Saling Belajar dan Bertukar Ilmu untuk Humas Kemenpora RI Jadi Lebih Baik

Sabtu, 12 September 2020
Bagikan:

Jakarta: "Semua kita di sini sama-sama saling belajar untuk mendapatkan hasil kerja yang terbaik buat Kemenpora RI, jangan pernah takut salah, potensi kalian menurut saya luar biasa. " Itulah pesan yang disampaikan Staf Khusus Menpora RI M Nigara saat menjadi salah satu nara sumber pada acara Humas Kemenpora, Sabtu pagi (12/9), di Hotel Aston Marina, Ancol, Jakarta Utara.

Kalimat itu sontak menjadi suntikan motivasi bagi pasukan Humas Kemenpora RI yang dikomandoi Kabag Humas Yayan Rubaeni. Pada sesi pertama, M. Nigara yang memiliki latar belakang sebagai seorang jurnalis senior mencoba menceritakan berbagai penagalamannya ketika menjadi wartawan ketika melakukan liputan di lapangan. 

Beberapa contoh yang diberikan seperti, bagaimana teknik penulisan berita yang sekarang ini sudah berkembang dengan kemajuan teknologi, bagaimana membuat lead berita supaya menarik, hingga cerita motivasi bagaimana cara meliput yang baik di lapangan. Bahkan beberapa personil humas pun disuruh mendiskripsikan lead berita pada puncak Haornas 2020 di GOR POPKI, (9/9) lalu. 

Hasilnya, dia pun terkaget ketika potensi yang dimiliki pasukan Humas Kemenpora diluar ekspetasinya. "Di luar dugaan saya, teman-teman atau pasukan humas di bawah Yayan, ternyata memiliki modal yang cukup. Jika saya beri penilaian 1-10, mereka rata-rata sudah berada di level 7. Kejutan tidak berhenti sampai di situ, humas juga memiliki potensi terpendam," katanya.       

Masukan pun diberikan M Nigara kepada tim portal. Menurutnya, Portal yang selama ini seperti buletin di era dulu, bisa dikembangkan ke arah yang lebih baik. "Jujur, butuh beberapa sentuhan saja agar portal ini bisa besar portal Kemenpora jika mendapat suntikan dari pasukan humas, maka portal Kemenpora mampu membuat orang untuk melihatnya. Mensejajarkan diri dengan portal-portal komersial, bukan mimpi yang terlalu tinggi. Meski demikian, kerjasama dengan media-media main stream dan online-online lain bisa tetap dijaga," ujarnya.

"Jika itu bisa dilakulan, pemerintah akan diuntungkan. Humas dan portal Kemenpora bisa menyaingi kantor berita antara, khusus berita olahraga dan kepemudaan. Ayooo terus membangun kepercayaan yang sudah ada. Ayooo terus tingkatkan kemampuan. Kalian bisa dan kalian bisa maju," harapnya. 

Ilmu yang berharga juga diberikan oleh Tenaga Ahli Menteri Farida Feoh. Menurutnya Humas memiliki peran besar untuk menjadi etalase informasi bagi Kemenpora dan Menpora RI. Tim humas ini menurutnya sudah melakukan terobosan yang luar biasa. Humas harus bisa mengerti apa yang diinginkan pimpinan tapi juga harus mengerti apa yang diharapkan masyarakat.  "Kalian harus bisa menerjemahkan sebuah situasi atau isu yang lagi hangat atau viral. Juga harus bisa membangun itu menjadi kesan positif di tengah masyarakat dengan kata-kata yang mudah dicerna," tuturnya. (ben) 

Ketum PSSI Erick usai membuka Indonesia Womens League (IWL) 2026 yang sekaligus dilanjutkan pertandingan Persija lawan FC Bekasi City di Stadion Madya, GBK, Jakarta, Minggu (18/10) malam.(foto:Andre/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Women's League 2026 Resmi Dibuka, Ketum PSSI Target Lahirkan Pemain Berkualitas untuk Timnas hingga Prestasi Kancah Internasional

Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erick Thohir menyambut baik bergulirnya kembali kompetisi sepak bola wanita di tanah air. Dengan dimulainya kompetisi ini, PSSI optimistis kualitas sepak bola wanita nasional akan semakin meningkat dan mampu bersaing di level internasional.

Pertandingan seru tersaji di Indonesia Womens League (IWL) 2026 antara Dewa United Women vs Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).(foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026: Ketum PSSI Erick Saksikan Gol Tunggal Zahra Antar Dewa United Women Kalahkan Persikad Women

Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, menyaksikan langsung pertandingan pekan pertama Indonesia Women's League (IWL) 2026 yang mempertemukan Dewa United Women melawan Persikad Women di Stadion Madya, Kompleks Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Minggu (18/10).

Atmosfer kegembiraan sekaligus tensi tinggi dirasakan langsung pemain Garudayaksa Women, Ellen Tria Ferlika pada kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026. (foto:gia/kemenpora.go.id)
Minggu, 18 Oktober 2026

Indonesia Women’s League 2026 Bergulir, Ellen Tria Ferlika Luapkan Rindu di Lapangan Hijau

Rasa rindu dan antusiasme yang dinanti akhirnya terbayar bagi para pesepak bola putri Tanah Air. Bergulirnya kompetisi bergengsi Indonesia Women’s League (IWL) 2026 disambut gelombang optimisme tinggi oleh para pemain yang telah lama menantikan panggung resmi untuk meluapkan gairah dan bakat terbaik mereka di lapangan hijau.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.istimewa)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara ISS 2026 di Jakarta (foto: Suci/Kemenpora
Sabtu, 12 September 2026

Lewat Sports Dance, Tasya Buktikan Disabilitas Bisa Berkontribusi bagi Indonesia

Seorang atlet muda dari Special Olympics Indonesia (SOIna) Jakarta, Tasya, tampil dalam senam bersama tim sports dance yang ditampilkan pada festival olahraga disabilitas, salah satu rangkaian acara Indonesia Sports Summit (ISS) 2026 di Jakarta International Convention Centre (JICC). Ini merupakan kali pertama Tasya mengikuti kegiatan tersebut.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026
Minggu, 04 Oktober 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Closing Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 menjadi momen penutup perjuangan kontingen Indonesia, sekaligus panggung bagi Meydiana Laviola untuk membawa Merah Putih dan memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia melalui busana Prada Bali dan Songket Bali. Indonesia menutup ajang tersebut dengan total 39 medali, terdiri atas 5 emas, 11 perak, dan 23 perunggu.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

FACEBOOK

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026