Lewat KISC 2025, Wamenpora Taufik Ajak Masyarakat Lestarikan Silat dan Gairahkan Ekonomi Lokal

Jumat, 08 Agustus 2025
Bagikan:
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus menggerakkan potensi ekonomi lokal melalui ajang Kasundan I
Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus menggerakkan potensi ekonomi lokal melalui ajang Kasundan I

Garut: Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Wamenpora RI) Taufik Hidayat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut melestarikan pencak silat sebagai warisan budaya bangsa sekaligus menggerakkan potensi ekonomi lokal melalui ajang Kasundan International Silat Camp (KISC) 2025.

Berlangsung di GOR Bela Diri, SOR RAA Adiwijaya, Garut, Jawa Barat, Kamis (7/8), KISC 2025 menghadirkan lebih dari 50 peserta dari tujuh negara, Singapura, Australia, Amerika Serikat, Jepang, Rusia, Belanda, Perancis, termasuk Indonesia.

“Kita berkumpul di sini dalam rangka memperkenalkan dan melestarikan silat sebagai warisan tak benda. Tapi lebih dari itu, kegiatan ini diharapkan juga menjaring wisatawan mancanegara dan mendorong tumbuhnya perekonomian di Kabupaten Garut,” ujar Wamenpora Taufik.

Pencak silat yang telah diakui UNESCO sebagai warisan budaya tak benda, menurut Wamenpora, memiliki nilai strategis dalam pembangunan nasional, tidak hanya dari aspek pelestarian budaya dan prestasi olahraga, tetapi juga sebagai bagian dari pengembangan sport tourism yang berdampak langsung pada ekonomi masyarakat.

“Kegiatan ini bukan hanya bentuk dukungan kita membudayakan olahraga, tapi juga sebagai upaya menguatkan gerak roda perekonomian melalui sport tourism,” tegasnya.

Wamenpora berharap kegiatan seperti KISC 2025 menjadi agenda rutin yang melibatkan lebih banyak peserta dan masyarakat lokal, sehingga silat tak hanya berkembang di gelanggang, tetapi juga menjadi kekuatan ekonomi berbasis budaya.

Tak hanya teknik bela diri, KISC 2025 juga menampilkan kekayaan budaya Garut, termasuk kuliner dan destinasi wisata. Hal ini dinilai sebagai langkah integratif antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi kreatif daerah.

“Saya berharap pencak silat dapat memberi dampak nyata. Tidak hanya dalam konteks pelatihan, tapi juga sebagai daya tarik yang mendatangkan devisa dan membuka lapangan kerja,” jelasnya.

KISC 2025 juga menjadi bagian dari upaya jangka panjang menuju Indonesia Bugar 2045 dan mendukung program Pencak Silat Road to Olympic, yang bertujuan membawa pencak silat tampil di panggung olahraga dunia.

“KISC ini bisa jadi pijakan awal yang kuat, baik untuk pencak silat maupun pertumbuhan ekonomi daerah. Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai contoh sinergi antara budaya, olahraga, dan pemberdayaan ekonomi lokal,” tutupnya.

Hadir mendampingi Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Sri Wahyuni, Sekretaris Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Yayat Suyatna, dan Asisten Deputi Olahraga Layanan Khusus Dadi Surjadi. (rep)

Lihat Videonya

Atlet para bulu tangkis Indonesia, Leani Ratri Oktila mencetak sejarah di Asian Para Games 2026. Berpasangan dengan Hikmat Ramdani, Ratri merebut medali emas ganda campuran SL3-SU5 pada Jumat (23/10).(foto:agung/NPC Indonesia)
Jumat, 23 Oktober 2026

Catatkan Sejarah 4 Emas Beruntun, Ratri/Hikmat Bangkit Taklukkan India di Asian Para Games 2026

Atlet para bulu tangkis kebanggaan Indonesia, Leani Ratri Oktila mencetak sejarah di Asian Para Games 2026. Berpasangan dengan Hikmat Ramdani, Ratri merebut medali emas ganda campuran SL3-SU5 pada Jumat (23/10).

Barce Layaba dan Leli Marlina membeberkan kunci suksesnya setelah berhasil meraih medali emas di Asian Para Games 2026. (foto:agung/NPC Indonesia)
Jumat, 23 Oktober 2026

Kunci Sukses Barce Layaba/Leli Marlina di Asian Para Games 2026, Persembahkan Medali Emas untuk David Jacobs

Barce Layaba dan Leli Marlina membeberkan kunci suksesnya setelah berhasil meraih medali emas di Asian Para Games 2026. Mentalitas untuk tak kalah sebelum bertanding membuat mereka tak ciut nyali ketika bertemu atlet-atlet dunia di Jepang.

Pada final 100 meter putri T12 di Nagoya City Mizuho Park Athletic Stadium, Rabu (21/10/2026) malam, Arianti finish ketiga dengan waktu 12,51 detik.(foto:dok/NPC Indonesia)
Jumat, 23 Oktober 2026

Raih Medali Perunggu di Asian Para Games 2026, Ni Made Arianti Putri Ungkap Pentingnya Bangun Chemistry dengan Guide Runner

Di atas kertas, capaian Ni Made Arianti Putri di Asian Para Games 2026 di Nagoya memang menurun. Empat tahun lalu di Hangzhou, sprinter tunanetra asal Denpasar, Bali, itu meraih emas 100 meter putri T12.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026