Dua Kali Menang di Laga FIFA Matchday, Peringkat Indonesia Diharapkan Mendekati Angka 100

Rabu, 10 Juni 2026
Bagikan:
Hasil positif kembali diukir Timnas Indonesia pada laga kedua FIFA Matchday, Ole Romeny berhasil mencetak gol ke gawang Mozambik 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6) malam.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Hasil positif kembali diukir Timnas Indonesia pada laga kedua FIFA Matchday, Ole Romeny berhasil mencetak gol ke gawang Mozambik 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6) malam.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

Jakarta: Hasil positif kembali diukir Timnas Indonesia pada laga kedua FIFA Matchday, setelah sebelumnya mengalahkan Oman 3-0, Rizky Ridho dkk kembali berhasil mengalahkan Mozambik dengan skor tipis 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Selasa (9/6) malam.

Jalannya pertandingan sejak awal memang cukup ketat. Indonesia hampir mencetak gol cepat di menit ke-3. Umpan sepak pojok Kevin Diks bisa ditanduk oleh Elkan Baggott, sayangnya sundulan Baggott menerpa tiang. Bola memantul ke Ole Romeny tapi kembali ke arah tiang gawang.

Gol Indonesia akhirnya tercipta di menit ke-12. Umpan terobosan Ragnar Oratmangoen membebaskan dari Ole Romeny. Ole berhasil mengecoh kiper Mozambik, Ivane Francisco Urrabal dan melesatkan bola ke gawang menjadi gol.

Indonesia sempat membuat gol kedua saat sepak pojok Diks langsung meluncur ke gawang Mozambik. Namun, gol ini dianulir karena lebih dulu terjadi pelanggaran ke Ivane. Skor 1-0 untuk Indonesia bertahan hingga babak pertama tuntas.

Awal babak kedua berlangsung ketat. Banyak duel-duel terjadi hingga kedua tim sulit bikin peluang berbahaya. Indonesia perlahan bisa memegang kendali laga. Mozambik memilih menumpuk banyak pemain di belakang untuk meredam Indonesia. 

Rayhan Hannan yang baru dimasukkan bisa membongkar lini belakang Mozambik dengan kecepatannya di sisi kanan. Umpannya menjangkau Nathan Tjoe-A-On di tiang jauh. Sepakan Nathan masih menerpa tiang di menit ke-67.

Mozambik mencuri peluang dari Alcides yang tak terkawal di sisi kanan. Sepakan Alcides hanya melambung tipis dari gawang Paes di menit ke-70. Dari sisi yang sama, Mozambik kembali mengancam. Celton Jamisse melepas sepakan keras ke tiang dekat. Paes masih sigap menepis bola.

Hingga peluit akhir berbunyi, Indonesia gagal menambah gol dan menutup kemenangan dengan skor 1-0. Kemenangan di dua pertandingan ini diharapkan Ketua Umum PSSI Erick Thohir bisa memperbaiki peringkat Indonesia di ranking FIFA. 

Indonesia sendiri bertengger di peringkat ke-119, setelah menang 3-0 atas Oman, Jumat (5/6) lalu. "Alhamdulilah hari ini kita bisa mengambil poin penuh, artinya Coach Jhon Herdman di dua pertandingan ini mendapatkan tentu perbaikan peringkat. Karena Oman ranking 79, Mozambik 101. Nanti kita lihat dari hitungan FIFA turun atau naik. Mudah-mudahan sesuai target kita ke depan bisa mendekati angka 100," ujar Ketum PSSI Erick. 

Ketua Umum PSSI Erick Thohir juga melihat permainan yang ditunjukkan pemain sangat bagus. Bahkan beberapa kali Indonesia memiliki peluang emas yang gagal dikonversi menjadi gol karena membentur tiang gawang.   

"Anak-anak bermain baik, pertandingan cukup saling serang dan strategi juga saling berubah. Para pemain kita sudah sangat bagus, bahkan ada dua kali peluang kita tidak bisa menjadi gol karena membentur tiang gawang," kata Ketum Erick.(amr)

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

CFD Jalan Sudirman Bogor, Warga Bergerak Bersama Wujudkan Hidup Aktif dan Bugar

Ratusan warga memadati Jalan Sudirman, Kota Bogor, Minggu (25/10) pagi, untuk mengikuti Car Free Day (CFD) yang berlangsung pukul 06.00 hingga 09.00 WIB. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk berolahraga sekaligus membangun kebiasaan hidup aktif dan bugar.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026