Menpora Amali Berharap Kowani Miliki Peran Besar Jaga Kebhinekaan untuk Eksistensi NKRI

Senin, 07 November 2022
Bagikan:
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menaruh harapan besar terhadap Kongres Wanita Indonesia (Kowani) agar turut berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kebhinekaan demi eksistensi Negara Kesatuan Repub
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menaruh harapan besar terhadap Kongres Wanita Indonesia (Kowani) agar turut berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kebhinekaan demi eksistensi Negara Kesatuan Repub

Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Zainudin Amali, menaruh harapan besar terhadap Kongres Wanita Indonesia (Kowani) agar turut berperan aktif menjaga persatuan dan kesatuan bangsa, kebhinekaan demi eksistensi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Kowani yang anggotanya sekitar 90 jutaan perempuan Indonesia, saya menaruh harapan besar untuk bisa menjaga persatuan bangsa ini. Sebab, jika Kowani sebagai ibu bangsa ini terpecah maka akan berpengaruh terhadap keutuhan NKRI," kata Menpora Amali saat menjadi keynote speaker webinar Kowani secara daring dari Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Senin (7/11). 

Tahun 2023 bangsa Indoneisa akan memasuki tahun politik yang akan membuat perbedaan-perbedaan khususnya perbedaan pilihan, Menpora Amali berharap Kowani nantinya menjadi jembatan untuk bisa mempersatukan. 

"Saya minta kepada Kowani untuk memberikan pembelajaran-pembelajaran, informasi-informasi yag positif yang membangkitkan rasa optimisme dikalangan perempuan Indonesia. Sebab, jika perpecahan itu terjadi maka akan sulit kita membangun bangsa ini," tegas Menpora Amali.

Cita-cita bangsa Indonesia adalah di tahun 2045 atau tepatnya pada saat 100 tahun Indonesia Merdeka, Indonesia ingin menjadi negara yang maju di segala bidang kehidupan. "Peran Kowani sangat diharapkan," tegas Menpora Amali. 

Peringatan HSP ke-94 tentu maknanya tidak berbeda dengan saat 94 tahun yang lalu yakni tanggal 28 Oktober 1928. Semangat pemuda waktu itu adalah bersatu untuk satu tujuan, yakni bagaimana memerdekakan bangsa Indonesia ini. Tahun 1928 ke tahun 1945 tentu rentang waktu jauh tetapi keyakinan pemuda saat itu bahwa jika bersatu maka insha Allah kemerdekaan itu bisa tercapai.

"Persatuan itu menjadi salah satu semangat yang menjadi pemacu sekaligus pemicu bagi pemuda untuk melakukan gerakan-gerekan untuk bersatu meski dengan latar belakang yang berbeda. Pada peringatan HSP ini temanya adalah Bersatu Bangun Bangsa. Karena persatuan adalah modal yang peling berharga untuk mempertahankan eksistensi bangsa. Selama masih ada keinginan unutk bersatu di kalangan anak bangsa, insha Allah eksistensi NKRI tetap terjaga," tegas Menpora Amali mengingatkan. 

Tema-tema persatuan adalah tema yang aktual sampai kapanpun dan harus dipelihara sampai kapanpun. Tanpa persatuan bangsa ini lanjut Menpora akan sulit dibangun. 

Contoh terdekat lanjutnya, yakni saat menghadapi pandemi Covid-19, Indonesia bisa mengatasi secara gotong royong dan bersama-sama karena, rakyat Indonesia bersatu dan tercatat sebagai salah satu negara terbaik dalam penanganan Covid-19. 

"Banyak negara hingga saat ini masih berjuang keras mengatasi dampak yang ditimbulkan dari Covid-19 ini khususnya dampak bagi kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat. Kondisi saat ini dan tahun depan seperti yang sudah digambarkan para ahli ekonomi tidaklah mudah, situasi global yang kita hadapi juga sangat berpengaruh," urainya.

