Caroline Bangun Tampil Solid di Babak Semifinal Modern Pentathlon Asian Games 2026

Jumat, 18 September 2026
Bagikan:
Modern Pentathlon Tim Indonesia terus menjaga asa dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bertanding di Anjo Sports Centre, Aichi, Jepang. (dok.noc/tm)
Modern Pentathlon Tim Indonesia terus menjaga asa dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bertanding di Anjo Sports Centre, Aichi, Jepang. (dok.noc/tm)

AICHI: Modern Pentathlon Tim Indonesia terus menjaga asa dalam ajang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Bertanding di Anjo Sports Centre, Aichi, Jepang, dua atlet putri andalan Tim Indonesia, Caroline Bangun dan Nurfa Qalbi, menunjukkan perjuangan luar biasa saat berlaga di babak semifinal grup A.

Pada Asian Games edisi ke-20 ini, cabang olahraga modern pentathlon menerapkan format kompetisi baru yang dinamis. Selain mengganti nomor berkuda menjadi halang rintang (obstacle run), para peserta kini dituntut menyelesaikan empat babak sekaligus, yakni anggar, obstacle run, renang, dan laser run, hanya dalam waktu 90 menit.

"Saya sangat senang karena ini pertama kalinya saya bertanding dengan format baru. Walaupun terasa sangat asing, Saya bangga dengan diri saya bisa menyelesaikan seluruh rangkaian pertandingan hari ini," ujar Caroline Bangun usai laga.

 "Cukup mengejutkan karena kami harus bergerak cepat dan terburu-buru ganti baju untuk memasuki babak selanjutnya," sambung Caroline.

Pada babak Anggar, langkah kedua wakil Tim Indonesia harus terhenti di babak 16 besar. Caroline Bangun takluk dari atlet Kazakhstan, Petrova, sementara Nurfa Qalbi dihentikan oleh S. Seoung dari Korea Selatan.

Sementara, pada babak Obstacle Run Caroline bangkit dan tampil impresif dengan mengamankan peringkat ke-4, sedangkan Nurfa finis di peringkat ke-10. Memasuki babak renang, Caroline kembali menunjukkan dominasinya di air dengan merebut peringkat ke-2 dari seluruh peserta semifinal A, sementara Nurfa mengekor di posisi ke-5.

Terakhir di babak Laser Run, kedua atlet harus menjaga fokus menembak dan stamina berlari di tengah teriknya matahari Aichi. Caroline menyudahi babak ini di peringkat ke-9, sementara Nurfa berada di peringkat ke-14.

Dari total 17 atlet yang bersaing di babak semifinal A, Caroline Bangun berhasil menduduki peringkat ke-8 dengan total 1.351 poin, sedangkan Nurfa Qalbi finis di peringkat ke-12 dengan koleksi 1.170 poin.

Caroline yang optimis masuk final mengaku bangga bisa menuntaskan seluruh tantangan. Namun hari ini dijadikannya pelajaran untuk laga berikutnya.  

"Saya ingin meningkatkan mental dan kemampuan lari. Saya agak lemah di nomor lari, tetapi untuk nomor kuat saya seperti obstacle run dan renang, saya usahakan bisa masuk lima besar," kata Caroline.

"Persaingan di sini sangat kuat, terutama dari China, Korea Selatan, dan Jepang yang menjadi kompetitor terberat. Namun, harapan saya tentu saja bisa meraih juara," pungkasnya. (Noc)

Capaian Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 sudah jauh melebihi target. Kini, fokusnya mulai memikirkan kesiapan menuju ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028. (foto:raiky/kemenpora.go.id)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Lebihi Target di Asian Para Games 2026, Kontingen Indonesia Siap Tatap ASEAN Para Games 2027 dan Paralimpiade 2028

Capaian Kontingen Indonesia di Asian Para Games 2026 sudah jauh melebihi target. Kini, fokusnya sudah bukan sekadar Nagoya lagi, namun mulai memikirkan kesiapan menuju ASEAN Para Games 2027 di Kuala Lumpur, Malaysia dan Paralimpiade 2028 di Los Angeles, Amerika Serikat.

