Dewa Ayu dan Daniel Hutapea Jadi Flag Bearer di Opening Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026

Jumat, 18 September 2026
Bagikan:
Atlet basket Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan atlet karate Daniel Hutapea dipercaya menjadi flag bearer atau pembawa bendera Merah Putih pada Opening Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Herry/Kemenpora)
Atlet basket Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan atlet karate Daniel Hutapea dipercaya menjadi flag bearer atau pembawa bendera Merah Putih pada Opening Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Herry/Kemenpora)

NAGOYA: Tim Indonesia akan menghadirkan dua wajah muda olahraga nasional pada Opening Ceremony Asian Games Aichi-Nagoya 2026 yang digelar di Paloma Mizuho Stadium Sabtu (19/9). Atlet basket Dewa Ayu Made Sriartha Kusuma Dewi dan atlet karate Daniel Hutapea dipercaya menjadi flag bearer atau pembawa bendera Merah Putih untuk Tim Indonesia.

Kepercayaan tersebut menjadi kehormatan sekaligus tanggung jawab bagi kedua atlet. Tidak hanya membawa bendera Merah Putih, Ayu dan Daniel akan menjadi bagian dari momen simbolis yang menandai dimulainya perjuangan Tim Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Bagi Ayu, kepercayaan tersebut menjadi pengalaman yang tidak pernah dibayangkan sebelumnya. Atlet basket 5x5 yang membawa Tim Indonesia meraih medali emas di SEA Games Thailand 2025 itu mengaku bangga sekaligus terharu ketika pertama kali menerima kabar bahwa dirinya dipercaya menjadi flag bearer.

“Jujur, saya merasa sangat bangga dan terharu ketika pertama kali mendapat kabar bahwa saya dipercaya menjadi flag bearer Tim Indonesia di Asian Games 2026. Bagi saya, ini bukan hanya tentang membawa bendera, tetapi juga membawa nama dan semangat seluruh kontingen Indonesia,” ujar ayu.

Ayu menyadari bahwa kesempatan tersebut merupakan kehormatan yang tidak diberikan kepada setiap atlet. Karena itu, ia ingin menjalankan tugas tersebut dengan penuh tanggung jawab sekaligus menjadikannya sebagai sumber energi positif bagi seluruh kontingen.

“Sebagai flag bearer, saya juga punya tanggung jawab untuk memberikan performa terbaik saat bertanding. Saya ingin menjadikan momen ini sebagai energi tambahan, bukan hanya untuk diri saya sendiri, tetapi juga untuk teman-teman satu tim dan seluruh kontingen Indonesia,” ungkap Ayu.

Pada opening ceremony nanti, Ayu akan mengenakan busana dengan sentuhan budaya Bali, yang merupakan tanah kelahirannya. Bagi atlet 27 tahun tersebut, busana itu menjadi cara untuk membawa identitas daerah sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia di panggung internasional.

“Saya sangat bangga, apalagi yang saya kenakan adalah baju adat Bali, yang juga merupakan bagian dari identitas dan budaya saya. Bisa membawa budaya Bali dan Indonesia ke panggung Asian Games adalah sebuah kehormatan bagi saya. Rasanya seperti membawa bagian dari rumah saya untuk diperkenalkan kepada dunia,” jelas Ayu.

Sementara itu, bagi Daniel Hutapea, penunjukan sebagai flag bearer terasa semakin spesial karena Asian Games Aichi-Nagoya 2026 merupakan Asian Games pertamanya. Atlet karate nomor kumite +84kg itu mengaku senang, bangga, dan bersyukur mendapat kepercayaan untuk membawa Merah Putih pada upacara pembukaan.

“Saya sangat senang, bangga, dan bersyukur bisa terpilih menjadi flag bearer di Asian Games 2026. Saya sangat antusias menerima tugas ini. Ini bukan hanya tentang membawa bendera, tetapi juga menjadi bagian dari momen yang penting dan membanggakan bagi saya pribadi,” ujar Daniel.

Daniel juga telah menyampaikan kabar tersebut kepada kedua orang tuanya. Respons keluarga menjadi tambahan kebahagiaan menjelang momen bersejarah tersebut. “Orang tua sangat senang dan bangga, dan juga menantikan hari-H nanti,” kata Daniel.

“Ini sangat menambah motivasi saya, apalagi ini Asian Games pertama saya dan sekarang diberi kepercayaan sebagai pembawa bendera. Semoga saya juga bisa mengibarkan bendera Merah Putih di Asian Games melalui cabang olahraga karate,” imbuhnya.

Daniel akan membawa bendera Merah Putih sambil menggunakan baju daerah khas Batak Toba yang juga terdapat di apparel Tim Indonesia untuk Asian Games Aichi-Nagoya 2026. identitas budaya daerah melalui busana yang dikenakannya. Sebagai orang Batak, Daniel mengaku bangga ketika mengetahui busana tersebut turut menampilkan unsur budaya Batak.

“Pastinya sangat bangga dan senang. Ini di luar ekspektasi saya bisa terpilih menjadi flag bearer, dan baju yang saya pakai juga ada unsur Bataknya, yang merupakan suku asli saya. Saya siap menjalankan tugas ini dengan penuh tanggung jawab dan memberikan yang terbaik. Horas!” tegas Daniel.

Membawa Identitas Indonesia ke Panggung Dunia

Busana yang dikenakan kedua flag bearer tersebut merupakan bagian dari kolaborasi Ghea Fashion Studio bersama Sarinah untuk Tim Indonesia. Desainnya mengangkat kekayaan identitas budaya Nusantara sekaligus dikemas dalam pendekatan mode yang modern dan relevan dengan panggung internasional.

Mengusung tema Harmony in Diversity, koleksi busana Tim Indonesia karya Ghea Fashion Studio menerjemahkan kekayaan budaya Nusantara ke dalam identitas visual kontingen. Motif Gorga khas Batak terpilih menjadi elemen utama pada jersey resmi yang dikenakan sekitar 50 atlet saat defilé, melambangkan kekuatan, perlindungan, kebanggaan, persatuan, dan ketangguhan. 

Selain jersey atlet, motif Gorga juga hadir pada apparel yang digunakan dari NOC Indonesia dan Tim Chef de Mission (CdM), hingga kebaya Gorga yang bertumpu kain Ulos asli dan hiasan kepala, menciptakan tampilan formal yang menyatukan seluruh elemen kontingen.

Keberagaman Nusantara semakin diperkaya dengan sentuhan budaya Bali yang memesona pada busana Flag Bearer wanita serta dua perwakilan wanita di barisan penutup defilé. Balutan sulaman emas yang terinspirasi dari ukiran serta ornamen tradisional Bali memberikan kesan megah dan penuh penghormatan terhadap akar budaya bangsa. 

Perpaduan harmonis antara Gorga, Ulos, dan elemen budaya Bali ini menjadi simbol pertunjukan visual dari warisan budaya menuju kemenangan, sekaligus menegaskan pesan bahwa meski berbeda budaya, seluruh kontingen berdiri teguh sebagai Satu Indonesia di panggung Asia.

Ghea Fashion Studio merupakan label yang didirikan oleh desainer Indonesia Ghea Panggabean, sosok yang dikenal konsisten mengangkat kekayaan tekstil dan budaya Nusantara dalam karya-karyanya. Karya Ghea telah mendapatkan pengakuan di berbagai panggung mode internasional, membawa elemen wastra dan identitas Indonesia ke audiens global.

Kolaborasi bersama Sarinah ini menjadi bagian dari upaya menghadirkan identitas Indonesia tidak hanya melalui olahraga dan prestasi atlet, tetapi juga melalui budaya, wastra, dan kreativitas anak bangsa. (Noc)

Capaian Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 sudah jauh melebihi target. Kini, fokusnya mulai memikirkan kesiapan menuju ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

Capaian Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 sudah jauh melebihi target. Kini, fokusnya sudah bukan sekadar Nagoya lagi, namun mulai memikirkan kesiapan menuju ASEAN Para Games 2027 di Kuala Lumpur, Malaysia dan Paralimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup pertandingan cabor para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. (foto:agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Medali Emas Penutup Para Atletik di Asian Para Games 2026, Kemenangan Emosional Partin

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup gelaran pertandingan cabang olahraga (cabor) para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. Hasil ini menggenapkan perolehan emas Indonesia menjadi 14 keping.

Sebuah unggahan yang dianggap sepele di media sosial bisa berubah menjadi badai yang menghancurkan reputasi, karier, bahkan kehidupan seseorang. Pesan itulah yang membekas bagi peserta WYC 2026 setelah menyaksikan film Budi Pekerti.(dok.Gilang/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 Petik Pelajaran dari Film Budi Pekerti, Waspada Bahaya Viral di Media Sosial

Sebuah unggahan yang dianggap sepele di media sosial bisa berubah menjadi badai yang menghancurkan reputasi, karier, bahkan kehidupan seseorang. Pesan itulah yang membekas bagi peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 setelah menyaksikan film Budi Pekerti di Hotel Artotel, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat (23/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026