"Kita baru keluar dari terpaan pandemi Covid-19 meski belum selesai sepenuhnya, tetapi krisis global energi dan pangan telah menghadang dan perang Rusia-Ukraina. Hal-hal seperti ini tentu menuntut kita sebagai bangsa agar tetap survive. Hanya dengan bersatu kita bisa eksis dan bertahan," lanjutnya.

Ada makna yang sangat dalam dari peran perempuan Indonesia dalam membangun bangsa. Jangan pernah merasa aman-aman saja. Menpora Amali selalu menyampaikan kewaspadaan kepada semua khususnya generasi muda dan perempuan Indonesia. Karena bangsa rentan untuk bisa pecah.

"Banyak contoh di dunia ini ada negara yang hanya terdiri dari beberapa suku saja bahkan mungkin agamanya ada 2 atau 3 tetapi tidak pernah berhenti berperang. Yang daratannya hanya 1 saratan toh tidak bisa juga menyatu apalagi jika dibandingkan dengan kita yang dengan latar belakang yang luar biasa banyaknya," urainya.

"Ribuan pulau, agamanya banyak, bahasanya banyak, sukunya banyak, rasnya banyak dan ini sangat rentan. Untuk itu kita tidak boleh lelah untuk merawat kebinekaan ini untuk menjaga eksistensi NKRI. Contoh lagi, siapa yang menyangka Uni Soviet yang saat itu menjadi satu kekuatan besar sebagai pimpinan negara blok timur bisa terpecah menjadi Rusia dan beberapa negara lainnya dan saat berperang diantara bekas Uni Soviet," katanya. 

"Kemudian, Yugoslavia yang ketika itu adalah salah satu kekuatan militer yang kuat dan sangat diperhitungkan tetapi juga terpecah menjadi negara-negara saat ini. Perpecahan itu mungkin terjadi di negara kita jika kita tidak lagi mau merawat kesatuan diantara kita, tidak menjaga latar belakang kebinekaan kita. Banyak hal yang bisa memecah belah seperti ujaran kebencian, kalimat-kalimat provokasi," papar Menpora Amali.

Apa yang dilakukan hari ini, Menpora Amali berharap, akan bermanfaat dan akan memberikan rekomendasi-rekomendasi penting untuk pemerintah sebagai dasar untuk membuat kebijakan-kebijakan publik, khususnya yang berkaitan dengan eksistensi perempuan Indonesia.

"Kongres perempuan waktu itu juga diilhami oleh Sumpah Pemuda. Maka, sudah menjadi kewajiban bagi perempuan Indonesia untuk menjaga dan senantiasa menyebarkan semangat sumpah pemuda itu di berbagai kalangan khususnya di kalangan perempuan," pungkas Menpora Amali.(ben)

Atlet para atletik Indonesia juga sukses pecahkan rekor dunia dan pecah rekor Asia. (foto: NPC Indonesia)
Selasa, 28 Juli 2026

Atlet Para Atletik dari Bali Sukses Pecahkan Rekor Dunia, Nanda Mei Pecah Rekor Asia di World Para Athletics Grand Prix 2026 Meksiko

Selain meraih 16 medali di kejuaraan World Para Athletics Grand Prix 2026 Meksiko, para atletik Indonesia juga sukses pecahkan rekor dunia dan pecah rekor Asia.

Skuad Merah Putih, tim para atletik Indonesia sukses memborong 16 medali saat mengikuti ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 di Tlaxcala, Meksiko.(foto: NPC Indonesia)
Selasa, 28 Juli 2026

Para Atletik Indonesia Raih 16 Medali di World Para Athletics Grand Prix 2026 Meksiko

Kabar membanggakan datang dari skuad Merah Putih, tim para atletik Indonesia sukses memborong 16 medali saat mengikuti ajang World Para Athletics Grand Prix 2026 di Tlaxcala, Meksiko,

Menpora Erick saat menghadiri Garuda Academy Year II 2026 yang baru saja dimulai dalam rangkaian pembelajaran tatap muka CORE 1.0 di Hotel Le Meridien, Jakarta, Kamis (28/7). (foto:Herry/kemenpora.go.id)
Selasa, 28 Juli 2026

Garuda Academy Year II 2026 Dimulai, Menpora Erick Tekankan Pentingnya Kepemimpinan Majukan Ekosistem Sepak Bola

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan bahwa transformasi sepak bola Indonesia tidak hanya bertumpu pada kualitas pemain, pelatih, maupun performa tim, tetapi juga membutuhkan fondasi kepemimpinan yang kuat.

: Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari (foto: FPTI)
Rabu, 29 Juli 2026

Beasiswa LPDP untuk Olahragawan, Puji Lestari: Seimbangkan Prestasi dan Pendidikan sebagai Senjata Utama Masa Depan

Atlet timnas panjat tebing peraih medali emas Asian Games 2018, Puji Lestari, merasa bersyukur dirinya menerima Beasiswa LPDP dari Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora RI) dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan

Aisha Putri Safrianty seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional.
Selasa, 28 Juli 2026

Kenalan dengan Aisha Putri Safrianty, Menjadi Inspirasi Memberi Semangat dan Dampak Nyata Literasi untuk Anak Negeri

Aisha Putri Safrianty adalah seorang mahasiswa berprestasi dari Universitas Indonesia (UI) yang aktif di berbagai forum kepemudaan baik nasional maupun internasional. Ia juga peneliti muda dan aktivis hak-hak anak

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG). (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 25 Januari 2026

Dari ART Bergaji Rp 150 Ribu per Bulan, Marlina Kini Sukses Hattrick Medali Emas ASEAN Para Games

Masa depan tak ada yang tahu, itulah yang kini dirasakan atlet para bulutangkis Rina Marlina yang sukses meraih medali emas ASEAN Para Games (APG) 2025 Thailand, pada laga final nomor Women's Single SH6 melawan wakil tuan rumah Thailand dua set langsung dengan skor telak 21-5, 21-1.

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni meraih medali emas ASEAN Para Games 2025 Thailand.(foto: Andre/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Januari 2026

Alvin Nomleni Pemuda NTT Bangga Persembahkan Medali Emas untuk Indonesia di ASEAN Para Games 2025 Thailand

Atlet para atletik asal Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Pulau Timor, Nusa Tenggara Timur (NTT) Alvin Nomleni menyampaikan rasa bangganya usai sukses menyabet medali emas dan mempersembahkannya untuk Merah Putih pada laga ASEAN Para Games 2025 Thailand.

Menpora Erick Thohir Buka Garuda Academy Year II 2026
Rabu, 29 Juli 2026

Menpora Erick Thohir Buka Garuda Academy Year II 2026

Penguatan kepemimpinan dan sistem yang baik menjadi fondasi utama transformasi sepak bola Indonesia menuju ekosistem yang lebih profesional dan berkelanjutan.

Timnas Indonesia Taklukkan Kamboja Pada Piala AFF 2026
Selasa, 28 Juli 2026

Timnas Indonesia Taklukkan Kamboja Pada Piala AFF 2026

Tim Nasional (Timnas) Sepak Bola Putra Senior Indonesia berhasil taklukkan Kamboja dalam ajang Piala AFF 2026 atau ASEAN Hyundai Cup 2026 di Stadion Gelora Pakansari, Kabupaten Bogor, Senin (27/7) malam.

Menpora Erick Buka Turnamen Voli Putri Piala Arie One Cup II, Tekankan Pentingnya Dampak Sosial dan Ekonomi dari Event Olahraga
Sabtu, 25 Juli 2026

Menpora Erick Buka Turnamen Voli Putri Piala Arie One Cup II, Tekankan Pentingnya Dampak Sosial dan Ekonomi dari Event Olahraga

Menpora Erick membuka Turnamen Open Voli Putri Piala Arie One Cup II di Lapangan Voli RW 013, Villa Mahkota Indah, Bekasi, Jawa Barat, Sabtu (25/7).

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

banner-desktop banner-mobile