Kalah dari Jepang, Timnas Voli Putri Indonesia Tetap Lolos Perempat Final Asian Games 2026

Jumat, 18 September 2026
Bagikan:
Timnas voli putri Indonesia memastikan diri melangkah ke babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski harus kalah dari tim tuan rumah Jepang dengan skor 1-3. (foto:Gilang/Kemenpora.go.id)
Timnas voli putri Indonesia memastikan diri melangkah ke babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski harus kalah dari tim tuan rumah Jepang dengan skor 1-3. (foto:Gilang/Kemenpora.go.id)

Aichi: Tim nasional bola voli putri Indonesia memastikan diri melangkah ke babak perempat final Asian Games Aichi-Nagoya 2026 meski harus mengakui keunggulan tim tuan rumah Jepang dengan skor 1-3 dalam laga terakhir babak grup A yang berlangsung di Park Arena Komaki, Aichi, Jumat (18/9). 

Indonesia sempat tertinggal dua set lebih dulu setelah Jepang tampil mendominasi di awal laga dengan skor 19-25 dan 13-25. Namun, skuad Merah Putih mampu bangkit pada set ketiga dan menipiskan kedudukan menjadi 1-2 (25-23). 

Duel berlanjut. Pertarungan pun semakin sengit. Indonesia mengejar ketertinggalan, sementara Jepang berusaha mempertahankan dominasi dihadapan pendukungnya. Kedua tim saling berbalas poin, sebelum akhirnya Jepang menang dengan skor 25- 23 sekaligus menyegel kemenangan 3-1. 

Kapten tim, Mediol Yoku, mengungkapkan bahwa timnya tampil tanpa beban saat berhadapan tim kuat Jepang dan mengutamakan pencarian pengalaman berharga saat menghadapi pemain kelas dunia.

“Target dari awal sih kita lawan Jepang emang nyari pengalaman, karena kita tahu pemain Jepang pemain VNL (Volleyball Nations League), pemain dunia. Jadi dari awal yang penting kita main enjoy, main lepas, mau hasilnya apa pun itu belakangan,” kata Yoku saat ditemui usai pertandingan.

Kendati sempat tertinggal di set awal, Mediol Yoku menekankan pentingnya menjaga mentalitas bertanding di lapangan.

“Kembali lagi seperti yang saya bilang, kita enggak ada target apa-apa. Di lapangan saya cuman bilang, 'Ya udah kita main aja, hasilnya apa pun kita enjoy aja seperti kita biasa latihan'. Setelah tertekan, bagaimana kita bisa kembali fokus, melakukan serangan, dan mendapat poin,” ujarnya.

Dia menambahkan, laga melawan Jepang memberikan pelajaran penting bagi skuad Indonesia, terutama terkait kerapian pertahanan, membangun serangan, serta menghindari kesalahan. 

Hasil ini tetap mengantarkan Indonesia menembus babak perempat final Asian Games 2026, sebab saat menghadapi Nepal, tim Merah Putih berhasil menang 3-0 (25-12, 25-21, 25-20). Sementara, Nepal juga kalah 0-3 dari Jepang dan mereka tak mampu melanjutkan babak selanjutnya.

“Pasti kita akan evaluasi setelah ini. Lawan selanjutnya kemungkinan Thailand, tapi kita lihat nanti ya. Mohon doa dan dukungan. Kita menargetkan dan berusaha untuk mempertahankan 5 besar,” pungkasnya Yoku. (jef)

Capaian Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 sudah jauh melebihi target. Kini, fokusnya mulai memikirkan kesiapan menuju ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

Capaian Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 sudah jauh melebihi target. Kini, fokusnya sudah bukan sekadar Nagoya lagi, namun mulai memikirkan kesiapan menuju ASEAN Para Games 2027 di Kuala Lumpur, Malaysia dan Paralimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup pertandingan cabor para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. (foto:agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Medali Emas Penutup Para Atletik di Asian Para Games 2026, Kemenangan Emosional Partin

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup gelaran pertandingan cabang olahraga (cabor) para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. Hasil ini menggenapkan perolehan emas Indonesia menjadi 14 keping.

Sebuah unggahan yang dianggap sepele di media sosial bisa berubah menjadi badai yang menghancurkan reputasi, karier, bahkan kehidupan seseorang. Pesan itulah yang membekas bagi peserta WYC 2026 setelah menyaksikan film Budi Pekerti.(dok.Gilang/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 Petik Pelajaran dari Film Budi Pekerti, Waspada Bahaya Viral di Media Sosial

Sebuah unggahan yang dianggap sepele di media sosial bisa berubah menjadi badai yang menghancurkan reputasi, karier, bahkan kehidupan seseorang. Pesan itulah yang membekas bagi peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 setelah menyaksikan film Budi Pekerti di Hotel Artotel, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat (23/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026