Seragam Tim Indonesia untuk Asian Games 2026 Usung Nuansa Wastra Nusantara

Jumat, 04 September 2026
Bagikan:
Seragam resmi Tim Indonesia untuk ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tampil dengan sentuhan wastra Nusantara. (foto: istimewa)
Seragam resmi Tim Indonesia untuk ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tampil dengan sentuhan wastra Nusantara. (foto: istimewa)

Jakarta: Seragam resmi Tim Indonesia untuk ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026 tampil dengan sentuhan wastra Nusantara. Kekayaan tekstil dan seni tradisional Indonesia diterjemahkan ke dalam desain busana olahraga yang akan dikenakan para atlet saat berlaga di Jepang.

Rangkaian seragam resmi Tim Indonesia tersebut diluncurkan melalui kolaborasi Sarinah sebagai kurator desain, Mills sebagai Official Apparel Partner, serta desainer Ghea Panggabean melalui Ghea Fashion Studio.

Desain seragam mengusung narasi tentang perjuangan para atlet. Ornamen Gorga, seni ukir tradisional khas Toba yang melambangkan kekuatan dan perlindungan, dipadukan dengan motif kain Limar khas Sumatera Selatan yang merepresentasikan kehormatan, keunggulan, dan kemuliaan.

Seluruh desain itu dirangkai dalam semangat “Woven by Hope. Strengthened by the Same Spirit. Carrying Indonesia in Every Step.”

Direktur Utama Sarinah, Raisha Syarfuan, mengatakan kolaborasi tersebut menjadi upaya menghadirkan warisan budaya Nusantara dalam sebuah karya yang dapat tampil di panggung global.

Menurutnya, seragam ini tidak hanya dirancang sebagai pakaian olahraga, tetapi juga membawa identitas dan nilai budaya Indonesia. Nilai-nilai yang terkandung dalam motif Gorga dan Limar diharapkan dapat menjadi energi tambahan bagi kontingen Indonesia dalam setiap langkah perjuangan mereka.

Peluncuran koleksi ini juga menandai 45 tahun dedikasi Ghea Panggabean dalam merawat wastra Nusantara. Kolaborasi tersebut sekaligus menjadi kali pertama Ghea merambah dunia busana olahraga.

Ghea Panggabean mengatakan mendapat kehormatan untuk mendesain seragam para duta olahraga Indonesia. Ia ingin para atlet merasa kuat dan percaya diri, sekaligus bangga membawa identitas Nusantara ketika tampil di arena.

CEO Mills, Tjia Kong Hou, mengatakan pihaknya menerjemahkan arah visual dan karakter desain koleksi ke dalam rangkaian apparel yang memadukan estetika dengan kebutuhan performa atlet.

Dengan begitu, para atlet diharapkan dapat tampil nyaman dan percaya diri saat membawa Merah Putih di panggung kompetisi.

Chief de Mission Tim Indonesia Asian Games Aichi-Nagoya 2026, Todotua Pasaribu, menegaskan jersey tersebut diharapkan menjadi sumber kebanggaan bagi para atlet saat berjuang di Asian Games.

“Para atlet diharapkan dapat bertarung dengan kepala tegak dan mengibarkan Merah Putih di panggung tertinggi Asian Games 2026,” ujarnya.

Ketua Umum Komite Olimpiade Indonesia (NOC Indonesia), Raja Sapta Oktohari, menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menyebut apparel Tim Indonesia menjadi representasi identitas dan kebanggaan bangsa sekaligus simbol kekayaan budaya Indonesia di panggung dunia.

Kehadiran elemen budaya dalam seragam itu juga diharapkan menjadi pengingat bahwa di balik perjuangan para atlet, ada harapan dan dukungan dari masyarakat Indonesia.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 19 September hingga 4 Oktober 2026 di Jepang. Melalui seragam yang memadukan identitas budaya dan semangat olahraga, Tim Indonesia siap membawa harapan bangsa dalam setiap langkah perjuangan di panggung Asian Games.(Dok)

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026