Kemenpora Ajak Pemuda se-ASEAN Bangun Kawasan Asia Tenggara yang Religius dan Toleran

Selasa, 09 Agustus 2022
Bagikan:
Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh mengajak para agamawan muda untuk terus membangun harmoni sosial dan meningkatkan kerja sama dalam mewujudkan kawasan ASEAN yang religius, toleran, moderat, dan penuh kebersama
Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh mengajak para agamawan muda untuk terus membangun harmoni sosial dan meningkatkan kerja sama dalam mewujudkan kawasan ASEAN yang religius, toleran, moderat, dan penuh kebersama

Jakarta: Deputi Pengembangan Pemuda Kementerian Pemuda dan Olahraga Asrorun Niam Sholeh mengajak para agamawan muda untuk terus membangun harmoni sosial dan meningkatkan kerja sama dalam mewujudkan kawasan ASEAN yang religius, toleran, moderat, dan penuh kebersamaan. 

Hal itu disampaikan Niam saat memberi sambutan dan membuka secara resmi acara AYIC (ASEAN Youth Interfaith Camp) Tahun 2022 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta hari ini Senin (8/8). Kegiatan AYIC 2022  diselenggarakan secara luring di Jakarta dan Semarang pada tanggal 7 s.d 11 Agustus 2022.
 
“ASEAN Youth Interfaith Camp (AYIC) adalah program penting dalam mempromosikan nilai-nilai toleransi, moderasi, dan saling menghormati dalam masyarakat kita yang beragam. Saya berharap seluruh peserta AYIC dapat memperoleh pengalaman langsung interaksi antarumat beragama secara harmonis, penuh respek dan toleransi, sehingga nantinya akan mampu menjadi agen pelopor moderasi dalam beragama di kawasan ASEAN", tegas akademisi UIN Jakarta mengawali sambutannya. 

Niam melihat peran penting pemuda ASEAN dalam mewujudkan komunitas masyarakat Asia Tenggara yang harmonis dan saling menghormati, di tengah keberagaman dan perbedaan yang ada. 

“Tiga puluh empat persen penduduk ASEAN terdiri dari kaum muda, dan rekan-rekan adalah bagian dari itu. Sebagai pemuda ASEAN, anda memiliki peran dan tanggung jawab besar dalam menumbuhkan toleransi, harmoni, dan perdamaian di kawasan. AYIC diharapkan dapat menjadi wahana penting untuk saling mengenal, lebih memahami satu sama lain, bertukar pikiran dan berkolaborasi untuk menciptakan komunitas yang harmonis,” ucap Niam. 

Mantan aktifis mahasiswa ini berharap, persahabatan yang terjalin di antara agamawan muda peserta AYIC dapat menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan toleransi dan perdamaian di kawasan. 

“Melalui program ini, saya sangat berharap Anda dapat menjaga persahabatan dan jaringan yang kuat melalui penggunaan platform digital yang efektif untuk menciptakan generasi yang akan merangkul persatuan dalam keragaman dan menghargai toleransi beragama,” ujarnya. 

Kegiatan AYIC secara teknis diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga melalui Deputi Bidang Pengembangan Pemuda,  bekerja sama dengan Kemenko PMK, Kemlu, dan Kemenag RI. 

Kegiatan AYIC tahun 2022 merupakan kegiatan yang keenam, dimana tahun 2017 dilaksanakan di Jombang, Jawa Timur, tahun 2018 di Yogyakarta dan Bali, tahun 2019 di Jakarta dan Lombok serta tahun 2020 dan 2021 dilaksanakan secara hybrid di Jakarta. 
 
AYIC merupakan implementasi ASEAN Declaration on Culture of Prevention for a Peaceful, Inclusive, Resilient, Healthy and Harmonious Society yang diinisiasi oleh Indonesia dan menjadi kegiatan tahunan ASEAN. Deklarasi ini menekankan pada pendekatan berbasis masyarakat (upstream approach), sehingga manfaat ASEAN dapat dirasakan di tataran akar rumput, serta dapat berkontribusi terhadap terciptanya perdamaian dan kestabilan kawasan.

AYIC 2022 diikuti oleh 30  pemuda dari tujuh negara anggota ASEAN yaitu Filipina, Indonesia, Kamboja, Myanmar, Singapura, Thailand, dan Vietnam. Mereka akan melakukan diskusi tentang keragaman dan berbagi pengalaman mewujudkan moderasi beragama, membangun toleransi, dan mewujudkan kebersamaan. Acara dilanjutkan dengan tour ke lokasi-lokasi sarana ibadah yang menjadi simbol keagamaan yang ada di Jakarta dan Semarang serta bertemu dengan tokoh-tokoh agama dan pemuda lokal.(dok/deputi2)

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah. (foto: NPCI)
Kamis, 08 Oktober 2026

NPC Indonesia Gelar Doa Bersama untuk Kesuksesan di Asian Para Games dan IFCPF World Cup 2026

National Paralympic Committee of Indonesia (NPC Indonesia) menggelar acara doa bersama untuk kesuksesan tim Indonesia di Asian Para Games Nagoya 2026 dan IFCPF World Cup 2026 di Kusuma Sahid Prince Hotel, Solo, Jawa Tengah.

Hitungan menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 terus berjalan. Sepuluh hari lagi, para atlet para Indonesia akan berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang, membawa nama Merah Putih di pentas olahraga Asia. (foto: asianparagames-2026.org)
Kamis, 08 Oktober 2026

10 Hari Menuju Aichi-Nagoya, Uzumin Satukan Semangat Asia

Hitungan menuju Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026 terus berjalan. Sepuluh hari lagi, para atlet para Indonesia akan berlaga di Aichi-Nagoya, Jepang, membawa nama Merah Putih di pentas olahraga Asia.

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Rabu Bugar bersama Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia (KLPI) melalui kegiatan senam bersama di lingkungan Kemenpora, Jakarta. (dok.Irfan/Kemenpora)
Rabu, 07 Oktober 2026

Rabu Bugar Kemenpora Bersama KLPI Dorong Lansia Tetap Aktif Berolahraga

Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menggelar Rabu Bugar bersama Kebugaran Lansia Pralansia Indonesia (KLPI) melalui kegiatan senam bersama di lingkungan Kemenpora, Jakarta,

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Saskia Mayesa, anak umur 4 tahun yang menginspirasi pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.(dok.Suci/Kemenpora)
Jumat, 11 September 2026

Kehilangan Orang Tua di Usia 2 Tahun, Semangat Belajar Saskia Tak Pernah Padam

Saskia Mayesa, 4 tahun, yang dengan penuh percaya diri mampu melafalkan Surat Al-Fatihah di hadapan para tamu undangan pada kegiatan Doa dan Makan Bersama Menpora Erick dan anak-anak panti asuhan dalam rangkaian acara Indonesia Sports Summit 2026.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026