Dihadiri Mantan Pemain Persela, Acara 'Main Bola Yuk' di Lamongan Berjalan Seru dan Meriah

Minggu, 29 November 2020
Bagikan:
Antusias anak-anak muda Lamongan mengikuti program Kemenpora RI 'Main Bola Yuk" Youth Fun Juggling Competition (YFJC), di One Point Fitness, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (28/11) sore, sangat luar biasa. Sejumlah 30 anak dengan rentang usia 12-16
Antusias anak-anak muda Lamongan mengikuti program Kemenpora RI 'Main Bola Yuk" Youth Fun Juggling Competition (YFJC), di One Point Fitness, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (28/11) sore, sangat luar biasa. Sejumlah 30 anak dengan rentang usia 12-16

Lamongan: Antusias anak-anak muda Lamongan mengikuti program Kemenpora RI 'Main Bola Yuk" Youth Fun Juggling Competition (YFJC), di One Point Fitness, Kabupaten Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (28/11) sore, sangat luar biasa. Sejumlah 30 anak dengan rentang usia 12-16 tahun dari berbagai SSB (Sekolah Sepakbola) dan pelosok berdatangan untuk uji keterampilan berkompetisi juggling bola. 

YFJC itu sendiri merupakan kegiatan Kemenpora RI guna kampanye masif "Main Bola Yuk!", sebuah ajakan untuk meningkatkan awareness olahraga sepakbola dan mendukung seluruh Timnas menuju pentas dunia. 

"Main Bola Yuk" ini menurut Menpora RI adalah, bagian program untuk memberikan semangat kepada pemain usia dini. Program ini menjadi perhatian dan fokus pemerintah bersama PSSI dan seluruh stakeholder sepakbola Indonesia dalam rangka meningkatkan prestasi sepakbola Indonesia menuju pentas dunia. "Tak cukup hanya slogan saja. Melalui program tersebut para pemain usia dini pun akan berkompetisi melalui Youth Fun Junggling Competition untuk menarik minat dan mencari bakat anak -anak muda Indonesia di sepakbola," katanya. 

Menpora RI berharap, persepakbolaan nasional akan mendapatkan dukung secara penuh dari masyarakat. “Itulah tujuan Kemenpora RI melaksanakan Youth Fun Juggling Competition. Penyelengaraan ini kami gelar di 36 Kota dan Kabupaten. Khususnya daerah yang sepak bolanya sedang bergairah. Tidak menutup kemungkinan, ke depan di tempat lain juga akan kita gelar program semacam ini,” kata Menpora RI.

Dengan kriteria penilaian durasi terlama dan sentuhan bola terbanyak, ditetapkan untuk Lamongan peringkat pertama Achmad Aditya CP durasi 4 menit 50 detik, disusul kedua Yehezkiel 39 detik, dan ketiga Hamzah Septiah 36 detik. Untuk selanjutnya video dikirim melalui akun medsos masing-masing yang akan dinilai oleh Dewan Juri secara nasional. "Usia 12 tahun, cari pengalaman dan saya bercita-cita menjadi pemain bola yang hebat," katanya Achmad singkat, pejuggling terlama yang mengidolakan Evan Dimas Darmono dan Ronaldo.

Keikutsertaan para belia pecinta bola tersebut semakin semarak dengan hadirnya para mantan pesepakbola kebanggaan yang berbagi ilmu seputar si kulit bundar, yakni Eko Jhoni dan M Fakhrudin yang pernah bersama dan membela klub Persela Lamongan. Selain memberikan ilmu dan pengalamannya, keduanya menyampaikan apresiasi atas kegiatan ini.

"Sangat bangga, kalian penerus saya. Terima kasih untuk Kemenpora, mohon ini dijadikan agenda resmi tahunan sehingga semakin menggugah semangat anak-anak kita dalam bermain sepakbola. Juggling penting sekali bagi pemain bola," ucap Eko Jhoni, Top Skor Laskar Joko Tingkir pada masanya. 

