Kisah Relawan Asal Indonesia di Asian Games 2026: Bangga Dukung Atlet RI Hingga Bertemu Menpora Erick

Rabu, 23 September 2026
Bagikan:
Dionisius Baskoro Samudra (25) merasa bangga mengabdikan diri sebagai relawan (volunteer) pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Dionisius Baskoro Samudra (25) merasa bangga mengabdikan diri sebagai relawan (volunteer) pada ajang Asian Games 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Nagoya: Kenangan manis gelaran Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, yang pernah diikuti sang kakak menjadi pemantik semangat bagi Dionisius Baskoro Samudra (25) untuk mengabdikan diri sebagai relawan (volunteer) pada ajang Asian Games 2026 yang berlangsung di Aichi-Nagoya, Jepang.

Pemuda asal Tangerang Selatan, Banten, yang telah menetap dan bekerja di sebuah perusahaan di Nagoya selama tiga tahun terakhir tersebut mengaku tidak ingin melewatkan momen bersejarah pesta olahraga terbesar di benua Asia itu.

“Pertama kali pada 2024 saya melihat unggahan di Instagram mengenai pencarian relawan Asian Games Jepang. Momen itu mengingatkan saya pada kakak saya yang pernah terlibat di Asian Games 2018,” ujar Dion saat berbincang. 

Hasrat untuk berkontribusi semakin menguat ketika memasuki awal 2025. Dionisius melihat brosur perekrutan resmi yang menginformasikan adanya perpanjangan masa pendaftaran. 

Tanpa ragu, dia langsung mendaftarkan diri, hingga akhirnya dinyatakan lolos dan mengikuti serangkaian proses pelatihan.

Keikutsertaannya dalam kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari pihak perusahaan tempatnya bekerja. Dia memastikan tugas sebagai relawan tidak membentur kewajiban utamanya sebagai pekerja profesional.

“Pihak kantor membolehkan karena tidak mengganggu pekerjaan. Saya mengambil jadwal tugas relawan pada hari Sabtu dan Minggu, sehingga pekerjaan utama dari Senin hingga Jumat tetap berjalan lancar,” katanya.

Bagi Dionisius, pengalaman terlibat langsung dalam perhelatan olahraga tingkat internasional ini memberikan kesan yang amat mendalam, terutama saat berkesempatan memberikan dukungan langsung kepada kontingen Indonesia.

“Bisa bertemu dan melihat langsung perjuangan para atlet Indonesia yang bertanding adalah pengalaman yang paling berkesan bagi saya,” tutur Dion.

Tidak hanya itu, momen tak terlupakan lainnya adalah ketika ia berkesempatan bertatap muka secara langsung dengan Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, di sela-sela kompetisi teqball di Nagoya City Higashi Sports Center. 

“Pertemuan dengan Pak Menpora menjadi pengalaman yang sangat berkesan. Saya mengagumi peran penting beliau dalam dunia keolahragaan nasional, khususnya dalam tata kelola sepak bola dan jejaring internasional dengan FIFA. Sungguh tidak disangka bisa bertemu beliau di Jepang,” ungkapnya. 

Di tengah rutinitas perantauan di Negeri Sakura, dedikasi Dionisius sebagai relawan menunjukkan besarnya rasa nasionalisme dan dukungan anak muda Indonesia terhadap perjuangan para atlet yang membawa nama harum bangsa di kancah internasional.

“Semoga atlet-atlet Indonesia bisa meraih kesuksesan prestasi di Asian Games 2026,” pungkas Dion. (jef)

Atlet para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila mencetak sejarah di Asian Para Games 2026. Berpasangan dengan Hikmat Ramdani, Ratri merebut medali emas ganda campuran SL3-SU5 pada Jumat (23/10).(foto:agung/NPC Indonesia)
Jumat, 23 Oktober 2026

Catatkan Sejarah 4 Emas Beruntun, Ratri/Hikmat Bangkit Taklukkan India di Asian Para Games 2026

Atlet para bulu tangkis kebanggaan Indonesia, Leani Ratri Oktila mencetak sejarah di Asian Para Games 2026. Berpasangan dengan Hikmat Ramdani, Ratri merebut medali emas ganda campuran SL3-SU5 pada Jumat (23/10).

Barce Layaba dan Leli Marlina membeberkan kunci suksesnya setelah berhasil meraih medali emas di Asian Para Games 2026. (foto:agung/NPC Indonesia)
Jumat, 23 Oktober 2026

Kunci Sukses Barce Layaba/Leli Marlina di Asian Para Games 2026, Persembahkan Medali Emas untuk David Jacobs

Barce Layaba dan Leli Marlina membeberkan kunci suksesnya setelah berhasil meraih medali emas di Asian Para Games 2026. Mentalitas untuk tak kalah sebelum bertanding membuat mereka tak ciut nyali ketika bertemu atlet-atlet dunia di Jepang.

Pada final 100 meter putri T12 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Rabu (21/10/2026) malam, Arianti finish ketiga dengan waktu 12,51 detik.(foto:dok/NPC Indonesia)
Jumat, 23 Oktober 2026

Raih Medali Perunggu di Asian Para Games 2026, Ni Made Arianti Putri Ungkap Pentingnya Bangun Chemistry dengan Guide Runner

Di atas kertas, capaian Ni Made Arianti Putri di Asian Para Games 2026 di Nagoya memang menurun. Empat tahun lalu di Hangzhou, sprinter tunanetra asal Denpasar, Bali, itu meraih emas 100 meter putri T12.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026