Soroti Isu Kepemudaan, Menpora Erick Jadikan Wirasena Youth Camp dan indonesia Youth Summit Sebagai Program Kelahiran Pemimpin Masa Depan

Selasa, 14 Juli 2026
Bagikan:
Menpora Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Menpora Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). (foto:bagus/kemenpora.go.id)

Jakarta: Realitas di balik bonus demografi yang saat ini juga menjadi isu melemahkan potensi serta peran pemuda tanah air menjadi sorotan utama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). 

Isu pertama yang diangkat Menpora adalah polarisasi di ruang digital yang mengakibatkan polemik, sehingga membuat para pemuda terpapar disinformasi dan rawan terlibat dalam konflik horisontal ataupun menjadi aktor di balik kondisi  tidak kondusif dalam kehidupan bernegara.

“Isu tentang ruang digital, kita bisa lihat yang menjadi polemik tersendiri. Alhamdulillah pemerintah sudah masuk ke sendi-sendi bahwa usia 16 tahun sudah mulai dikurangi penggunaan digital di sekolah. Saya rasa ini keputusan  kontroversial tapi tepat. Kalau negara-negara lain seperti Australia saja yang terbuka sudah mengoreksi penggunaan digitalnya di kalangan pemuda, apalagi kita yang kualitas pendidikannya masih tertinggal,” ujar Menpora.

Isu kesehatan mental juga membayangi para pemuda kita, sehingga dibutuhkan perhatian dan penanganan khusus untuk membuat para pemuda bisa bangkit dari keterpurukan.

“Dan isu mental health, bayangkan 84-85 persen klien klinik psikologi di kalangan perkotaan adalah pemuda. Artinya kalau psikolog ketemu 10 pasien, 8 diantaranya pemuda. Ini kondisi yang sangat mengkhawatirkan,” ujar menpora Erick yang gusar akan kondisi ini.

Selanjutnya Menpora menyoroti lemahnya ketangguhan ideologi para pemuda, yang tidak saja dapat memecah belah persatuan namun juga menyebabkan peningkatan kriminalitas.

“Isu-isu ini sudah menjadi ancaman, berikutnya adalah lemahnya ketangguhan ideologi. Kita sudah tidak ada ideologi sekarang.  Ini terus menggerus, bahkan kalau Bapak Ibu lihat di daerah, yang namanya melakukan aksi kekerasan atau kekejaman di jalanan malah menjadi tren yang meningkat supaya diakui di komunitasnya. Isu kepemudaan ini yang berimplikasi terhadap merosotnya daya juang,” jelas Menpora Erick.

Sebagai salah satu solusi, Menpora Erick telah mempersiapkan program Indonesia Youth Summit yang menjadi ruang bertemunya gagasan, inovasi dan kolaborasi pemuda serta pemangku kebijakan untuk melahirkan kebijakan kepemudaan.

“Ada tujuh kementrian yang terkait dengan kepemudaan, ini yang menjadi concern bagaimana konsolidasi akan dilakukan antar kementrian dan lembaga. Kita sudah akan mengundang kementrian terkait untuk hadir  di Indonesia Youth Summit, untuk berkonsolidasi, seperti yang sudah kami lakukan sebelumnya dalam Indonesia Sport Summit sehingga  lahir aturan-aturan baru dengan kementrian lain,” tambahnya

Selain itu Kemenpora juga memiliki program Wirasena Youth Camp yang merupakan program kepemimpinan diikuti perwakilan kepemudaan dari 38 provinsi dan dirancang berdasarkan kurikulum yang disusun para pakar sebagai ruang pembentukan karakter dan kepemimpinan. 

“Berikutnya kita juga mengadakan youth camp. Kegiatan seperti ini ada di negara-negara lain seperti Amerika dan Singapura. Agenda ini digelar supaya kita bisa mengonsolidasi pemuda-pemuda terbaik yg ada di negeri ini. Kenapa aada lomba debat, kenapa ada lomba pidato, kenapa kita bekerja sama dengan sembilan negara termasuk Amerika, Cina, Arab Saudi supaya kita benchmarking. Saya nawaitunya sama dgn Bapak Ibu, setiap program harus ada outputnya,” tutup Menpora Erick.

Program ini akan digelar pada Oktober mendatang sebagai bagian rangkaian agenda dalam menyambut 100 tahun Sumpah Pemuda di tahun 2028 mendatang.(put)

Kemenpora RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran. (foto: andre/Kemenpora)
Rabu, 02 September 2026

Rabu Bugar Kemenpora, Ajak Masyarakat Lawan Penyakit dengan Rajin Bergerak dan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI mengajak masyarakat membiasakan hidup aktif dengan rutin berolahraga. Tak perlu aktivitas berat, berjalan kaki bersama keluarga pun dinilai sudah menjadi langkah sederhana untuk menjaga kebugaran.

Menpora RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Rabu, 02 September 2026

Nestle Milo dan ISS 2026 Berkolaborasi Dalam MAIR 2026 Jakarta International 10K, Menpora Erick Tekankan Industri Olahraga Sebagai Investasi Kesehatan dan Ekonomi

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir menyambut baik kegiatan Milo Activ Indonesia Race (MAIR) 2026 Jakarta International 10K yang digelar pada 13 September mendatang. Menurut Menpora, ajang olahraga lari inisiatif Nestle Milo bekerja sama Kemenpora ini merupakan bentuk kolaborasi Pemerintah dengan pihak swasta dalam memasyarakatkan olahraga sekaligus mengembangkan industri olahraga Tanah Air.

Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Kemenpora, Surono, mengatakan bahwa pemerintah selalu memberikan perhatian serius terhadap atlet-atlet disabilitas. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Kemenpora Perkuat Kolaborasi dengan NPC Indonesia, Fokus Pembinaan Atlet Disabilitas Demi Prestasi Mendunia

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menegaskan komitmennya untuk terus memberikan dukungan terhadap pembinaan dan peningkatan prestasi atlet disabilitas Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui kerja sama dan koordinasi yang berkelanjutan dengan Komite Paralimpiade Nasional Indonesia (NPC Indonesia), baik dalam persiapan multi-event maupun keikutsertaan pada berbagai kejuaraan internasional.

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.
Rabu, 02 September 2026

Kenzie Bawa Isu Hankam Lebih Dekat ke Anak Muda

Saat banyak anak muda lebih akrab dengan isu viral di media sosial, Kenzie Sultan Ryvantya justru tertarik membicarakan pertahanan, keamanan, dan geopolitik.

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Deretan Juara Naik Podium di Berbagai Kategori Merdeka Run 2026

Momen penyerahan penghargaan di berbagai kategori ini menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga wadah apresiasi bagi semangat juang, kreativitas, dan kebersamaan seluruh peserta dalam merayakan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Musik Wali dan Moluccan Soul Meriahkan Panggung Hiburan Merdeka Run 2026

Penampilan Wali dan Moluccan Soul menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 tak hanya menghadirkan tantangan fisik lewat lintasan lari, tetapi juga ruang hiburan dan kebersamaan yang membuat perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin berkesan bagi seluruh peserta.

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026
Senin, 31 Agustus 2026

Usai Garis Finis, Peserta Nikmati Kemeriahan Race Village Merdeka Run 2026

Suasana penuh keceriaan di Race Village menegaskan bahwa Merdeka Run 2026 bukan sekadar ajang lari, melainkan juga ruang perayaan yang menyatukan olahraga, kuliner, dan kebersamaan masyarakat dalam semangat kemerdekaan.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81