Komisi X DPR RI Apresiasi Capaian Serapan Kemenpora Tahun Anggaran 2025 Sebesar 91,59 Persen
Jakarta: Komisi X DPR RI memberikan apresiasi terhadap capaian realisasi anggaran Kemenpora pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran (APBN TA) 2025 atas pagu revisi sebesar 91,59 persen atau sebesar Rp 2.206.188.883.295 dari pagu sebesar Rp 2.408.834.380.000.
"Komisi X DPR RI mengapresiasi realisasi anggaran Kemenpora sebesar 91,59 persen. Selanjutnya Komisi X D DPR RI mengharapkan capaian realisasi tersebut dapat ditingkatkan pada TA 2026," ujar Wakil Ketua Komisi X DPR RI Lalu Hadrian Irfani saat memimpin Raker, di Ruang Sidang Komisi X Gedung Nusantara 1 Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).
Komisi X DPR RI lanjutnya juga memberikan pandangan agar Kemenpora juga memperkuat kualitas perencanaan dan penganggaran dengan memastikan setiap program dan kegiatan memiliki indikatort kinerja yang terukur, berorientasi pada hasil serta selaras dengan target RPJMN 2025-2029.
"Kemenpora diharapkan memperkuat sistem pengendalian internal, manajemen resiko serta pengawasan berjenjang terhadap pelaksanaan anggaran khususnya pengadaan barang dan jasa, penyaluran bantuan pemerintah, pengelolaan aset dan sebagainya," ujarnya.
"Mempercepat penyelesaian rekomendasi BPK secara terukur untuk meningkatkan tingkat penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan secara tuntas," imbuhnya.
Anggota Komisi X DPR RI juga mengapresiasi capaian Kemenpora khususnya pada penyelenggaraan MotoGP 2025, Indonesia Sport Summit 2025 dan SEA Games 2025.
"Fraksi Partai Gerindra mengapresiasi kinerja penyerapan Kemenpora, namun kami juga mendorong agar peningkatan penyerapan tahun sebelumnya dapat di jaga dan ditingkatkan kembali," kata Anggota Komisi X DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra Melly Goeslaw.
"Fraksi Gerindra juga mengapresiasi capaian SEA Games 2025 dengan raihan 91 medali emas dan peringkat 2 menjadi prestasi terbaik Indonesia di luar kandang sejak SEA Games 1995 disertai penyaluran bonus atlet sebesar Rp 465,25 miliar yang tepat waktu. Demikian juga penyelenggaraan MotoGP 2025 di Mandalika yang berdampak ekonomi Rp 4,96 triliun serta ISS 2025 yang mendukung penguatan ekosistem industri olahraga nasional," imbuhnya.
Menanggapi hal itu Menpora Erick menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang disampaikan. Menurutnya, tahun 2025 terkait pagu awal dan pagu revisi Kemenpora, di instansi yang dipimpinnya memang ada beberapa koreksi yang sedang diperbaiki.
Menurutnya, saat itu juga sedang dilakukan koordinasi lintas kedeputian. Misalnya di program Indonesia Sport Summit (ISS) 2025 dimana semua kedeputian bekerjasama.
"Alhamdulillah di ISS 2025 kemarin banyak terobosan dimana salah satunya kita mendapat pelimpahan penugasan dari K/L terkait lainnya. Dan terakhir bagaimana memastikan pelatnas dan persiapan SEA Games 2025 dan Paragames berjalan dengan baik," ujar Menpora Erick. (ben)










