Pelatih Kepala Tim Basket Kursi Roda Putra Tetap Apresiasi Perjuangan Pemain di Asean Para Games 2023 Kamboja

Rabu, 07 Juni 2023
Bagikan:
 Phnom Penh: Tim basket kursi roda putra telah berjuang maksimal sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi Merah Putih. Meski demikian, dominasi tim Malaysia tak mampu dibendung I Komang Suparta dkk pada laga perebutan medali perunggu di nomor putr
Phnom Penh: Tim basket kursi roda putra telah berjuang maksimal sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi Merah Putih. Meski demikian, dominasi tim Malaysia tak mampu dibendung I Komang Suparta dkk pada laga perebutan medali perunggu di nomor putr

Phnom Penh: Tim basket kursi roda putra telah berjuang maksimal sekuat tenaga untuk memberikan yang terbaik bagi Merah Putih. Meski demikian, dominasi tim Malaysia tak mampu dibendung I Komang Suparta dkk pada laga perebutan medali perunggu di nomor putra 5x5. 

Tim basket putra kursi roda Indonesia harus mengakui penampilan Malaysia yang mendominasi di nomor 5x5 putra dengan skor 74-40. Pelatih kepala basket kursi roda Fajar Brilianto, tetap memberikan apresiasi tingginya kepada perjuangan I Komang Suparta dkk.

"Saya tetap memberikan apresiasi kepada tim basket kita, meski untuk hasil hari ini memang meleset dari target awal yang dicanangkan, yakni medali perunggu,"  kata Fajar Brilianto usai pertandingan di Elephant Hall 2, Marodok Techo National Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Rabu (7/6).

Menurut Fajar, hasil pertandingan vs Malaysia menjadi bahan evaluasi dan pengalaman agar mampu bermain lebih baik dimasa depan.

"Ini menjadi bahan evaluasi kita. Untuk jam terbang anak-anak ini memang sangat kurang sekali. Tanpa try out dan jam terbang yang minim kita tidak siap dengan game-game yang cepat dengan butuh mental yang kuat," jelasnya.

Banyak faktor yang mempengaruhi mental tim basket kursi roda putra menjadi sebab mereka tak mampu bermain maksimal. Terlebih Asean Para Games ke-12 ini menjadi debut mereka.

"Mereka mungkin bermain hanya 70% dari kemampuan mereka tidak bisa seratus persen. Jadi masih terpengaruh gangguan-gangguan dari faktor eksternalnya masih mempengaruhi mentalitas anak-anak ini," urainya.

Untuk diketahui bahwa Asean Para Games di Kamboja ini menjadi even internasional pertama yang mereka ikuti, jadi memang sangat mempengaruhi kondisi bermainnya masih jauh dari kemampuan utama yang mereka miliki. Kedepan yang menjadi fokus evaluasi kita adalah harus lebih banyak jam terbang anak-anak terutama even-even internasional.

"Tim ini merupakan tim di APG Solo sebelumnya tapi kita kehilangan dua pilar jadi sedikit mengganggu keseimbangan tim. Nesa dan Idrus, mereka juga tidak bisa berangkat," pungkasnya. (ben)

Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. (foto:NOC Indonesia/Naif Muhammad Al`as)
Jumat, 01 Mei 2026

Hasil Asian Beach Games 2026 Jadi Modal Penting Bagi Indonesia Hadapi Asian Games Nagoya

Keikutsertaan Indonesia dalam Asian Beach Games Sanya 2026 menjadi modal penting dalam menatap ajang yang lebih besar yaitu Asian Games 2026 di Nagoya, Jepang. Hasil yang diraih tim Merah Putih dinilai bukan sekadar capaian jangka pendek, melainkan bagian dari proses panjang membangun kekuatan olahraga nasional.

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-11 klasemen akhir Asian Beach Games 2026 yang digelar di Sanya, Tiongkok. (foto:NOC Indonesia/Naif Muhammad Al`as)
Jumat, 01 Mei 2026

Raih Satu Emas dan Dua Perak, Kontingen Indonesia Finis Peringkat 11 di Asian Beach Games 2026

Kontingen Indonesia finis di peringkat ke-11 klasemen akhir Asian Beach Games 2026 yang digelar di Sanya, Tiongkok. Dalam ajang yang berlangsung 22-30 April tersebut, Indonesia sukses membawa pulang total tiga medali, meliputi satu emas dan dua perak dari cabang olahraga (cabor) panjat tebing.

Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan Perjanjian Kerja Sama (PKS) di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.(foto:Gilang/kemenpora.go.id)
Kamis, 30 April 2026

Kemenpora dan Kemenperin Tandatangani PKS Perkuat Pengembangan Industri Bidang Kepemudaan dan Keolahragaan

Kementerian Pemuda Olahraga (Kemenpora RI) bersama dengan Kementerian Perindustrian (Kemenperin RI), melakukan penguatan sinergi di bidang pengembangan industri kepemudaan dan keolahragaan. Penguatan sinergi pengembangan industri ini telah tertuang dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang telah ditandatangani kedua belah pihak di Kantor Kemenpora, Jakarta, Kamis (30/4) pagi.

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025.(foto:Thomas/kemenpora.go.id)
Senin, 19 Januari 2026

Atlet Dayung Perahu Naga Mariyati Ingin Daftar Haji dan Umrahkan Orang Tua dengan Bonus SEA Games 2025

Rasa syukur tiada tara kepada Allah SWT dipanjatkan Mariyati, atlet dayung perahu naga atau dragon boat di SEA Games Ke-33 Thailand Tahun 2025. Bersama timnya, perempuan asal Banyuasin, Sumatera Selatan (Sumsel) itu ikut membawa Indonesia keluar sebagai juara umum dalam nomor cabang olahraga (cabor) ini.

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah di SEA Games 2025 Thailand.(foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 15 Januari 2026

Ardana Cikal, Atlet Muda Panjat Tebing Indonesia Gunakan Bonus Untuk Investasi dan Kembangkan Fasilitas Panjat di Bandung

Atlet muda panjat tebing Indonesia Ardana Cikal Damarwulan merasa bangga dan mengucapkan terima kasih atas bonus yang diberikan pemerintah atas capaian prestasinya di SEA Games 2025 Thailand lalu dengan meraih emas di nomor lead putra.

Kemenpora Hadir di Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026
Kamis, 30 April 2026

Kemenpora Hadir di Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia 2026

Kemenpora Siap Kolaborasi untuk Kemajuan Industri Olahraga Indonesia

Sesmenpora Lantik 52 CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Kemenpora
Rabu, 29 April 2026

Sesmenpora Lantik 52 CPNS Menjadi PNS di Lingkungan Kemenpora

Sesmenpora Gunawan Suswantoro, melantik Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Kemenpora

Menpora Erick Terima Penghargaan dari KWP Awards 2026
Senin, 27 April 2026

Menpora Erick Terima Penghargaan dari KWP Awards 2026

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir mendapat penghargaan dari Koordinatoriat Wartawan Parlemen (KWP)

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile