Kemenpora Bekali Pelatih Fisik dengan Standar Kepelatihan Internasional
Jakarta: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melalui Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi menggelar Pelatihan Pelatih Fisik Internasional ASCA Level 1 di Bellezza Hotel, Jakarta, pada 25–31 Oktober 2026. Kegiatan ini diikuti 25 peserta sebagai upaya meningkatkan kompetensi pelatih fisik untuk mendukung pembinaan olahraga prestasi nasional.
Plt. Asisten Deputi Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Prestasi Kemenpora, Setiyana Djafar, mengatakan bahwa kesiapan fisik merupakan salah satu faktor penting yang menentukan performa atlet di tengah persaingan olahraga internasional. Oleh karena itu, pelatih fisik perlu memiliki kemampuan menyusun program latihan yang terukur dengan dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi olahraga.
“Peran pelatih fisik menjadi semakin strategis dalam menentukan kesiapan dan performa atlet,” ujar Setiyana saat membuka pelatihan.
Ia menjelaskan bahwa tugas pelatih fisik tidak terbatas pada peningkatan kekuatan, kecepatan, daya tahan, dan kelincahan atlet. Pelatih juga harus mampu menganalisis kondisi atlet, mengelola beban latihan, meminimalkan risiko cedera, serta mendukung pemulihan berdasarkan prinsip sport science.
Pelatihan ini menghadirkan tiga pemateri, yakni Dr. Greg Wilson, Joko Hanggono, dan Prof. Dr. Dikdik Zafar Sidik, M.Pd. Melalui kegiatan ini, peserta diharapkan memperoleh pengetahuan dan keterampilan untuk menerapkan metodologi kepelatihan fisik sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan standar internasional.
Peningkatan kompetensi pelatih fisik melalui pelatihan ini diharapkan dapat memperkuat kualitas pembinaan olahraga prestasi di Indonesia. Penerapan metodologi latihan modern berbasis sport science menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kesiapan atlet dalam menghadapi persaingan di tingkat Asia hingga dunia. (Irf/uc)











