Gelar ToT Berdaya di Majalengka, Kemenpora Komitmen Pembangunan Ekosistem Olahraga Inklusif dan Berkeadilan

Jumat, 17 Juli 2026
Bagikan:
Kemenpora RI terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan dengan menggelar ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.(foto:Muclis/kemenpora.go.id)
Kemenpora RI terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan dengan menggelar ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.(foto:Muclis/kemenpora.go.id)

Majalengka: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk "Berdaya" yang digelar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Program ToT ini dirancang bukan sekadar pelatihan sertifikasi biasa, melainkan sebuah inisiasi strategis untuk melahirkan motor penggerak serta agen pembudayaan olahraga bagi penyandang disabilitas di tingkat akar rumput.

Hal tersebut ditegaskan oleh Plt. Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Kemenpora, Ahmad Arsani, saat pembukaan kegiatan ToT Penggerak Olahraga Disabilitas "Berdaya" Kabupaten Majalengka di Hotel Fitra, Kamis (16/7) siang.

Dalam keterangannya, Arsani memaparkan bahwa peningkatan jumlah pelatih penggerak sangat penting untuk mendongkrak partisipasi olahraga di kalangan penyandang disabilitas. Pasalnya, dari total 22,9 juta jiwa penyandang disabilitas di Indonesia, saat ini baru 11,6 persen yang aktif berolahraga.

Kondisi tersebut diperparah dengan keterbatasan jumlah tenaga kepelatihan. Saat ini, Indonesia tercatat baru memiliki 92 pelatih disabilitas yang berlatar belakang National Paralympic Committee Indonesia (NPCI).

"Untuk mendongkrak partisipasi berolahraga serta mencetak lebih banyak atlet disabilitas berprestasi, kita membutuhkan peningkatan jumlah pelatih, pendamping, dan penggerak olahraga disabilitas yang kompeten. Itulah yang melatarbelakangi dicetuskannya program ToT 'Berdaya' ini," ujar Arsani.

Lebih lanjut, Arsani menjelaskan bahwa program "Berdaya" dirancang secara terstruktur melalui empat fase berjenjang. Fase Pertama, yakni pembentukan master trainer.

"Telah dilaksanakan pada April lalu dengan melibatkan 30 atlet elite internasional. Peserta yang lulus seleksi komprehensif ini digembleng untuk siap menjadi instruktur bagi para pelatih di daerah," katanya.

Selanjutnya, fase Kedua merupakan pelaksanaan pelatihan intensif bagi para pelatih lokal yang memiliki komitmen kuat untuk menggerakkan olahraga disabilitas di daerah masing-masing.

"Fase Ketiga merupakan aktualisasi, yakni periode implementasi langsung di mana para pelatih menerapkan keterampilan yang didapat ke tingkat komunitas atau kelompok disabilitas." tambahnya.

Ditambahkannya , fase selanjutnya adalah monitoring dan evaluasi, yang merupakan tahap pengawasan, evaluasi dampak program, serta finalisasi laporan capaian.

Agenda ToT yang berlangsung selama dua hari ini diikuti oleh 120 peserta penggerak olahraga disabilitas dari wilayah Kabupaten Majalengka. Untuk memastikan mutu pelatihan, Kemenpora menghadirkan para pakar kepelatihan olahraga adaptif dari berbagai unsur, termasuk akademisi.

Selama pelatihan, para peserta dibekali dengan berbagai materi komprehensif, antara lain, Olahraga Adaptif dan Para Sport. Membahas konsep dasar olahraga disabilitas, cabang olahraga paralimpik, serta sistem pembinaannya.

Klasifikasi Olahraga Disabilitas adalah pengenalan karakteristik olahraga berdasarkan jenis hambatan yang dihadapi. Metode Pelatihan Adaptif, yang mengajarkan rinsip-prinsip dasar dalam menyusun dan melaksanakan program latihan yang ramah bagi atlet disabilitas.

Identifikasi Bakat merupakan teknik dan metode untuk menemukan potensi olahraga adaptif sejak dini pada penyandang disabilitas.

"Melalui program ini, Kemenpora berharap dapat menciptakan dampak jangka panjang bagi pemenuhan hak berolahraga yang setara bagi seluruh lapisan masyarakat." tutup Arsani. (muc)

Kemenpora RI terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan dengan menggelar ToT Penggerak Olahraga Disabilitas di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.(foto:Muclis/kemenpora.go.id)
Jumat, 17 Juli 2026

Gelar ToT Berdaya di Majalengka, Kemenpora Komitmen Pembangunan Ekosistem Olahraga Inklusif dan Berkeadilan

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) terus mempertegas komitmennya dalam membangun ekosistem olahraga yang inklusif dan berkeadilan. Salah satu langkah konkretnya diwujudkan melalui program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas bertajuk "Berdaya" yang digelar di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat.

Kemenpora RI mengajak Persatuan Pensiunan Telkom (P2tel) untuk memeriahkan program olahraga Rabu Bugar. (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Rabu, 15 Juli 2026

Kemenpora Ajak P2tel Meriahkan Rabu Bugar, Terus Menginspirasi Masyarakat untuk Hidup Sehat dan Bugar dengan Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI), mengajak Persatuan Pensiunan Telkom (P2tel) untuk memeriahkan program olahraga Rabu Bugar, guna mengajak dan menginspirasi seluruh masyarakat Indonesia agar gemar berolahraga untuk hidup sehat dan bugar.

Menpora Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7). (foto:bagus/kemenpora.go.id)
Selasa, 14 Juli 2026

Soroti Isu Kepemudaan, Menpora Erick Jadikan Wirasena Youth Camp dan indonesia Youth Summit Sebagai Program Kelahiran Pemimpin Masa Depan

Realitas di balik bonus demografi yang saat ini juga menjadi isu melemahkan potensi serta peran pemuda tanah air menjadi sorotan utama Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir, saat melakukan Rapat Kerja (Raker) dengan Komisi X DPR RI yang berlangsung di ruang Rapat Komisi X DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (14/7).

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Menpora dan Gubernur DKI Jakarta Kolaborasi Hadirkan Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026
Rabu, 15 Juli 2026

Menpora dan Gubernur DKI Jakarta Kolaborasi Hadirkan Wirasena Youth Camp dan Indonesia Youth Summit 2026

Penandatanganan nota kesepakatan tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta

Menpora Erick Lantik Sesmenpora dan Deputi Pengembangan Industri Olahraga
Selasa, 14 Juli 2026

Menpora Erick Lantik Sesmenpora dan Deputi Pengembangan Industri Olahraga

Menpora Erick Harap Transformasi Kemenpora dan Sport Industry Indonesia Naik Kelas

Menpora Erick dan Wamenpora Taufik Lepas Ribuan Peserta Bhinneka Run 2026
Kamis, 09 Juli 2026

Menpora Erick dan Wamenpora Taufik Lepas Ribuan Peserta Bhinneka Run 2026

Tema yang diusung memiliki makna dan pengingat bahwa keberagaman merupakan kekuatan yang dapat menyatukan

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile