IYS 2026 Bahas Integrasi Nilai Patriotik, Gigih, dan Berempati dalam Pendidikan

Kamis, 29 Oktober 2026
Bagikan:
Kemenpora RI membahas integrasi nilai patriotik, gigih, dan berempati (PGB) dalam dunia pendidikan melalui sesi Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Teater Besar, Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (29/10).(Ddok.Bagus/Kemenpor)
Kemenpora RI membahas integrasi nilai patriotik, gigih, dan berempati (PGB) dalam dunia pendidikan melalui sesi Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Teater Besar, Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (29/10).(Ddok.Bagus/Kemenpor)

Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI membahas integrasi nilai patriotik, gigih, dan berempati (PGB) dalam dunia pendidikan melalui sesi Indonesia Youth Summit (IYS) 2026 di Teater Besar, Teater Jakarta, Taman Ismail Marzuki (TIM), Kamis (29/10). Sesi ini menghadirkan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, serta Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq.

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto menekankan bahwa nilai patriotik perlu diwujudkan melalui karya anak bangsa yang mampu bersaing dan mendapat pengakuan dunia. Menurutnya, kebanggaan terhadap Indonesia perlu ditunjukkan melalui kontribusi nyata di tingkat internasional.

“Nasionalisme ke depan adalah bagaimana kita bisa membawa karya-karya anak bangsa di tingkat dunia, sehingga seluruh dunia menunggunya,” ujar Brian.

Sementara itu, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy mengajak generasi muda mengenali kelebihan dan kekurangan diri. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan potensi yang dimiliki untuk saling melengkapi dan memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.

“Setiap manusia punya kelebihan dan kekurangan. Manfaatkan kekurangan itu untuk mengisi kelebihan kita. Manfaatkan kelebihan kita untuk memberikan sumbangsih pada bangsa dan negara,” kata Rachmat.

Dari perspektif pendidikan dasar dan menengah, Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menjelaskan bahwa nilai patriotik, gigih, dan berempati sejalan dengan penguatan karakter melalui delapan dimensi profil lulusan. Dimensi tersebut mencakup, antara lain, kolaborasi, komunikasi, kemandirian, dan penalaran kritis.

Ia juga menyoroti pentingnya menjaga identitas kebangsaan di tengah globalisasi. Menurutnya, generasi muda perlu memiliki identitas nasional yang kuat sekaligus mampu berinteraksi dan bekerja sama dengan beragam kelompok.

Fajar turut menekankan pentingnya empati sebagai nilai kemanusiaan yang perlu diasah melalui pendidikan. Di tengah perkembangan kecerdasan buatan, pendidikan perlu membentuk manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kepekaan terhadap orang lain.

“Pendidikan itu tidak hanya menyentuh otak, tetapi juga menyentuh hati,” tuturnya.

Melalui sesi ini, integrasi nilai patriotik, gigih, dan berempati diharapkan dapat memperkuat pendidikan karakter. Generasi muda diharapkan mampu menghasilkan karya yang membanggakan Indonesia, gigih menghadapi tantangan, serta memiliki kepekaan terhadap kebutuhan masyarakat.(Irf)

Kemenpora RI kembali memberikan penghargaan Wirasena 2026 pada acara Indonesia Youth Summit 2026 di Gedung Teater, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (29/10) malam.(foto: raiky/kemenpora.go.id)
Jumat, 30 Oktober 2026

Kemenpora Anugerahkan Penghargaan Wirasena di Momen Indonesia Youth Summit 2026

Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI kembali memberikan apresiasi atas kontribusi pemerintah daerah terhadap Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dalam wujud Penghargaan Wirasena 2026. Penghargaan ini disampaikan dalam pembukaan Indonesia Youth Summit 2026 di Gedung Teater, Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Kamis (29/10) malam.

Menko PMK Sugiono menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia sepenuhnya berada di tangan generasi muda yang memiliki karakter patriotik, gigih, dan berjiwa empati tinggi. (foto:Andre/kemenpora.go.id)
Jumat, 30 Oktober 2026

Menko PMK Sugiyono di IYS 2026: Pemuda Harus Jadi Penggerak Utama Menyongsong Indonesia yang Lebih Maju

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono menegaskan bahwa masa depan bangsa Indonesia sepenuhnya berada di tangan generasi muda yang memiliki karakter patriotik, gigih, dan berjiwa empati tinggi.

Menpora RI Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Kamis, 29 Oktober 2026

Menpora Erick: IYS 2026 Jadi Ajang Membangun Fondasi dan Solusi untuk Masa Depan Indonesia

Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir ingin mengajak anak muda Indonesia membangun fondasi dan memberikan solusi untuk masa depan bangsa Indonesia.

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.(dok.Gilang/Kemenpora)
Rabu, 28 Oktober 2026

Dari Kelas Bahasa hingga Beasiswa, Fira Ajak Pemuda Indonesia “Tumbuh”

Bahasa bisa membuka pintu ke bangku kuliah, beasiswa, bahkan dunia usaha. Pintu-pintu itulah yang ingin Fira Nursyahyuni, pemuda asal Jawa Barat, bukakan bagi sebanyak mungkin anak muda Indonesia.

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau,(dok.Gilang/Kemenpora)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Baru Lulus SMA, Peserta WYC 2026 Raffi dari Malinau Sudah Bicara Isu Hutan di COP29 Baku, Azerbaijan

Baru lulus SMA pada 2026, Raffi Abya Saputra sudah punya pengalaman yang tak biasa bagi anak seusianya. Pemuda asal Kabupaten Malinau, Kalimantan Utara itu pernah menjadi pembicara di Paviliun Indonesia dalam konferensi iklim COP29 di Baku, Azerbaijan.

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026. Banner website HSP 2026.