Tim Panjat Tebing Putra Sumut Buat Kejutan Sabet Medali Emas PON XXI Aceh-Sumut 2024 di Nomor Speed Relay Putra

Minggu, 08 September 2024
Bagikan:
Tim Panjat Tebing Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil membuat kejutan dengan berhasil meraih medali emas pada Nomor Speed Relay Putra dengan berhasil mengalahkan Jawa Tengah di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, Minggu (8/9) sore. (fot
Tim Panjat Tebing Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil membuat kejutan dengan berhasil meraih medali emas pada Nomor Speed Relay Putra dengan berhasil mengalahkan Jawa Tengah di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, Minggu (8/9) sore. (fot

Banda Aceh: Tim Panjat Tebing Provinsi Sumatera Utara (Sumut) berhasil membuat kejutan dengan berhasil meraih medali emas pada Nomor Speed Relay Putra dengan berhasil mengalahkan Jawa Tengah di Kompleks Stadion Harapan Bangsa, Kota Banda Aceh, Minggu (8/9) sore.   

Tim Sumut yang terdiri dari Busan M Rifki Inzaghi Sitorus Pane, Rian Gordon Sitorus, dan Gleen Bakri, pertama kali bertemu Aceh di delapan besar final Speed Relay Putra. 

Meski bermain melawan tim tuan rumah, tidak membuat Inzaghi Sitorus ciut. Terbukti, mereka mencatatkan waktu 16,550 detik serta mengungguli Surya Gusfian, Iqbal Hakim, dan Fardhan Bihablillah dari Aceh yang mencatat 18,815 detik. 

Kemenangan itu membuat Inzaghi Sitorus, Rian Gordon, dan Gleen Bakri, berhak melaju ke empat besar final Speed Relay Putra. Tim Sumut kembali membuat kejutan di empat besar saat melawan Kalimantan Barat yang dipimpin Veddriq Leonardo. 

Mereka berhasil membuat langkah kontingen yang diperkuat atlet peraih medali Olimpiade Paris 2024 itu berhenti.Kerja sama Inzaghi Sitorus, Rian Gordon, dan Gleen Bakri mencatatkan waktu 16,702 detik. 

Sedangkan Tim Kalimantan Barat yang diperkuat Veddriq Leonardo, Ryan Ramadhani, dan Donny Kurniawan hanya bisa mencatatkan waktu 16,629 detik.Hasil itu membuat anak-anak panjat tebing dari Sumut tersebut berhak masuk dua besar atau babak grand final.

Di babak grand final, Sumut berjumpa dengan Jawa Tengah untuk memperebutkan medali emas dan perak. Sedangkan di laga lain, Kalimantan Barat berhadapan dengan Jawa Barat untuk perunggu.

Inzaghi Sitorus, Rian Gordon, dan Gleen Bakri lagi-lagi harus membuat lawannya kecewa. Mereka lebih cepat dari tim Jawa Tengah yang diperkuat Alfian Muhammad Fajri, Aditya Tri Syahria, dan Kiromal Katibin. Sumut mencatat waktu 15,846 detik dan berhak mendapatkan medali emas. Kemudian Jawa Tengah yang meraih perak, mencatatkan waktu 16,460 detik. 

Sementara di perebutan juara ketiga, Kalimantan Barat dan Jawa Barat mencoba saling adu cepat. Namun, Kalimantan Barat yang dimotori Veddriq Leonardo masih lebih cepat dari Jawa Barat. Veddriq Leonardo dan kawan-kawan mencatatkan waktu 16,783 detik. Sedangkan Jawa Barat yang diperkuat Muhammad Iqbal Kamran, Alpian Zuri, dan Rahajati Nursyamsa, mencatat 18,866 detik.(amr)

NPCI
Rabu, 14 Oktober 2026

Berangkat Lebih Awal, 103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Sebanyak 103 atlet Indonesia siap berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih akan berangkat lebih awal pada Selasa (13/10) untuk mematangkan persiapan sebelum bertanding.

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.(Foto:NPCI)
Rabu, 14 Oktober 2026

Motivasi Berlipat, Jendi Pangabean Siap Pertahankan Emas di Asian Para Games 2026

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Meski usianya kini 35 tahun, semangat peraih emas Asian Para Games 2018 dan 2022 itu tak surut.

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menuntaskan persaingan di peringkat kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.(Foto:Gilang/Kemenpora)
Rabu, 14 Oktober 2026

Diva Renatta Finis Kelima di Asian Games 2026, Atletik Indonesia Punya Modal untuk Terus Berkembang

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menuntaskan persaingan di peringkat kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil ini menjadi bagian dari perjalanan atletik Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi dan memperkuat daya saing di level Asia.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026