Kemenpora Kuatkan Diplomasi Pemuda Melalui OIC Youth Capital Konya 2026 di Turki

Senin, 11 Mei 2026
Bagikan:
Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Ery Alfia Yudha, dan Nur Ghina Muslimah turut menghadiri Grand Opening Ceremony OIC Youth Capital di Selçuklu Congress Center, Konya, Turki 11 Mei 2026.(foto:dok/kemenpora.go.id)
Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Ery Alfia Yudha, dan Nur Ghina Muslimah turut menghadiri Grand Opening Ceremony OIC Youth Capital di Selçuklu Congress Center, Konya, Turki 11 Mei 2026.(foto:dok/kemenpora.go.id)

Konya: Konya, Turki, resmi terpilih sebagai OIC Youth Capital 2026. OIC Youth Capital merupakan program unggulan Islamic Cooperation Youth Forum (ICYF), lembaga afiliasi OKI (Organisasi Kerjasama Islam) yang fokus pada pengembangan dan pemberdayaan generasi muda di negara anggota. Pembukaan program internasional ini berlangsung pada 10–12 Mei 2026, menandai dimulainya serangkaian kegiatan yang bertujuan memperkuat kerja sama dan dialog antar-pemuda Islam di dunia.

Delegasi Indonesia yang diwakili oleh Ery Alfia Yudha, dan Nur Ghina Muslimah turut menghadiri Grand Opening Ceremony OIC Youth Capital di Selçuklu Congress Center, Konya, Turki 11 Mei 2026. Turut hadir pula Presiden OIC Youth Indonesia sekaligus Committee Member ICYF mewakili kawasan Asia, Astrid Nadya Rizqita. Kehadiran delegasi Indonesia menjadi wujud dukungan dan komitmen Indonesia dalam peningkatan pemberdayaan pemuda secara global.

Perwakilan Sekretariat Jenderal OKI, Dr. Boubakari Maiga, menyampaikan apresiasi atas kontribusi ICYF sejak berdiri pada 2014. Ia menegaskan komitmen OKI untuk mengawal pelaksanaan OIC Youth Capital Konya 2026 serta mengoordinasikan berbagai badan OKI agar program berjalan sesuai prinsip dan visi organisasi.

Pembukaan acara dimeriahkan dengan pertunjukan seni kolosal yang menampilkan perjalanan panjang sejarah Konya, hingga perkembangan kota modern dengan infrastruktur ruang publik yang merefleksikan harmoni antara modernitas, sejarah, dan spiritualitas. Penampilan ini mendapat apresiasi besar dari seluruh delegasi.

Sejumlah pejabat tinggi turut memberikan sambutan antara lain H.E. Ugur Ibrahim Altay, Wali Kota Konya; H.E. Taha Ayhan – Presiden ICYF ; H.E. Osman Aşkın Bak, Menteri Pemuda dan Olahraga Turki. Dalam sambutannya, Presiden ICYF menyoroti masih adanya konflik di dunia Islam dan menekankan pentingnya peran pemuda dalam membawa gagasan konstruktif bagi perdamaian, keadilan, dan kemajuan dunia.

“Turki dengan bangga menyambut para pemuda dari seluruh dunia Islam di Konya. Kami percaya bahwa pemuda adalah kekuatan utama dalam membangun masa depan yang lebih damai, adil, dan bersatu. Melalui OIC Youth Capital 2026, kami ingin memberikan ruang bagi generasi muda untuk berkarya, berdialog, dan memperkuat solidaritas umat,” tegas Osman Aşkın Bak.

Senada dengan Presiden ICYF, Committee Member ICYF mewakili kawasan Asia, Astrid Nadya Rizqita menyampaikan bahwa Indonesia hadir dalam forum tersebut untuk memperkuat kolaborasi antarnegara.

"Konya bukan sekadar kota sejarah, tapi juga simbol bagaimana pemuda bisa menjembatani warisan budaya untuk masa depan. Indonesia hadir untuk bekerja sama, bukan sekadar hadir," ujar Astrid usai acara. 

Senada dengan hal tersebut, Ery Alfia Yudha menegaskan bahwa partisipasi Indonesia dalam OIC Youth Capital 2026 merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat diplomasi pemuda.

“Partisipasi Indonesia di OIC Youth Capital 2026 menunjukkan komitmen kita untuk terus memperkuat diplomasi pemuda. Kolaborasi lintas negara adalah kunci menghadirkan masa depan yang lebih inklusif bagi dunia Islam,” sebut Ery.

Sementara itu, Nur Ghina Muslimah menyoroti pentingnya peran mahasiswa dan ekonomi kreatif dalam diplomasi pemuda. Ghina aktif memperkenalkan Indonesia lewat oleh-oleh dan busana khas Indonesia kepada tuan rumah dan delegasi dari negara lain.
Puncak acara ditandai dengan Key Handover Ceremony, di mana Maroko sebagai tuan rumah OIC Youth Capital 2025.

menyerahkan kunci simbolis kepada Pemerintah Kota Konya untuk penyelenggaraan tahun 2026. Pada kesempatan tersebut, logo resmi OIC Youth Capital Konya 2026 juga diperkenalkan kepada publik. Sepanjang tahun 2026, Konya akan menjadi pusat berbagai program kepemudaan bagi negara anggota OKI.(ery/thi)

Menpora RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) sore. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Rabu, 07 Oktober 2026

Buka Indonesian Padel League 2026, Menpora Erick Bangga Banyak Cabor Mulai Kembangkan Liga dan Tim Nasional

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir membuka Indonesian Padel League (IPL) 2026 di Bandeja Padel Arena, Jalan Karang Bolong VI, Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, Selasa (6/10) sore. Menpora melakukan servis pertama sebagai tanda dibukanya kompetisi liga padel pertama di Indonesia ini.

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Ajang olahraga para tingkat Asia tersebut merupakan penyelenggaraan kelima Asian Para Games.(dok.website resmi asianparagames-2026.org/)
Selasa, 06 Oktober 2026

Mengenal 18 Cabor pada Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026

Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 akan berlangsung pada 18–24 Oktober 2026 di Aichi-Nagoya, Jepang. Ajang olahraga para tingkat Asia tersebut merupakan penyelenggaraan kelima Asian Para Games.

Kongres Pemuda Kedua yang digelar pada 27-28 Oktober 1928 di Jakarta. Peristiwa tersebut kemudian dikenang sebagai salah satu tonggak penting dalam perjalanan persatuan bangsa dan melahirkan apa yang kini dikenal sebagai Sumpah Pemuda.(dok:Kompas.com)
Selasa, 06 Oktober 2026

Menelusuri Sejarah di Balik Sumpah Pemuda

Sejarah di balik sumpah pemuda yang bermula dari semangat para pemuda dari berbagai daerah, suku, agama, dan organisasi yang memilih mengesampingkan perbedaan untuk membangun persatuan Indonesia.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

Presiden FIFA dan Ketum PSSI Tinjau Kesiapan SUGBK Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Presiden FIFA dan Ketum PSSI Tinjau Kesiapan SUGBK Jelang Final FIFA ASEAN Cup 2026

Peninjauan Presiden FIFA dan Ketum PSSI menjadi bagian dari persiapan akhir SUGBK sebagai venue final dan upacara penutupan FIFA ASEAN Cup 2026, sekaligus memastikan seluruh fasilitas stadion siap digunakan untuk laga Indonesia melawan Thailand.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop ISS 2026 Banner mobile ISS 2026