Kemenpora Masuk 10 Besar Kementerian Terpopuler, Cerminkan Kepercayaan Publik

Kamis, 16 April 2026
Bagikan:
Kemenpora di bawah pimpinan Menpora Erick Thohir berhasil masuk dalam daftar 10 besar kementerian dengan tingkat popularitas tertinggi berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Cyrus Network.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Kemenpora di bawah pimpinan Menpora Erick Thohir berhasil masuk dalam daftar 10 besar kementerian dengan tingkat popularitas tertinggi berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Cyrus Network.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di bawah pimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir berhasil masuk dalam daftar 10 besar kementerian dengan tingkat popularitas tertinggi berdasarkan hasil survei terbaru yang dirilis oleh Cyrus Network.  Survei tersebut melibatkan 1.260 responden yang diwawancarai secara tatap muka di 126 desa/kelurahan di 38 provinsi di Indonesia pada periode 1-5 April 2026.

Pencapaian ini menempatkan Kemenpora di posisi kedelapan, menunjukkan meningkatnya perhatian publik terhadap sektor kepemudaan dan olahraga di tanah air , serta kepercayaan dan apresiasi masyarakat terhadap kebijakan, program dan hasil kerja Kemenpora.

Survei Cyrus Network tersebut mengukur tingkat popularitas kementerian melalui berbagai indikator, termasuk persepsi publik terhadap kinerja, efektivitas komunikasi, serta dampak program yang dirasakan masyarakat.

Menpora Erick menyampaikan bahwa peningkatan popularitas ini merupakan refleksi dari kerja keras seluruh jajaran Kemenpora dalam menghadirkan program yang meningkatkan prestasi olahraga Indonesia dan pemberdayaan kepemudaan serta berdampak nyata kepada masyarakat.

“Masuknya Kemenpora ke dalam 10 besar kementerian terpopuler hasil survei cyrus network menjadi indikator bahwa kerja keras kami kami semakin mendapat perhatian dari masyarakat. Namun yang lebih penting, meningkatnya popularitas ini sejalan dengan tumbuhnya kepercayaan dan apresiasi publik terhadap kerja-kerja kami,” ujar Menpora.

Lebih lanjut, Menpora menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan fondasi utama dalam menjalankan berbagai kebijakan dan program strategis.

“Popularitas bukanlah tujuan utama kami, melainkan konsekuensi dari kerja nyata yang dilakukan secara konsisten. Ketika kepercayaan publik meningkat, itu berarti masyarakat merasakan manfaat dari program yang kami jalankan. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan, transparansi, dan akuntabilitas,” tambahnya.

Kemenpora berkomitmen untuk terus memperkuat peran pemuda sebagai agen perubahan serta meningkatkan prestasi olahraga nasional melalui program-program yang inklusif, inovatif, dan berkelanjutan, dan menjadi tulang punggung dalam diplomasi olahraga.

Dalam daftar tersebut, posisi pertama ditempati oleh Kementerian Keuangan, disusul oleh Kementerian Agama di posisi kedua. Sementara itu, Kepolisian Negara Republik Indonesia berada di peringkat ketiga, diikuti oleh Sekretariat Kabinet di posisi keempat.

Badan Gizi Nasional menempati urutan kelima, kemudian Kementerian Pertanian di posisi keenam, serta Kementerian Kesehatan ketujuh. Kemenpora berada di posisi kedelapan, diikuti oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di urutan kesembilan, dan Kementerian Sosial di posisi kesepuluh.(jef)

Menpora Erick berdialog dengan para peserta Wirasena Youth Camp 2026 di Taman Ismail Marzuki, Jakarta, Senin (26/10). (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Senin, 26 Oktober 2026

Berdialog Langsung dengan Peserta Wirasena Youth Camp, Menpora Erick Ajak Bangun Kultur Patriotik, Gigih, dan Berempati

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya membangun kultur patriotik, gigih, dan berempati bagi generasi muda guna menghadapi tantangan zaman.

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat.(dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Tabungan Sampah Bisa untuk Bayar Sekolah, Peserta Wirasena Youth Camp Belajar dari Kampung Pramuka Cemara

Peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 mengunjungi Kampung Pramuka Cemara di Kelurahan Tugu Utara, Jakarta Utara, pada Minggu (25/10), untuk mempelajari pengelolaan lingkungan berbasis masyarakat. Dalam kunjungan tersebut, peserta melihat langsung praktik pengolahan sampah melalui bank sampah, pemanfaatan sampah organik, hingga sistem pembayaran biaya pendidikan anak usia dini (PAUD) menggunakan sampah.

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). (dok.Kemenpora)
Minggu, 25 Oktober 2026

Wirasena Youth Camp 2026 Ajak Peserta Belajar Patriotik, Gigih, dan Berempati Lewat Tur Jakarta

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 mengikuti pembelajaran di luar kelas melalui kunjungan edukatif ke tiga lokasi di Jakarta, Minggu (25/10). Kegiatan ini menjadi sarana untuk memperkuat nilai patriotik, gigih, dan berempati melalui pengenalan inovasi lingkungan, sejarah dan budaya, serta perjuangan bangsa Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026