"Talenta putra dan putri Lamongan sangat banyak, terutama dalam bidang sepakbola, ini bisa jadi aset bagi lndonesia. Contoh, ada 2 pemain Lamongan yang masuk Timnas lndonesia, Dendi Sulistiawan untuk senior dan Faisal untuk U-16, talenta itu harus kita asah, kalau tidak kita siapa lagi yang akan mengarahkan mereka untuk menjadi pemain profesional dimasa mendatang," tambahnya bangga hingga menitikkan air mata.

Adapun M Fakhrudin yang telah malang-melintang diberbagai klub tanah air dan pernah membela Persela Lamongan, ketika mengawali coaching clinic berpesan bahwa perlu terus memompa semangat, konsentrasi, fokus, dan penuh semangat. 17 tahun berkarir profesional sepakbola dengan keseriusannya menghasilkan banyak kemenangan dan juara."Segala sesuatu jika semangat hasilnya akan bagus. Dengan semangat dan keseriusan kalian bisa menjadi pemain profesional dan pemain nasional," kata Fakhrudin. (cah)

Kemenpora RI melalui Deputi Pembudayaan Olahraga kembali menggelar kegiatan senam Rabu Bugar, Rabu (20/5) pagi.(foto:bagus/kemenpora.go.id)
Rabu, 20 Mei 2026

Budayakan Olahraga, Kemenpora Gelar Rabu Bugar Senam Terapi Lien Tien Kung

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Deputi Pembudayaan Olahraga kembali menggelar kegiatan senam Rabu Bugar, Rabu (20/5) pagi. Bertempat di halaman Graha Kemenpora, Jalan Gerbang Pemuda Nomor 3, Senayan, senam kali ini dimeriahkan oleh induk olahraga (inorga) Lien Tien Kung.

Wamenpora RI Taufik Hidayat mengapresiasi ajang Tinju antar Pelajar Arena Selatan tahun 2026 menjadi wadah pelajar berkembang melalui olahraga. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 16 Mei 2026

Wamenpora Taufik Apresiasi Tinju Pelajar Arena Selatan Jadi Ruang Positif Pelajar Berkembang Lewat Olahraga

Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga (Wamenpora RI) Taufik Hidayat, mengapresiasi serta mendukung pelaksanaan ajang Tinju antar Pelajar 'Arena Selatan' tahun 2026 menjadi wadah pelajar berkembang melalui olahraga.

Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat menyelenggarakan Forum Tematik Bakohumas di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (13/5).(foto:dokumen)
Rabu, 13 Mei 2026

Forum Tematik Bakohumas Perkuat Sinergi Komunikasi Publik Diseminasi KUHAP

Sekretariat Jenderal DPR RI bekerja sama dengan Badan Koordinasi Hubungan Masyarakat (Bakohumas) menyelenggarakan Forum Tematik Bakohumas bertema “Sinergi Komunikasi Kementerian/Lembaga dalam Membangun Kepercayaan Publik melalui Diseminasi KUHAP” di Ruang Pustakaloka, Gedung Nusantara IV DPR RI, Jakarta, Rabu (13/5).

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora Erick Buka Program Training of Trainers Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya
Selasa, 19 Mei 2026

Menpora Erick Buka Program Training of Trainers Penggerak Olahraga Disabilitas Berdaya

Menpora Erick Thohir resmi membuka program Training of Trainers (TOT) Penggerak Olahraga Disabilitas “Berdaya” di Indonesia Paralympic Training Center.

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket
Rabu, 13 Mei 2026

Menpora Erick Apresiasi Kerja Sama FIBA dan MILO untuk Pengembangan Basket

Menpora Erick Thohir menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara FIBA dan Milo Indonesia

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan & Keolahragaan
Kamis, 07 Mei 2026

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan & Keolahragaan

Kemenpora dan Kemenperin melakukan penguatan sinergi di bidang pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile