Kemenpora: Potensi Atlet Papua Sangat Besar

Sabtu, 09 Oktober 2021
Bagikan:
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menilai Papua memiliki potensi atlet yang sangat besar. Sebab, banyak talenta lahir dari provinsi yang berjuluk “Bumi Cenderawasih” itu. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menilai Papua memiliki potensi atlet yang sangat besar. Sebab, banyak talenta lahir dari provinsi yang berjuluk “Bumi Cenderawasih” itu. (foto:raiky/kemenpora.go.id)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) menilai Papua memiliki potensi atlet yang sangat besar. Sebab, banyak talenta lahir dari provinsi yang berjuluk “Bumi Cenderawasih” itu. 

“Potensi atlet Papua ini sangat besar sekali. Apalagi ditambah dengan fasilitas olahraga yang bagus, bahkan berstandar internasional,” kata Sesmenpora Gatot S Dewa Broto saat menjadi narasumber dalam acara Ngopi Bareng di Monpers secara virtual dari Jakarta, Jumat (8/10). 

Daerah timur Indonesia ini sudah terbukti melahirkan banyak atlet berbakat, diantaranya Nesthy Stella Iriana Pedai, Lisa Rumbewas, Franklin Ramses Burumi, hingga Boaz Solossa. 

Dalam perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX, setidaknya Papua sudah mengoleksi 53 medali emas dan duduk diperingkat keempat dalam klasemen sementara per hari ini. Hal tersebut menegaskan bahwa Papua tak kalah dengan provinsi lainnya dalam melahirkan atlet yang berbakat. 

“PON Papua ini saya kira menjadi ajang yang sangat baik untuk atlet muda mengeluarkan kemampuan terbaiknya. Dan kita pun berharap tidak kekurangan atlet untuk masa depan,” ujar Sesmenpora. 

Dengan fasilitas olahraga berstandar internasional setelah menjadi tuan rumah PON, Papua dinilai sangat layak untuk dijadikan salah satu sentral pembinaan atlet. 

“Apalagi sekarang ini kita sudah memiliki desain besar olahraga nasional atau DBON, saya harap Papua bisa berkembang lebih baik lagi dengan didukung fasilitas olahraga yang ada,” jelas Sesmenpora.

Lebih lanjut, Sesmenpora juga menilai PON menjadi momentum bagi masyarakat Papua untuk mendapatkan hiburan ditengah pandemi Covid-19. Masyarakat disebutnya sangat antusias dengan berlangsung pesta olahraga terbesar skala nasional itu. 

“Kalau melihat pembukaan PON Papua itu, rasanya mau nangis dan bangga. Saat saya datang dan menuju stadion tempat pembukaan PON, masyarakat antre dan tertib. Mereka merindukan tontonan seperti itu. Ini menjadi hiburan yang luar biasa. Pembukaan PON Papua begitu sangat bagus dan indah,” terang Sesmenpora. 

Selain itu, Sesmenpora berharap perhelatan PON Papua bisa berjalan dengan lancar, aman, dan sukses. Arena pertandingan yang telah dibangun dengan megah itu, juga diharap dapat dirawat dengan baik. 

“Kita tentu berharap PON ini bisa berjalan dengan baik. Semuanya harus menjaga dan menerapkan protokol kesehatan. Dampak PON ini sangat luar biasa terhadap masyarakat Papua, dan kita berharap banyak atlet yang terus muncul melalui ajang ini,” pungkas Sesmenpora.(jef)

Menpora Erick Thohir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, saat mengikuti Porprov XVII Jawa Tengah 2026. (foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Menpora Erick Berduka atas Meninggalnya Syabilla Rizkia, Apresiasi Pembentukan Tim Investigasi PB POSSI dan Minta Evaluasi Menyeluruh Keselamatan Atlet

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya atlet selam asal Kabupaten Jepara, Syabilla Rizkia Putri Raharja, saat mengikuti pertandingan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVII Jawa Tengah 2026 di perairan Awann Costa, Semarang, Minggu (25/10).

Menpora RI Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Momentum Hari Sumpah Pemuda, Menpora Erick Hadiri Penghargaan Katadata Lifetime Achievement Award 2026 untuk Tiga Tokoh Bangsa yang Menginspirasi Generasi Muda

Tiga tokoh bangsa dengan latar belakang dan jalan pengabdian berbeda, namun memiliki tujuan yang sama untuk memajukan Indonesia, mendapat penghormatan dalam acara Katadata Lifetime Achievement Award 2026. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir turut menghadiri malam apresiasi bertajuk “Tiga Tokoh, Satu Indonesia” yang digelar di Sudirman Hall, Sequis Tower, Jakarta Selatan, Senin (26/10) malam.

Menpora RI Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman.(foto:Yayan/kemenpora.go.id)
Selasa, 27 Oktober 2026

Menpora Erick Dorong RUU Kepemudaan Lahirkan Solusi Nyata

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menegaskan pentingnya penyusunan Rancangan Undang-Undang (RUU) Kepemudaan yang komprehensif guna menjawab tantangan zaman serta memberikan solusi nyata bagi generasi muda Indonesia di masa depan.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026