Wawancara dengan Koran Kompas, Menpora Dito Sampaikan Target Program Kerja 100 Hari Kemenpora Dalam Kabinet Merah Putih

Senin, 11 November 2024
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyampaikan program kerja Kemenpora dalam 100 hari Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 dibawah Presiden Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka.(foto:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyampaikan program kerja Kemenpora dalam 100 hari Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 dibawah Presiden Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka.(foto:

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menyampaikan program kerja Kemenpora dalam 100 hari Kabinet Merah Putih periode 2024-2029 dibawah Presiden Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabumingraka. 

Hal itu disampaikan Menpora Dito dalam wawancara dengan Koran Kompas di Lantai 10, Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (11/11).   

"Kemenpora 100 hari pemerintahan ini akan mempersiapkan kontingen SEA Games dan Para Games 2025 dan juga beberapa single event yang akan diikuti. Kemenpora juga dalam 100 hari ini akan fokus pada struktur organisasi Kemenpora yang baru, yakni adanya Deputi Peningkatan Industri Olahraga dan Deputi Pelayanan Kepemudaan," kata Menpora Dito. 

"Jadi 100 hari ini kita akan fokus memanfaatkan organisasi ini dan memastikan  struktur baru ini lebih tanggap terkait isu-isu anak muda dan juga keolahragaan kedepan," imbuhnya.

Di periode pertama Kabinet Merah Putih, Menpora Dito akan fokus untuk melayani generasi muda melewati berbagai tantangan baik dari segi ekonomi, teknologi hingga kesejahteraan. Kemenpora juga telah diperkuat dengan Perpres Nomor 43 dimana Kemenpora menjadi Ketua Pelaksana untuk mengkoordinasikan program-program Kepemudaan yang berada di 27 kementerian/lembaga.

"Di 5 tahun kedepan kita ingin fungsi Kemenpora ini terasa bagi anak-anak muda, komunitas kepemudaan dan organisasi kepemudaan. Di bidang olahraga targetnya ekosistem olahraga kita semakin matang dari segi infrastruktur, fasilitas pelatihan hingga kesejahteraan dan pendidikan," paparnya.

Menpora Dito juga memastikan keberlanjutan dari Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) dengan target Olympic Number yang juga sangat didukung oleh Presiden Prabowo menuju Indonesia Emas 2045.

"DBON pasti akan terus berlanjut. Dimana Presiden Prabowo sangat konsen dengan olahraga Indonesia agar semakin kuat dikancah dunia. DBON sudah sangat baik karena tujuannya adalah mencapai Indonesia Emas 2045 dan koordinasi serta sinergitas lintas Kementerian/Lembaga. Jadi, saat ini setiap cabor harus memiliki target dan roadmaps yang jelas di nomor Olimpic," tegasnya.

Cibubur Youth Elite Sport Center (CYESC) lanjutnya, akan digunakan fokus untuk atlet yang berusia 15-18 tahun dengan fokus di cabang olahraga olimpiade. Selain itu disana juga akan ada sekolah dan RS olahraga. Termasuk Hambalang juga akan dilanjutkan.

"Kedepan kita akan menambah training center baik di universitas-universitas. Presiden juga menginginkan agar Indonesia semakin banyak fasilitas pemusatan olahraga terpadu berstandar tinggi," urai Menpora Dito.

"Hambalang ini aset Kemenpora yang sangat baik dan lahannya juga luas 31 hektar dan sangat baik untuk training center. Nanti saya akan memohon izin ke Bapak Presiden untuk meneruskan proyek Hambalang, karena beberapa fasilitas sudah diatas 50%," inginnya.

Periode Kabinet Merah Putih, Kemenpora saat ini memiliki Wakil Menpora Taufik Hidayat. Menpora Dito menyambut baik kehadiran Wamenpora untuk menginspirasi generasi muda dan meningkatkan prestasi olahraga Indonesia di level dunia.

"Kehadiran Wamenpora ini sangat membantu, karena di dunia kepemudaan dan keolahragaan kehadiran pimpinan memiliki nilai tersendiri bagi stakeholders terkait. Apalagi Wamenpora ini sosok Olimpian yang sangat menginspirasi generasi muda," ujarnya.

Menpora Dito bertekad dipemerintahan Kabinet Merah Putih, Kemenpora tetap mempertahankan predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang telah diraih beberapa kali berturut-turut. 

"Kita selalu kolaborasi dengan kejaksaan, BPKP, Kepolisian untuk pendampingan agar jangan sampai kebijakan yang ada malah merugikan negara atau tindak pidana korupsi. Dan alhamdulillah kita baru kembali meraih predikat WTP dan ini harus kita pertahankan," pungkas Menpora Dito. (ben)

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026.(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, Edo Bastian Ingatkan Pentingnya Resiliensi Anak Muda

Dr. phil. Edo Sebastian Jaya, salah satu narasumber pada Singapore-Indonesia Youth Leaders Exchange Programme (SIYLEP) 2026, menyampaikan bahwa generasi muda perlu memiliki resiliensi atau kemampuan untuk bangkit menghadapi kesulitan, termasuk keberanian untuk meminta bantuan ketika menghadapi masalah.

Chief Executive Officer National Youth Council (NYC) Singapore, David Chua, di Singapore-Indonesia Youth Leadership Exchange Programme (SIYLEP) pada ruang Seni Rupa, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Rabu (28/10).(foto:Kemenpora/Gilang)
Kamis, 29 Oktober 2026

Jelang 100 Tahun Sumpah Pemuda, David Chua Dorong Pemuda Indonesia-Singapura Perkuat Kolaborasi Tak Sekadar Saling Memahami

Hubungan Indonesia dan Singapura di masa depan tidak cukup hanya dibangun melalui saling mengenal. Generasi muda kedua negara perlu melangkah lebih jauh, yakni menumbuhkan empati, menyelaraskan perspektif, dan memperkuat kolaborasi untuk menjawab berbagai tantangan bersama.

Talkshow bertajuk “Redefining What It Means to Be a Woman Today” bersama penulis dan konten kreator Xaviera Putri serta dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, di Indonesia Youth Summit 2026, Kamis (29/10).(foto:Kemenpora/Bagus)
Kamis, 29 Oktober 2026

Xaviera Putri dan dr. Nadhira Afifa Bahas Makna Menjadi Perempuan di Indonesia Youth Summit 2026

Pendidikan menjadi fondasi bagi perempuan untuk membuka peluang dan berani menentukan jalannya sendiri. Pesan itu mengemuka dalam talkshow bertajuk “Redefining What It Means to Be a Woman Today” bersama penulis dan konten kreator Xaviera Putri serta dr. Nadhira Afifa, MPH, SpGK, di Indonesia Youth Summit 2026, Kamis (29/10).

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026