Apresiasi Respon Cepat Menpora Erick, Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian Desak Hukuman Maksimal Bagi Pelaku Kekerasan Seksual Terhadap Atlet

Sabtu, 28 Februari 2026
Bagikan:
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing.(foto:dok/kemenpora.go.id)

Jakarta: Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian, menyampaikan keprihatinan dan kecaman keras atas dugaan kekerasan seksual dan kekerasan fisik yang menimpa delapan atlet panjat tebing.

Ia menegaskan bahwa segala bentuk kekerasan seksual di lingkungan olahraga merupakan pelanggaran serius terhadap hak asasi manusia dan mencederai nilai-nilai sportivitas, terlebih lagi hal ini terjadi di dalam pelatihan nasional (pelatnas) yang sepatutnya menjadi arena bagi atlet untuk menempa diri demi memberikan prestasi kepada bangsa.

“Kita tidak boleh mentolerir kekerasan seksual dalam bentuk apa pun, terlebih lagi yang terjadi di dunia olahraga yang seharusnya menjadi ruang aman bagi para atlet untuk berkembang dan berprestasi,” tegas Hetifah.

Hetifah memberikan apresiasi terhadap respon cepat Menteri pemuda dan Olahraga RI Erick Thohir yang mendukung langkah Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) untuk membentuk tim investigasi guna mengusut kasus ini.

"Kasus ini harus diusut secara tuntas dan menjadi perhatian serius semua pihak. Saya juga mengapresiasi langkah cepat Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) serta respons Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) dalam menangani kasus tersebut. Kami memandang penonaktifan sementara Kepala Pelatih FPTI sebagai langkah yang tepat. Kebijakan ini penting untuk melindungi para atlet sekaligus menjaga objektivitas dan kredibilitas proses pemeriksaan,” ujarnya.

Sejalan dengan pernyataan Menpora Erick, Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan, kebudayaan, riset, dan olahraga, mendorong agar pelaku, apabila terbukti bersalah berdasarkan proses hukum yang berlaku, dijatuhi hukuman seberat-beratnya sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan dan sanksi tambahan berupa larangan terlibat di dunia olahraga seumur hidup.

“Jika terbukti bersalah, pelaku harus dihukum berat dan dilarang seumur hidup berkecimpung di dunia olahraga. Ini penting untuk memberikan efek jera sekaligus melindungi atlet-atlet lainnya, agar tidak ada lagi kasus serupa. Pengabdian dan dedikasi para atlet seharusnya tidak tercederai oleh tindakan apapun yang melanggar hukum,” tegas Hetifah.

Hetifah juga menyoroti pentingnya mekanisme pengaduan yang aman, independen, dan mudah diakses oleh atlet, dengan jaminan perlindungan bagi pelapor.
Selain itu, ingat Hetifah, atlet juga perlu mendapatkan pendampingan psikologis serta pemantauan rutin terhadap lingkungan pembinaan.

Keinginan ini dijawab oleh Menpora Erick yang membuka layanan pengaduan bagi para atlet yang pernah atau sedang menjadi korban kekerasan seksual untuk memberikan laporan di akun email pengaduan.atlet@kemenpora.go.id. 
Kemenpora menjamin kerahasiaan identitas pelapor dan akan menindaklanjuti laporan dengan memberikan pendampingan psikologi serta pemdampingan hukum kepada korban.(put)

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Festival Rakyat Bola Gembira begitu tinggi dengan kehadiran sekitar 14 ribu warga yang memadati kawasan Lapangan Banteng, Minggu, (20/7). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Senin, 20 Juli 2026

Antusiasme Warga Ikuti Festival Rakyat Bola Gembira di Lapangan Banteng Gerakkan Ekonomi Kerakyatan

Antusiasme masyarakat untuk mengikuti Festival Rakyat Bola Gembira begitu tinggi dengan kehadiran sekitar 14 ribu warga yang memadati kawasan Lapangan Banteng untuk nonton bareng (nobar) menyaksikan partai puncak pesta sepak bola dunia yang mempertemukan Tim Nasional Spanyol kontra Argentina pada Minggu, (20/7).

Setelah sukses penyelenggaraan perdana, Kemenpora RI kembali menghadirkan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 dengan tema “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”.(foto:dok/deputi2)
Minggu, 19 Juli 2026

ISS 2026 Dorong Indonesia Jadi Kekuatan Baru Industri Olahraga Dunia

Setelah sukses pada penyelenggaraan perdana, Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) kembali menghadirkan Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 dengan tema besar “Beyond The Game 2.0: From Nation Building to Global Industry”.

Kemenpora RI terus menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk BERDAYA di Kota Bandung pada 17-18 Juli 2026.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Sabtu, 18 Juli 2026

Kemenpora Harap Program BERDAYA di Bandung Cetak Ratusan Penggerak Inklusif Jaring Bakat Disabilitas

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperluas ekosistem olahraga inklusif yang ramah bagi disabilitas. Salah satunya dengan menyelenggarakan Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk BERDAYA di Kota Bandung pada 17-18 Juli 2026.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI, Siapkan Blueprint Kepemudaan 100 Tahun ke Depan
Senin, 20 Juli 2026

Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI, Siapkan Blueprint Kepemudaan 100 Tahun ke Depan

Komitmen Menpora Erick Thohir untuk mengembangkan potensi pemuda tanah air

Menpora Erick Saksikan Mitchell Lee Baker Ucap Sumpah Setia Menjadi WNI untuk Bela Timnas Indonesia
Jumat, 17 Juli 2026

Menpora Erick Saksikan Mitchell Lee Baker Ucap Sumpah Setia Menjadi WNI untuk Bela Timnas Indonesia

Mitchell menanggalkan kewarganegaraan sebelumnya yaitu Australia, untuk menjadi Warga Negara Indonesia (WNI)

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile