Indeks Reformasi Birokrasi Kemenpora Meningkat, Komisi X DPR RI Apresiasi Upaya Menpora Erick Lakukan Deregulasi dan Ubah Kultur Internal

Selasa, 02 Juni 2026
Bagikan:
Transformasi Birokrasi sebagai program unggulan Kemenpora di bawah pimpinan Menpora Erick Thohir mendapatkan sambutan positif pada Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Kemenpora, Selasa (2/6) sore.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Transformasi Birokrasi sebagai program unggulan Kemenpora di bawah pimpinan Menpora Erick Thohir mendapatkan sambutan positif pada Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Kemenpora, Selasa (2/6) sore.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Jakarta: Transformasi Birokrasi sebagai salah satu program unggulan Kementrian Pemuda dan Olahraga RI (Kemenpora) di bawah pimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga RI (Menpora) Erick Thohir, menjadi salah satu topik pembahasan yang mendapatkan sambutan positif, dalam Rapat Kerja Komisi X DPR RI dengan Kemenpora, Selasa (2/6) sore.

Dalam pemaparannya, Menpora Erick menyampaikan transformasi birokrasi sebagai perbaikan internal Kemenpora adalah komitmen untuk melakukan perbaikan pelayanan bidang kepemudaan dan olahraga kepada masyarakat.Hasilnya, nilai Indeks Reformasi Birokrasi Kemenpora meningkat dari 80,35 menjadi 82,38 persen.

Hal ini tentu tak lepas dari upaya Kemenpora menjalankan arahan Presiden Prabowo Subianto yaitu mendorong deregulasi besar-besaran. Dari awalnya total 191 Permenpora, kini hanya tersisa 4 Permenpora yang mengatur pelayanan kepemudaan, pembudayaan olahraga, olahraga prestasi dan industri olahraga.

Bahkan jumlah pasal Permenpora yang awalnya mencapai 1500 pasal, telah berkurang sampai 60 persen sehingga tinggal tersisa 600 pasal.

“Sesuai arahan Bapak Presiden bahwa kita harus memberikan pelayanan maksimal kepada masyarakat, dengan melakukan transformasi birokrasi sebagai fondasi dan kunci utama. Tidak ada lagi aturan berbelit-belit dan rumit yang malah menjadi penghambat kontribusi beragam stake holder, untuk ikut memajukan kepemudaan dan prestasi olahraga kita. Alhamdulillah upaya Kemenpora untuk menghadirkan aturan yang efektif dan efisien melalui deregulasi Permenpora membuahkan hasil positif. Ditambah juga dengan transformasi kultur internal, sehingga Indeks Reformasi Birokrasi Kemenpora meningkat,” ujar Menpora Erick.

Upaya mengubah kultur internal diantaranya dilakukan dalam bentuk program peningkatan kompetensi pegawai, penyederhanaan standard operating procedure (SOP) di kalangan Kemenpora, sistem penghargaan berbasis kinerja, dan digitalisasi untuk mewujudkan kinerja yang efektif dan efisien.

“Peningkatan nilai Indeks Reformasi Birokrasi Kementerian Pemuda dan Olahraga merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Kemenpora dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin profesional, transparan, efektif, dan berorientasi pada pelayanan publik. Capaian ini tentu menjadi motivasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan dan transformasi birokrasi. Ke depan, Kemenpora akan terus meningkatkan kualitas di seluruh lini agar mampu mencapai nilai yang lebih optimal hingga masuk kategori memuaskan atau kategori A, dengan target nilai 85-90,” pungkas Menpora Erick.

Keberhasilan ini mendapat penilaian positif sekaligus pesan dari anggota Komisi X DPR RI dari Partai Demokrat, Sabam Sinaga. “Kami apresiasi tindakan yang dikerjakan pak menteri berkaitan simplikasi aturan. Aturan yang dibuat jangan menjadi kekosongan hukum, jangan merugikan pelaku olahraga dan para pemuda dan jangan sampai menimbulkan interpretasi beragam,” ujarnya.(put)

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Mentalitas Juara Subhan/Rina Marlina Berbicara di Asian Para Games 2026, Sukses Lawan Rasa Sakit dan Trauma Paris

Pasangan ganda campuran para bulu tangkis Indonesia, Subhan/Rina Marlina, menunjukkan mentalitas juaranya ketika berhasil mempertahankan medali emas klasifikasi SH6 di Asian Para Games 2026.

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 23 Oktober 2026

Naik dari Medali Perunggu ke Perak, Fredy Setiawan Bidik Paralimpiade

Atlet para bulu tangkis andalan Indonesia, Fredy Setiawan, mempersembahkan medali perak dari nomor tunggal putra SL4 di Asian Para Games 2026.

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, di kampung halamannya di Sumsel justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata.(dok.Beny/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Dari Desa untuk Indonesia Emas 2045, Misi Irfan Bangun Generasi Melek Digital di Wirasena Youth Camp 2026

Bagi Irfan Syah, teknologi seharusnya membuka jalan bagi anak-anak desa untuk meraih masa depan yang lebih luas. Namun, kenyataan yang ia temui di kampung halamannya di Sumatera Selatan justru menunjukkan tantangan berbeda, akses internet yang belum merata, keterbatasan fasilitas komputer, hingga penggunaan gawai yang belum sepenuhnya produktif.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026