Kemenpora Bersama ORKI Gelorakan Semangat Sehat Menuju Indonesia Bugar 2045

Jumat, 15 September 2023
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggandeng Organisasi Olahraga Kebugaran Indonesia (ORKI), gelorakan semangat berolahraga melalui senam rutin Jumat Krida.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggandeng Organisasi Olahraga Kebugaran Indonesia (ORKI), gelorakan semangat berolahraga melalui senam rutin Jumat Krida.(foto:raiky/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggandeng Organisasi Olahraga Kebugaran Indonesia (ORKI), gelorakan semangat berolahraga melalui senam rutin Jumat Krida. 

Kemenpora berharap dengan rutin berolahraga dapat menginspirasi dan mengajak seluruh lapisan masyarakat menuju Indonesia Sehat dan Bugar 2045.

Asdep Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Aziz Ariyanto menyampaikan, senam rutin Jumat Krida di Kantor Kemenpora merupakan salah satu upaya mengajak semua lapisan masyarakat untuk gemar berolahraga menuju Indonesia Bugar 2045.

"Bagaimana saat ini yang kita lakukan agar mencapai target di 2045 kita harus sehat dan bugar. Bukan hanya sehat saja tapi juga bugar, yakni salah satunya kita harus selalu berolahraga setiap hari misalnya, dengan berjalan minimal 6.000-7.000 langkah setiap harinya," kata Aziz sebelum turut berolahraga senam di lapangan utama Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Jumat (15/9).

Senam Jumat Krida Kemenpora kali ini bersama ORKI Kota Tangerang, diikuti ratusan anggota ORKI berbagai usia serta diramaikan dengan antusias para pejabat dan karyawan Kantor Kemenpora. Senam diawali dengan senam wajib yakni Senam Kesegaran Jasmani (SKJ) dilanjutkan dengan Senam Kreasi dari ORKI.

"Kalau dilihat taglinenya ORKI, 'Bugar Sepanjang Usia' sangat tepat sekali, karena dilihat dari usia bapak ibu ini masih tetap semangat tinggi untuk berolahraga khususnya senam, karena diatas 56 tahun hampir 60 tahun malahan. Intinya mari kita bugarkan Indonesia bersama kita semua dan bersama Kemenpora," tutur Aziz.

Dalam kesempatan ini Aziz juga menyampaikan bahwa Asdep Tenaga dan Organisasi Keolahragaan memiliki banyak staf dari berbagai beground atlet. Dirinya juga berharap anak dan cucu anggota ORKI jika ada yang berprestasi di jalur olahraga untuk didukung dan diarahkan dengan baik.

"Saya punya anak buah dari jabatan fungsional atlet dan ASN berjumlah 440 orang dari berbagai cabang olahraga yang berprestasi dari SEA Games, Asian Games dan Olimpiade serta dari Disabilitas. Artinya pemerintah hadir jika anak atau cucu bapak ibu menjadi atlet berprestasi, pemerintah pasti memberi apresiasi dan penghargaan melalui ASN dan pemerintah melalui Kemenpora selalu komitmen untuk hal itu," urainya.

"Jadi minimal untuk menjaga kebugaran apalagi bisa berprestasi pasti pemerintah memberikan apresiasi terlebih jika keluar negeri maka hanya ada dua lagu kebangsaan Indonesia Raya dikumandangkan dan Sang Saka Merah Putih dikibarkan yakni saat putra putri bapak ibu meraih prestasi dan kunjungan Presiden ke luar negeri. Tapi yang jelas untuk usia kita bapak ibu sekalian kita tidak bicara prestasi tapi soal kebugaran. Selamat berolahraga," pungkasnya. (ben)

Kemenpora RI melalui Kedeputian Bidang Pembudayaan Olahraga menuntaskan program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di 16 titik pelaksanaan sepanjang 2026.(dok.Gilang/Kemenpora)
Jumat, 09 Oktober 2026

Kemenpora Tuntaskan BERDAYA, 2.042 Penggerak Olahraga Disabilitas Dilatih di 16 Daerah

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) melalui Kedeputian Bidang Pembudayaan Olahraga menuntaskan program Training of Trainers (ToT) Penggerak Olahraga Disabilitas BERDAYA di 16 titik pelaksanaan sepanjang 2026.

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah. (foto: NPCI)
Kamis, 08 Oktober 2026

NPC Indonesia Gelar Doa Bersama untuk Kesuksesan di Asian Para Games dan IFCPF World Cup 2026

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah.

Hitungan menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 terus berjalan. Sepuluh hari lagi, para atlet para Indonesia akan berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang, membawa nama Merah Putih di pentas olahraga Asia. (foto: asianparagames-2026.org)
Kamis, 08 Oktober 2026

10 Hari Menuju Aichi-Nagoya, Uzumin Satukan Semangat Asia

Hitungan menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 terus berjalan. Sepuluh hari lagi, para atlet para Indonesia akan berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang, membawa nama Merah Putih di pentas olahraga Asia.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026