Usai Lantik 193 Atlet Berprestasi Jadi PNS, Menpora Amali Pesan Agar Terus Giat Berlatih untuk Manatap Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024

Rabu, 10 Agustus 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap kepada 193 atlet yang telah diambil sumpahnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat lebih bersemangat menatap Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 mendatang. (foto:put
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap kepada 193 atlet yang telah diambil sumpahnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat lebih bersemangat menatap Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 mendatang. (foto:put

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali berharap kepada 193 atlet yang telah diambil sumpahnya menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) dapat lebih bersemangat menatap Olimpiade dan Paralimpiade Paris 2024 mendatang. 

Meski telah berstatus menjadi (PNS) di Lingkungan Kemenpora, ke-193 atlet ini tetap bisa terus berlatih sebagai atlet ataupun pelatih, selama masih berprestasi. 

"Mudah-mudahan sejarah ini akan menambah semangat. Bangsa Indonesia masih memiliki mimpi yakni Olimpiade dan Paralimpiade 2024. Karena target dalam DBON adalah peringkat Indonesia di tingkat dunia pada setiap olimpiade dan paralimpiade," kata Menpora Amali usai di Auditorium Wisma Menpora Senayan, Jakarta, Rabu (10/8).

Pemerintah melalui Menpora Amali tetap memberikan kesempatan para atlet terus berlatih meski telah berstatus PNS. Hal itu sebagai wujud apresiasi negara.

"Anda semua sebagai atlet lakukan kewajiban sebagai atlet itu. Yang pelatih lakukan kewajiban itu. Sepanjang masih berprestasi membanggakan negara tentu negara masih membutuhkan saudara sekalian," tambah Menpora Amali.

"Jadi, jangan khawatir meski sudah diambil sumpah, kepada para atlet dan pelatih, kami beri kesempatan tetap menjadi atlet yang penting tetap melapor," jelas Menpora Amali.

Bahkan, Menpora Amali memberikan kelonggaran bagi para PNS ini masih dapat berkarir di daerahnya masing-masing dengan tetap memegang teguh janji dan sumpahnya sebagai PNS di Kemenpora. 

"Bagi anda yang ingin berkarir di daerah silakan. Tetapi harus diingat bahwa anda sebagai PNS di Kemenpora. Negara berterima kasih kepada anda, sebagai wujudnya hari ini anda diambil sumpah menjadi PNS," jelasnya.

Menpora Amali kembali mengingatkan bahwa prestasi olahraga bangsa Indonesia di tingkat Asia Tenggara dan Asia (SEA Games dan Asian Games) adalah menjadi sasaran antara. Sedangkan tujuan utamanya adalah sukses beprestasi di olimpiade dan paralimpiade. 

"Bagaimana bisa berbicara di tingkat olimpiade seperti Mas Eko Yuli ini yang telah mengikuti Olimpiade sejak tahun 2008, tapi masih ingin tampil di Olimpiade Paris 2024," ucap Menpora Amali. 

"Saya juga berharap kepada Ni Nengah Widiasih bisa tampil di Olimpiade Paris 2024 dan juga yang lainnya. Target kita adalah olimpiade dan paralimpiade jangan cepat berpuas diri karena negara masih membutuhkan torehan prestasi anda semuanya," pungkas Menpora Amali.(ben)

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Selasa, 01 September 2026

Beri Kontribusi pada Perekonomian, Ketum PSSI Nilai Kualitas Liga Sepak Bola Indonesia Meningkat

Ketum PSSI Erick Thohir menilai peningkatan kualitas penyelenggaraan liga sepak bola Indonesia semakin membaik dari tahun ke tahun. Hal itu disampaikannya saat menghadiri Press Conference BRI Super League Musim 2026/2027 di SCTV Tower, Senayan City, Jakarta Pusat, Selasa (1/9) siang.

Merdeka Run 2026 berlangsung meriah dengan persaingan para pelari dari berbagai kategori. Setelah menyelesaikan lintasan, peserta dengan catatan terbaik berhasil meraih podium dalam ajang lari yang digelar di kawasan Monas, Jakarta. (foto: dok/Kemenpora)
Selasa, 01 September 2026

Para Pelari yang Berhasil Naik Podium di Merdeka Run 2026

Merdeka Run 2026 berlangsung meriah dengan persaingan para pelari dari berbagai kategori. Setelah menyelesaikan lintasan, peserta dengan catatan terbaik berhasil meraih podium dalam ajang lari yang digelar di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta.

