaya berharap medali tersebut bisa menjadi motivasi bagi atlet-atlet Indonesia lainnya untuk terus berjuang dan menambah koleksi medali Merah Putih di Asian Games 2026.

"Saya berharap medali perak ini mampu memberikan semangat dan motivasi kepada rekan-rekan atlet cabor lain agar lebih keras untuk menyumbangkan sebanyak-banyak medali untuk Indonesia," katanya.

Sang ayah, Syafrudin, turut mengaku bangga atas pencapaian putrinya. Menurutnya, keberhasilan Sumaya melaju ke final dan membawa pulang perak sudah menjadi kebanggaan tersendiri.

"Saya merasa bangga sebagai orang tua Maya. Meski belum bisa menyumbangkan medali emas, saya sudah sangat merasa bangga karena dia sudah masuk final dan menyumbangkan medali perak," ujar Syafrudin.(ben)

Bagikan:
Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku UMKM di daerah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 30 September 2026

FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup 500 Ribu Sampai 1 Juta

Ajang FIFA ASEAN CUP 2026 ternyata memberi dampak ekonomi untuk masyarakat. Salah satunya bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di daerah Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Jawa Barat.

Wamenpora RI Taufik Hidayat, mengapresiasi pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin yang sukses meraih medali emas di ajang Asian Games 2026.(foto: Gilang/kemenpora.go.id)
Selasa, 29 September 2026

Wamenpora Taufik Puji Mental Juara Leo/Daniel Usai Raih Emas di Asian Games 2026

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI), Taufik Hidayat, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, yang sukses menyumbangkan medali emas cabang olahraga bulu tangkis di ajang Asian Games 2026.

Indonesia sukses meraih medali emas ketiga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 dari pasangan bulu tangkis ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin. (foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Selasa, 29 September 2026

Emas Leo/Daniel Bawa Bulu Tangkis Lampaui Target Asian Games 2026, Menpora Erick: Kita Tunggu Cabor-Cabor Lain yang Janjikan Emas

Indonesia sukses meraih medali emas ketiga pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 setelah di partai final, pasangan bulu tangkis ganda putra Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin berhasil mengalahkan pasangan China Liang Weikeng/Wang Chang 18-21, 21-13, dan 21-18.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Turun Langsung Dukung Tim Equestrian Indonesia di Asian Games 2026

Dukungan langsung Menpora Erick terhadap tim equestrian diharapkan mampu meningkatkan ketenangan mental dan fokus para atlet dalam menghadapi rangkaian uji ketangkasan, sekaligus menegaskan perhatian pemerintah terhadap seluruh cabang olahraga yang diikuti kontingen Indonesia di Asian Games 2026.

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026
Selasa, 22 September 2026

Menpora Erick Tonton Langsung Perjuangan Tim Renang Indonesia di Final Asian Games 2026

Kehadiran langsung Menpora Erick pada final renang ini menegaskan dukungan berkelanjutan pemerintah terhadap cabang renang yang kembali menjadi salah satu andalan Indonesia di ajang olahraga multievent Asia.

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura
Senin, 21 September 2026

Menpora Erick Dukung Langsung Tim Basket 3x3 Putri Indonesia Hadapi Singapura

Kehadiran langsung Menpora di lapangan menjadi bentuk dukungan pemerintah kepada atlet nasional sekaligus dorongan moral bagi tim Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026