LPDUK Bertransformasi Menjadi LPUK, Menpora Erick Tingkatkan Kualitas Pengelolaan Usaha Keolahragaan

Jumat, 03 April 2026
Bagikan:
Menpora Erick berharap dengan adanya kepemimpinan baru LPUK Kemenpora mampu memberikan yang terbaik demi kepentingan bersama.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Menpora Erick berharap dengan adanya kepemimpinan baru LPUK Kemenpora mampu memberikan yang terbaik demi kepentingan bersama.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)

Jakarta: Lembaga Pengelola Dana dan Usaha Keolahragaan (LPDUK) bertransformasi di era kepemimpinan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI Erick Thohir. Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kemenpora ini berubah nama menjadi Lembaga Pengelola Usaha Keolahragaan (LPUK).

Berdasarkan Peraturan Menpora RI Nomor 5 Tahun 2026 tentang Organisasi dan Tata Kerja LPUK, penataan ini dilakukan untuk meningkatkan kualitas pengelolaan usaha keolahragaan, serta mendukung pengelolaan aset dan kawasan keolahragaan di lingkungan Kemenpora. 

Merujuk Permenpora tersebut, LPUK adalah unit organisasi noneselon pada Kemenpora yang menerapkan pola pengelolaan keuangan badan layanan umum sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Sebagai BLU, LPUK menjadi instansi di lingkungan pemerintah yang dibentuk untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat berupa penyediaan barang dan/atau jasa yang dijual tanpa mengutamakan mencari keuntungan berdasar prinsip efisiensi dan produktivitas.

Dalam melaksanakan tugasnya, LPUK menjalankan fungsi di antaranya penyusunan rencana strategi bisnis (RSB) serta rencana bisnis dan anggaran (RBA), pelaksanaan dan pengendalian anggaran pendapatan dan belanja LPUK; pengoordinasian, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi penyelenggaraan usaha keolahragaan.

"Dengan perubahan di BLU saya juga mengubah struktur BLU-nya dan ke arah mana BLU ke depan. BLU akan menjadi sebuah organisasi yang dikelola secara profesional dan ada B2B (business to business, Red.) supaya aset-aset kita tidak terbengkalai dan mangkrak," urai Menpora. 

Bersamaan dengan perubahan struktur ini, Menpora Erick pada Rabu, 1 April 2026 melantik Muhammad Gustri Oktaviandi sebagai Direktur Utama LPUK yang akan memimpin BLU ini, menggantikan Ferry Yuniarto Kono.

“Direktur Utama dalam memimpin pelaksanaan tugas dan fungsinya menerapkan sistem akuntabilitas kinerja pemerintah, manajemen risiko pembangunan nasional, dan transformasi digital nasional,” jelas Menpora Erick.

Sebelum menjabat Direktur Utama LPUK, Muhammad Gustri Oktaviandi berkiprah di PT Pupuk Indonesia Logistik (Pilog) dengan jabatan terakhirnya sebagai Direktur Pengembangan Bisnis. Dalam jabatannya tersebut, pemegang gelar MBA dari Warwick Business School, University of Warwick, Inggris ini mengawal tiga divisi sekaligus meliputi penjualan dan pemasaran, pengembangan bisnis, hingga  procurement.

Menpora Erick berharap dengan adanya kepemimpinan baru di BLU, LPUK Kemenpora mampu memberikan yang terbaik demi kepentingan bersama.

"Saya mengharapkan ini amanah ada empati, ada kepedulian. Ini yang mau saya ubah. Tidak mudah, tetapi saya ingin memberikan yang terbaik," tegas Menpora Erick. (luk)

Medali perunggu Asian Para Games 2026 belum menjadi akhir perjalanan Ni Nengah Widiasih. Di tengah cedera bahu yang masih membayangi, atlet para angkat berat Indonesia itu masih menyimpan satu ambisi besar tampil di Paralimpiade LA 2028. (dok.NPCI)
Senin, 19 Oktober 2026

Usai Persembahkan Medali untuk Ibu, Widi Bidik Paralimpiade Kelima, LA 2028

Medali perunggu Asian Para Games 2026 belum menjadi akhir perjalanan Ni Nengah Widiasih. Di tengah cedera bahu yang masih membayangi, atlet para angkat berat Indonesia itu masih menyimpan satu ambisi besar: tampil di Paralimpiade Los Angeles (LA) 2028, yang berpeluang menjadi penampilan kelimanya sekaligus penutup karierny

Di tengah cedera bahu yang belum sepenuhnya pulih, Ni Nengah Widiasih tetap mampu mengibarkan Merah Putih di podium Asian Para Games 2026.(dok.NPCI)
Senin, 19 Oktober 2026

Ni Nengah Widiasih Persembahkan Medali Pertama Indonesia di Asian Para Games 2026 untuk Mendiang Ibu

Di tengah cedera bahu yang belum sepenuhnya pulih, Ni Nengah Widiasih tetap mampu mengibarkan Merah Putih di podium Asian Para Games 2026. Atlet para angkat berat asal Bali itu mempersembahkan medali perunggu sekaligus menjadi penyumbang medali pertama bagi kontingen Indonesia di Nagoya, Jepang.

Bagi Syamsul Bahri, Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan bukan sekadar pertemuan antarpemerintah. Forum yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) di Hotel Pullman Jakarta. (dok.Bagus/kemenpora)
Senin, 19 Oktober 2026

Dari Makassar, Syamsul Bahri Bawa Pulang Misi: Olahraga Bukan Beban, tapi Investasi

Bagi Syamsul Bahri, Forum Nasional Transformasi Kebijakan Kepemudaan dan Keolahragaan bukan sekadar pertemuan antarpemerintah. Forum yang digelar Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) di Hotel Pullman Jakarta, Jumat (16/10), menjadi kesempatan yang telah lama dinantikannya untuk memperkuat sinergi pusat dan daerah.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026