Menpora RI Erick Thohir, memaparkan arah kebijakan strategis, kinerja anggaran, hingga target prestasi olahraga dalam raker bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8). (foto:raiky/kemenpora go.id)
Senin, 31 Agustus 2026

Bahas Anggaran dan Arah Kebijakan, Menpora Erick Raker dengan Komisi X DPR RI

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, memaparkan arah kebijakan strategis, kinerja anggaran, hingga target prestasi olahraga nasional dalam rapat kerja bersama Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (31/8).

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. (foto: dok/Kemenpora)
Senin, 31 Agustus 2026

Berlari Membawa Pesan, Bangkit Saputra Sampaikan Suara untuk Indonesia di Merdeka Run 2026

Setiap orang datang ke lintasan dengan tujuan masing-masing. Ada yang mengejar catatan waktu, menguji kemampuan diri, hingga menikmati kebersamaan bersama komunitas. Bangkit Saputra datang dengan misi lain: membawa pesan untuk Indonesia melalui setiap langkahnya.

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kemenpora RI, Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.(foto: dok/Kemenpora)
Rabu, 26 Agustus 2026

Dari Bingung Pilih Karier hingga Melirik PBB, Cerita Katelyn di Wirasena Youth Career Hub 2026

Bagi Niputu Sarasdewi Katelyn, program unggulan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), Wirasena Youth Career Hub 2026 merupakan program yang bisa membantu peserta mengenali potensi diri sekaligus menentukan langkah setelah lulus kuliah nanti.

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuatnya merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar. (foto: Gilang/Kemenpora)
Senin, 24 Agustus 2026

Sempat Ingin Menyerah, Imam Bangkit demi Anak hingga Jadi Atlet Blind Judo

Imam Bahroni pernah berada di titik terendah dalam hidupnya. Kehilangan penglihatan pada 2018 membuat pria yang saat itu berusia 28 tahun tersebut merasa terpuruk, malu bertemu orang lain, hingga lebih banyak menghabiskan waktu di dalam kamar.

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)
Rabu, 19 Agustus 2026

Semangat Tanpa Batas, Latif Pramuka Berkebutuhan Khusus yang Menginspirasi dari Jambore Nasional XII

Latif, anggota Pramuka berkebutuhan khusus asal SLB Negeri Banjarnegara, Jawa Tengah, yang mengikuti Jambore Nasional XII, menunjukkan bahwa semangat belajar, berkarya, dan berolahraga tidak mengenal batas. (dok/Kemenpora)

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta
Jumat, 28 Agustus 2026

Hari Kedua Pengambilan Race Pack Merdeka Run Tetap Dipadati Peserta

Pengambilan race pack pada hari kedua menunjukkan antusiasme peserta yang tetap tinggi menjelang pelaksanaan Merdeka Run 2026. Ramainya peserta menjadi tanda bahwa olahraga semakin mendapat tempat di tengah masyarakat sekaligus menjadi bagian dari semangat memperingati kemerdekaan melalui kegiatan yang sehat, aktif, dan penuh kebersamaan.

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta
Kamis, 27 Agustus 2026

Pengambilan Race Pack Merdeka Run Hari Pertama Dipadati Peserta

Tingginya antusiasme pada hari pertama pengambilan race pack menunjukkan bahwa Merdeka Run 2026 mendapat sambutan positif dari masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya mendorong masyarakat untuk aktif berolahraga, tetapi juga menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menghidupkan semangat kemerdekaan melalui olahraga.

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora
Kamis, 20 Agustus 2026

Peserta Jamnas XII Kenali Dunia Kepemudaan dan Olahraga Melalui Wisata Edukasi di Kemenpora

Wisata edukasi Jamnas XII di Kemenpora menunjukkan bahwa kegiatan Pramuka dapat menjadi ruang belajar yang menyenangkan sekaligus membuka wawasan generasi muda tentang kepemudaan, olahraga, prestasi, dan peluang untuk berkontribusi bagi Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81