Sebelum Laga Timnas U-23 vs PS Tira Dimulai, Menpora Amali Pastikan Semua Sesuai Protokol Kesehatan

Sabtu, 06 Maret 2021
Bagikan:
Jelang laga uji coba malam ini pukul 20.00 WIB antara Tim nasional U-23 vs Tira Persikabo, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI ) Zainudin Amali bersama Ketus Umum PSSI Mochamad Iriawan dan anggota PSSI lainnya, meninjau langsung pen
Jelang laga uji coba malam ini pukul 20.00 WIB antara Tim nasional U-23 vs Tira Persikabo, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI ) Zainudin Amali bersama Ketus Umum PSSI Mochamad Iriawan dan anggota PSSI lainnya, meninjau langsung pen

Jakarta:Jelang laga uji coba antara Tim nasional U-23 vs Tira Persikabo, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI ) Zainudin Amali bersama Ketus Umum PSSI Mochamad Iriawan dan anggota PSSI lainnya, meninjau langsung penerapan protokol kesahatan, Jumat (5/3) sore di Stadion Madya, Gelora Bung Karno (GBK) Senayan Jakarta.

"Apa yang kita  lakukan pada sore hari ini sebagaimana janji kami bahwa kami akan memastikan betul persiapan laga uji coba timas ini benar-benar bisa berjalan sesuai apa yang pernah disampaikan kepada kami dan juga kepada kepada Polri," ujarnya. 

"Alhamdulilah,  tadi saya dengan Ketum keliling dan sudah cek satu persatu dan semuanya sudah sesuai dengan apa yang disampaikan oleh penyelenggara maupun oleh PSSI kepada kami. Kami  berharap saat pelaksanaan pertandingan nanti  semua bisa berjalan dengan lancar tanpa ada kendala, " tambahnya. 

Ia pun memastikan bahwa pertandingan uji coba timnas U-23 vs Tira Persikabo ini tidak ada penonton. "Sekali lagi bahwa ini pertandingan uji coba antara timnas dan  klub Liga 1 Ini tanpa  penonton, tanpa nonton bareng dan tanpa kerumunan. Kalau yang ingin menonton bisa melalui televisi, karena pertandingan uji coba ini di siarkan secara langsung melalui televisi,"  jelasnya. 

Dengan demikian, lanjutnya, maka para seporter sudah berpartisipasi membantu suksesnya uji coba pertandingan sepakbola ini. "Saya terimakasih kepada ketum PSSI yang juga sebagai penanggungjawab yang sudah dari kemaren mengontrol tempat ini (Stadion Madya GBK). Kami berdua menjamin bahwa pelaksanaan pertandingan uji coba ini  sesuai dengan  protokol kesehatan," katanya. 

Menpora Amali menilai bahwa secara keseluruhan persiapan uji coba ini sudah sesuai dengan apa yang disampaikan oleh panitia. "Menurut penilaian saya, bahwa apa  yang mereka sampaikan sudah sesuai  dan tinggal kita lihat beberapa jam  kedepan apakah jalanya pertandingan sesuai atau tidak sesuai," tutupnya. 

Sementara itu, Ketum PSSI mengatakan bahwa ini adalah hari bersejarah bagi sepakbola Indonesia dimana pada masa pandemi Covid-19 ini akan melakukan pertandingan sepakbola. "Perlu kita ketahui bahwa pertandingan ini mengikuti aturan protokol kesehatan," jelasnya. 

Menurutnya, pertandingan uji coba ini sangat penting karena ini bagian dari persiapan jelang Sea Games Vietnam 2021. "Tentunya ini komitmen kami bahwa kami ingin sepakbola bergulir karena ini penting dimana timnas kita akan bertanding di Sea Games, Vietnam nanti," ucapnya. 

Selain itu ia juga mengatakan bahwa rangkaian kegiatan ini sudah di rekam. "Semua rangkaian kegiatan di rekam agar bisa digunakan sebagai pembelajaran pada saat pertandingan berikutnya. Semoga kita bisa melakukan yang lebih baik sehingga pertandingan prakompetisi dan Liga 1dab 2 bisa kita lakukan," ucapnya. (rep)

NPCI
Rabu, 14 Oktober 2026

Berangkat Lebih Awal, 103 Atlet Indonesia Siap Tempur di Asian Para Games 2026

Sebanyak 103 atlet Indonesia siap berlaga di Asian Para Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang, pada 18-24 Oktober 2026. Kontingen Merah Putih akan berangkat lebih awal pada Selasa (13/10) untuk mematangkan persiapan sebelum bertanding.

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang.(Foto:NPCI)
Rabu, 14 Oktober 2026

Motivasi Berlipat, Jendi Pangabean Siap Pertahankan Emas di Asian Para Games 2026

Atlet para renang Indonesia, Jendi Pangabean, siap berjuang mempertahankan prestasinya di Asian Para Games 2026 di Nagoya, Jepang. Meski usianya kini 35 tahun, semangat peraih emas Asian Para Games 2018 dan 2022 itu tak surut.

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menuntaskan persaingan di peringkat kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.(Foto:Gilang/Kemenpora)
Rabu, 14 Oktober 2026

Diva Renatta Finis Kelima di Asian Games 2026, Atletik Indonesia Punya Modal untuk Terus Berkembang

Atlet lompat galah putri Indonesia, Diva Renatta Jayadi, menuntaskan persaingan di peringkat kelima pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil ini menjadi bagian dari perjalanan atletik Indonesia untuk terus meningkatkan prestasi dan memperkuat daya saing di level Asia.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026