Jalin Kolaborasi Strategis Merajut Indonesia Emas 2045, Menpora Dito Dukung Symposium International PPI Dunia

Kamis, 14 Agustus 2025
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Wakil Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Andika Ibrahim Nasution yang hadir bersama Ketua PPI Belanda Vadaukas Valubia, Wakil Ketua PPI Belanda Fakh
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Wakil Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Andika Ibrahim Nasution yang hadir bersama Ketua PPI Belanda Vadaukas Valubia, Wakil Ketua PPI Belanda Fakh

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo, menerima audiensi Wakil Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia Andika Ibrahim Nasution yang hadir bersama Ketua PPI Belanda Vadaukas Valubia, Wakil Ketua PPI Belanda Fakhriyah Regina dan Staf PPI Belanda Yudha Haryanto di Ruang Rapat lantai 10 Kantor Kemenpora Senayan, Jakarta, Kamis (14/8).

Dalam pertemuan ini, Andika Ibrahim Nasution menyampaikan, PPI Dunia saat ini telah berumur 105 tahun sejak 1920 pertama kali dibentuk di Belanda. Sementara untuk PPI di luar negeri secara resmi dibentuk pada tahun 2007 di Sydney, Australia oleh SBY.

"Kami setiap tahun merekrut anggota, untuk yang terbaru ada PPI di Vietnam untuk dapat berkontribusi dan bekerja, berkolaborasi bersama. PPI Dunia saat ini ada 66 negara," ujar Andika.

"Kami akan mengadakan Symposium International yang akan dilaksanakan di Turki pada tanggal 9-13 September 2025, tetapi kami juga ada symposium kawasan Timur Tengah Afrika yang akan dilaksanakan pada 25-30 Agustus di Masjid Istiqlal Jakarta," urainya.

Saat ini lanjut Andika, jumlah mahasiswa Indonesia yang tersebar di seluruh dunia adalah 128.496. Jumlah ini didapat dari PPI masing-masing negara. 

Deputi Bidang Pelayanan Kepemudaan Yohan berharap, Kemenpora kedepan dapat terus menjalin kerjasama strategis dengan PPI Dunia dan bermanfaat untuk pemuda Indonesia di masa depan.

"Kami berharap Kemenpora sebagai wadah para pemuda tetap menjalin kerjasama yang baik kedepan, agar teman-teman PPI yang berada di luar negeri bisa menimba ilmu dengan sebaik-baiknya dan bisa kembali ke tanah air untuk mengabdikan ilmu yang didapat,"  ujarnya.

"Selain itu teman-teman PPI Dunia ini diharapkan menjadi inspirasi untuk pemuda di tanah air yang ingin menimba ilmu di luar negeri dan bisa mengajak mereka para pemuda agar meraih ilmu dan kembali ke Indonesia dengan pengabdian," imbuh Yohan.

Menanggapi informasi dan paparan yang disampaikan, Menpora Dito mendukung adanya kolaborasi dan kemitraan strategis di bidang kepemudaan dengan Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Dunia. 

"Ya saya rasa itu baik dengan adanya kemitraan. Nanti teknisnya terus koordinasikan dengan Pak Deputi dan staf khusus. Apa yang dibutuhkan, apa yang perlu di kolaborasikan, komunikasikan dengan intens," ujar Menpora Dito.

Menpora Dito juga berharap Symposium international ke-17 PPI Dunia nantinya sesuai temanya mampu Merajut Perjalanan Menuju Indonesia Emas 2045, Kolaborasi, Inovasi dan Diplomasi Menuju Ketahanan Bangsa di Era Perubahan Global.

"Sukses juga ya untuk rencana International Symposium yang ke-17 September 2025 nanti di Turki, semoga semoga kolaborasi dan inovasinya mampu meningkatkan ketahanan bangsa menuju Indonesia Emas 2045," tutur Menpora Dito.

Turut mendampingi, Asdep Pengembangan Kepemudaan Global Esa Sukmawijaya, Staf Khusus Percepatan Inovasi Pemuda dan Olahraga Hasintya Saraswati, Staf Khusus Hukum dan Kepatuhan Tata Kelola Alvin Saptamandra. (ben)

Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Bidang Hukum dan Regulasi, Togi Pangaribuan mengatakan adanya deregulasi Permenpora akan menata ekosistem kepemudaan dan keolahragaan nasional.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Rabu, 29 April 2026

Stafsus Togi Pangaribuan Nilai Deregulasi Permenpora Menata Ekosistem Kepemudaan dan Keolahragaan Nasional lebih TERANG

Staf Khusus Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Bidang Hukum dan Regulasi, Togi Pangaribuan mengatakan adanya deregulasi Permenpora akan menata ekosistem kepemudaan dan keolahragaan nasional.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora RI melakukan kegiatan Penguatan Kompetensi ASN untuk Mewujudkan Transformasi Tata Kelola yang Akuntabel dan SDM Unggul di Auditorium Wisma Kemenpora Rabu (29/4). (foto: raiky/kemenpora.go.id)
Rabu, 29 April 2026

Kuatkan Kompetensi ASN, Kemenpora Sosialisasi Omnibus Law Permen Kepelayanan Kepemudaan, dan Pembinaan dan Pengembangan Olahraga Prestasi

Kementerian Pemuda dan Olahraga Kemenpora RI melakukan kegiatan Penguatan Kompetensi ASN untuk Mewujudkan Transformasi Tata Kelola yang Akuntabel dan SDM Unggul di Auditorium Wisma Kemenpora Rabu (29/4).

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berpartisipasi dalam kegiatan SERVE BRICS 2026 yang mengusung tema “Volunteering for a Better Tomorrow”.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Rabu, 29 April 2026

Kemenpora Dorong Peran Pemuda Indonesia dalam SERVE BRICS 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) berpartisipasi dalam kegiatan SERVE BRICS 2026 yang mengusung tema “Volunteering for a Better Tomorrow”.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Terima Penghargaan dari KWP Awards 2026
Senin, 27 April 2026

Menpora Erick Terima Penghargaan dari KWP Awards 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendapat penghargaan dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP)

Bersinergi Dukung Student Athlete dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga di Perguruan Tinggi, Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek
Kamis, 23 April 2026

Bersinergi Dukung Student Athlete dan Pengelolaan Fasilitas Olahraga di Perguruan Tinggi, Menpora Erick Teken MoU dengan Mendiktisaintek

Menpora Erick Thohir menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto

Menpora Erick Tuntaskan Deregulasi Permenpora, Menkum Supratman Andi Agtas Apresiasi Reformasi Birokrasi Kemenpora
Rabu, 22 April 2026

Menpora Erick Tuntaskan Deregulasi Permenpora, Menkum Supratman Andi Agtas Apresiasi Reformasi Birokrasi Kemenpora

Kemenpora berhasil melakukan langkah besar dalam reformasi birokrasi dengan menuntaskan proses Deregulasi Permenpora

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile