Kemenpora Dorong Pemetaan Talenta melalui Pelatihan Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026
Bagikan:
Kemenpora RI perkuat implementasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) Tahun 2026. (foto: Kemenpora)
Kemenpora RI perkuat implementasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) Tahun 2026. (foto: Kemenpora)

Semarang: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus memperkuat implementasi Manajemen Talenta Nasional (MTN) melalui penyelenggaraan Pelatihan Manajemen Talenta Nasional melalui Sertifikasi Tenaga Olahraga Pendidikan Tahun 2026. Kegiatan dibuka di Hotel Horison Semarang, Jawa Tengah, Kamis (30/7).

Pelatihan diikuti oleh 70 peserta yang terdiri atas Guru Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) jenjang Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kota Semarang. Program ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru PJOK dalam  membangun budaya gerak dan melakukan identifikasi potensi bakat  olahraga peserta didik sebagai bagian dari implementasi Manajemen Talenta Nasional.

Dalam sambutannya, Plt. Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga, Rika Aninggar Fitriasari, menegaskan bahwa guru PJOK memiliki peran strategis dalam membangun fondasi  Generasi Emas Indonesia.

"Melalui pelatihan ini, Guru PJOK diharapkan mampu  menanamkan budaya gerak disekolah sebagai tahapan awal Manajemen Talenta Nasional. Berawal dari pemasalan olahraga agar peserta didik menyukai aktivitas olahraga sehingga partisipasi olahraga meningkat, kemudian dilanjutkan dengan identifikasi potensi talentanya. Data hasil identifikasi tersebut nantinya akan menjadi bagian dari Satu Data Talenta Nasional yang sedang kami susun bersama Bappenas," ujar Rika.

Sementara itu, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Pembudayaan Olahraga, Angga Prananda Bakti, dalam laporannya menjelaskan bahwa pelatihan ini tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi menekankan implementasi di sekolah masing-masing.
"Peserta akan melaksanakan tugas aktualisasi sebagai bentuk implementasi Manajemen Talenta Nasional di sekolah. Aktualisasi ini menjadi stimulus agar program dapat berkelanjutan, dengan output berupa identifikasi potensi talenta peserta didik," jelas Angga.

Sekretaris Dinas Kepemudaan dan Olahraga Provinsi Jawa Tengah, Syurya Deta Syafrie, S.T., M.T., yang mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, menyampaikan apresiasi kepada Kemenpora atas penyelenggaraan pelatihan tersebut. Menurutnya, peningkatan kapasitas guru PJOK merupakan langkah penting dalam memperkuat ekosistem pembinaan olahraga sejak usia sekolah sekaligus mendukung lahirnya bibit-bibit atlet berprestasi dari daerah.

Dalam pelaksanaannya, pelatihan menggunakan metode blended learning. Kegiatan diawali dengan pembelajaran tatap muka selama dua hari pada 30–31 Juli 2026, dilanjutkan dengan pembelajaran mandiri melalui Learning Management System (LMS) selama tiga hari, yaitu 1–3 Agustus 2026.

Kegiatan pelatihan ini menghadirkan jajaran narasumber ahli dan akademisi bidang keolahragaan di antaranya Prof. Dr. Bambang Abduljabar, M.Pd (Universitas Pendidikan Indonesia), Prof. Dr. H. Dikdik Zafar Sidik, M.Pd. (Universitas Pendidikan Indonesia), Prof. Dr. Tandiyo Rahayu, M.Pd (Universitas Negeri Semarang), dan Dr. Donny Ardy Kusuma, S.Pd., M.Kes (Universitas Negeri Surabaya)., Jonas Wibowo , P.hd (Ruhr University Bochum).

Sebagai tahap akhir, setiap peserta diwajibkan melaksanakan aktualisasi di sekolah masing-masing selama 2 minggu dengan mengimplementasikan materi pelatihan, khususnya dalam melakukan identifikasi potensi talenta olahraga peserta didik. Hasil aktualisasi tersebut kemudian disampaikan kepada panitia sebagai syarat evaluasi. 

Sertifikat kelulusan akan diberikan kepada peserta yang telah menyelesaikan seluruh rangkaian pembelajaran, termasuk pembelajaran tatap muka, LMS, dan tugas aktualisasi. (ul)

Menpora Erick Thohir mengikuti Karnaval “Bersatu Harmoni Nusantara” dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8) malam.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Ikuti Karnaval Bersatu Harmoni Nusantara, Menpora Erick Ingatkan Kerasnya Perjuangan Para Atlet Kibarkan Merah Putih

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengikuti Karnaval “Bersatu Harmoni Nusantara” dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8) malam. Menpora mengikuti kegiatan ini secara langsung dengan menaiki kendaraan truk hias yang merupakan kolaborasi Kemenpora, Utusan Khusus Presiden, dan Chef de Mission (CdM) Asian Games 2026.

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia di kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Selasa, 18 Agustus 2026

Yolla Yuliana Bangga Ikut Karnaval HUT ke-81 Republik Indonesia untuk Memperkuat Rasa Cinta Tanah Air

Atlet voli putri Indonesia, Yolla Yuliana, merasakan pengalaman berbeda dalam perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia. Untuk pertama kalinya, Yolla ikut ambil bagian dalam memeriahkan karnaval bersama Kemenpora yang dimulai dari kawasan Monas menuju Bundaran HI, Jakarta, Senin (17/8).

Menpora RI Erick Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di Istana Merdeka, Jakarta. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Senin, 17 Agustus 2026

Menpora Erick Maknai HUT ke-81 RI: Kemerdekaan Adalah Keberanian Mengibarkan Bendera Merah Putih di Pentas Dunia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir bersama istri, Elizabeth Tjandra Thohir Senin (17/8) pagi, menghadiri peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2026 di halaman Istana Merdeka, Jakarta.

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)
Sabtu, 15 Agustus 2026

Kisah Perjuangan Citra: Dari Jualan Kacang hingga Juara Karate

Sejak kecil, Citra harus menghadapi kehidupan yang penuh keterbatasan. Gadis 10 tahun asal Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan, itu bahkan kehilangan sang ayah ketika usianya baru delapan tahun. (foto: detik.com)

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi.(foto: dok/Kemenpora)
Jumat, 14 Agustus 2026

Kenalan dengan Nolina, Sosok Inspiratif yang Mengubah Tantangan Menjadi Kekuatan

Nolina adalah seorang atlet disabilitas para archery, salah satu peserta ToT Olahraga Disabilitas Kemenpora di Mojokerto, yang membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk meraih mimpi. Dengan semangat, kerja keras, dan keyakinan pada diri sendiri, ia terus melangkah menghadapi berbagai tantangan untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai.(foto: Bagus/Kemenpora).
Rabu, 12 Agustus 2026

Hampir Menyerah, Gladys Kini Jadi Paskibraka Tingkat Pusat Wakili Papua Tengah

Gladys Manuella Aibekob sempat yakin cita-citanya menjadi Paskibraka tingkat pusat telah berakhir. Ternyata Gladys menjadi peserta terakhir yang diwawancarai

Rahma Yuniarsih sosok pemuda inspiratif yang membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.(foto: istimewa)
Selasa, 04 Agustus 2026

Dari Keresahan Menjadi Gerakan, Kisah Rahma Yuniarsih Menggerakkan Ribuan Pemuda Lewat Literasi

Rahma Yuniarsih merupakan sosok pemuda inspiratif yang percaya bahwa perubahan besar selalu berawal dari langkah kecil. Berangkat dari kepeduliannya terhadap ruang belajar dan kreativitas anak muda di masa pandemi, ia membangun komunitas Rumah Basama dan Jambi Karya Raya yang kini menjadi wadah bagi ribuan pemuda untuk belajar, berkolaborasi, dan menciptakan dampak positif bagi masyarakat.

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Sampaikan Pesan Presiden pada Peringatan Hari Pramuka ke-65

Peringatan Hari Pramuka ke-65 menjadi momentum untuk meneguhkan kembali peran Pramuka sebagai wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan, sekaligus mendorong generasi muda agar terus berkarya, berinovasi, dan berkontribusi bagi kemajuan Indonesia menuju Indonesia Emas 2045.

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo
Jumat, 14 Agustus 2026

Menpora Erick Hadiri Sidang Tahunan MPR RI yang Dipimpin Presiden Prabowo

Kehadiran Menpora Erick Thohir dalam Sidang Tahunan MPR RI 2026 memperkuat komitmen pemerintah dalam mengawal pembangunan kepemudaan, sejalan dengan pesan Presiden Prabowo bahwa pemuda merupakan kunci utama keberhasilan Indonesia memanfaatkan bonus demografi menuju Indonesia maju.

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional
Senin, 10 Agustus 2026

Kemenpora Tingkatkan Kompetensi Penggerak Olahraga Disabilitas Melalui Pelatihan Nasional

Melalui ToT Penggerak Olahraga Disabilitas, Kemenpora tidak hanya mencetak pelatih yang lebih kompeten, tetapi juga membangun ekosistem olahraga yang lebih inklusif agar semakin banyak penyandang disabilitas memiliki kesempatan berolahraga, berkembang, dan berprestasi untuk Indonesia.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner destkop HUT RI 81 Banner mobile HUT RI 81