Ucapkan Selamat kepada Rahmat, Menpora Amali Ingin Rahmat Bisa Berprestasi di Olimpiade 2024 Paris

Kamis, 29 Juli 2021
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali terus memberikan semangat dan apresiasi kepada atlet Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. Hari Kamis (29/7) sore, Menpora Amali mengucapkan selamat ke lifter muda Rahmat Erwin Abdullah ya
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali terus memberikan semangat dan apresiasi kepada atlet Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. Hari Kamis (29/7) sore, Menpora Amali mengucapkan selamat ke lifter muda Rahmat Erwin Abdullah ya

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Zainudin Amali terus memberikan semangat dan apresiasi kepada atlet Indonesia yang berjuang di Olimpiade Tokyo 2020. Hari Kamis (29/7) sore, Menpora Amali mengucapkan selamat ke lifter muda Rahmat Erwin Abdullah yang berhasil mempersembahkan medali perunggu dari cabor angkat besi. 

Pada percakapan tersebut, Menpora Amali mengucapkan terima kasih dan selamat kepada Rahmat yang sudah berjuang luar biasa untuk mempersembahkan medali perungggu di ajang Olimpiade Tokyo 2020. "Assalamualaikum, selamat ya sudah mempersembahkan medali untuk Indonesia. Saya ikut melihat ketika kamu bertanding," kata Menpora Amali mengawali percakapanya. 

Menpora juga cukup bangga dengan prestasi yang diukir Rahmat di ajang olahraga paling bergengsi di dunia ini. Apalagi menurutnya usia Rahmat masih cukup muda dan memiliki banyak peluang prestasi. "Usia kamu masih sangat muda, harus terus dijaga semangatnya. Jangan berpikir yang lain dulu, terus berlatih agar bisa memberikan prestasi untuk negeri ini, apalagi masih ada Olimpiade 2024 di Paris." pesan Menpora. 

Menpora Amali juga menyampaikan pesan ucapan selamat dari Presiden Jokowi. "Presiden Jokowi juga titip salam dan mengucapkan selamat kepada kamu. Presiden sangat bangga. Dan jangan lupa selalu jaga kesehatan ya," harap Menpora kepada Rahmat.

Mendapat ucapan selamat dari Presiden Jokwi dan Menpora Amali. Rahmat mengucapkan terima kasih. "Terima kasih pak atas ucapanya. Insyallah saya akan selalu menjaga semangat dan kesehatan. Insyallah di Olimpiade 2024 Paris nanti bisa bertanding lagi," kata Rahmat sambil memegang bunga kemenangan.

Rahmat Erwin Abdullah memang tampil mengejutkan dengan meraih medali perunggu di ajang Olimpiade Tokyo 2020. Turun di cabang olahraga angkat besi kelas 73 kg, Rahmat Erwin Abdullah berhasil melakukan total angkatan 342 kg.Rasa bahagia pun tidak dapat disembunyikan atlet asal Makassar itu.

Pada angkatan snacth (langsung), Rahmat Erwin Abdullah berhasil mengangkat beban sebesar 152 kg. Sedangkan pada angkatan clean and jerk (dua tahap), dia mampu mengangkat beban hingga 190 kg. Rahmat Erwin Abdullah kalah dari atlet China, Shi Ziyong, yang meraih emas usai melakukan total angkatan 364 kg. Semantara medali perak diraih wakil Venezuela, Julio Mayora, dengan total angkatan 346 kg.

Rahmat  mengatakan medali perunggu ini ia persembahkan untuk keluarga terutama kedua orang tua tercinta."Saya sangat bersyukur. Medali ini saya persembahkan untuk keluarga saya, ayah dan ibu. Untuk seluruh masyarakat Indonesia, Kemenpora, NOC Indonesia, PB PABSI, serta semua yang sudah mendukung saya,” kata Rahmat

Kemenpora RI memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR). Kebijakan ini diharapkan dapat menyederhanakan proses perizinan sekaligus mendorong potensi ekonomi olahraga.(dok.Bagus/Kemenpora)
Jumat, 16 Oktober 2026

Kemenpora Buka Jalan Kemudahan Usaha Olahraga Lewat Perizinan Berbasis Risiko dalam Gelaran Forum Nasiona

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat kemudahan berusaha di sektor olahraga melalui kebijakan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR). Kebijakan ini diharapkan dapat menyederhanakan proses perizinan sekaligus mendorong potensi ekonomi olahraga.

Kemenpora RI memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi perizinan usaha olahraga. Untuk kemudahan berusaha berjalan seiring dengan pemenuhan standar, sekaligus mendorong olahraga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi. (dok.Bagus/Kemenpora)
Jumat, 16 Oktober 2026

Dalam Forum Nasional Transformasi Kebijakan Pemuda dan Olahraga, Izin Usaha Olahraga Makin Terintegrasi, Kemenpora Dorong Olahraga Jadi Peluang Pertumbuhan EkonomI

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) memperkuat peran pemerintah daerah dalam mengawasi perizinan usaha olahraga. Langkah ini dilakukan untuk memastikan kemudahan berusaha berjalan seiring dengan pemenuhan standar, sekaligus mendorong olahraga menjadi peluang pertumbuhan ekonomi.

Menpora Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026