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup pertandingan cabor para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. (foto:agung/NPC Indonesia)
Sabtu, 24 Oktober 2026

Medali Emas Penutup Para Atletik di Asian Para Games 2026, Kemenangan Emosional Partin

Pelari Indonesia, Partin Muhlisin menutup gelaran pertandingan cabang olahraga (cabor) para atletik di Asian Para Games 2026, Jumat (23/10/2026) dengan raihan medali emas. Hasil ini menggenapkan perolehan emas Indonesia menjadi 14 keping.

Sebuah unggahan yang dianggap sepele di media sosial bisa berubah menjadi badai yang menghancurkan reputasi, karier, bahkan kehidupan seseorang. Pesan itulah yang membekas bagi peserta WYC 2026 setelah menyaksikan film Budi Pekerti.(dok.Gilang/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Peserta Wirasena Youth Camp 2026 Petik Pelajaran dari Film Budi Pekerti, Waspada Bahaya Viral di Media Sosial

Sebuah unggahan yang dianggap sepele di media sosial bisa berubah menjadi badai yang menghancurkan reputasi, karier, bahkan kehidupan seseorang. Pesan itulah yang membekas bagi peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026 setelah menyaksikan film Budi Pekerti di Hotel Artotel, Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta, Jumat (23/10).

Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.(dok.Yayan/Kemenpora)
Jumat, 23 Oktober 2026

Belajar dari Wirasena Youth Camp 2026, Lifia Siapkan Langkah Baru untuk Literasi dan Budaya BalI

Di tengah kehidupan anak muda yang lekat dengan tren digital dan budaya populer, salah satu peserta Wirasena Youth Camp (WYC) 2026, Ni Made Lifia Kristina justru memilih jalan berbeda. Gadis berusia 21 tahun asal Bali ini berupaya menghidupkan kembali aksara Bali yang perlahan mulai ditinggalkan generasi muda di tanah kelahirannya.

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.(dok.NPCI)
Jumat, 16 Oktober 2026

Juara Bertahan Asian Para Games, Rifky Pilih Tampil Lepas di Nagoya

Maulana Rifky Yavianda punya cara tersendiri menghadapi tekanan jelang Asian Para Games 2026. Perenang andalan Indonesia itu memilih kembali mengingat kecintaannya pada renang sejak usia empat tahun agar bisa tampil lepas di Nagoya, Jepang.

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (dok. Gilang/Kemenpora)
Senin, 21 September 2026

Dua Tahun Tekuni Teqball, Debut Sumaya Sukses Raih Medali Perak Pertama untuk Indonesia di Asian Games 2026

Sumaya sukses mempersembahkan medali perak untuk Indonesia dari cabang olahraga teqball nomor Women's Singles pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026. (foto: Instagram Mikhayla Shanum Caya)
Kamis, 17 September 2026

Mikhayla Shanum Caya, Atlet 11 Tahun wakili Papua Pegunungan di Asian Games 2026

Usianya baru 11 tahun, tetapi Mikhayla Shanum Caya sudah bersiap membawa nama Indonesia di panggung olahraga Asia. Atlet yang mewakili Papua Pegunungan itu akan tampil di Asian Games 2026.(foto: instagram @kekesrintil)

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga
Rabu, 21 Oktober 2026

Pertama Kalinya Dispora Se-Indonesia Dikumpulkan, Menpora Erick Ajak Daerah Bangun Perspektif Baru Pemuda dan Olahraga

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir mengajak seluruh jajaran Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) dan pemangku kepentingan di seluruh daerah untuk melakukan transformasi fundamental.

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026
Rabu, 07 Oktober 2026

Menpora Erick Thohir Buka Indonesian Padel League 2026

Indonesian Padel League 2026 menjadi langkah pengembangan ekosistem padel nasional melalui penyelenggaraan kompetisi liga sekaligus penguatan pembinaan atlet dan tim nasional. Perkembangan tersebut turut melanjutkan momentum prestasi padel Indonesia yang meraih medali perak pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026.

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand
Senin, 05 Oktober 2026

Momen Pertandingan Final FIFA ASEAN CUP 2026 Antara Indonesia Melawan Thailand

Timnas Indonesia menutup final FIFA ASEAN Cup 2026 dengan kemenangan atas Thailand melalui adu penalti 4-2 setelah bermain imbang 2-2 hingga 120 menit. Perayaan gelar juara di SUGBK semakin meriah dengan kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto, Presiden FIFA Gianni Infantino, Menpora Erick Thohir, serta penampilan Anggun C. Sasmi dan Judika.

UPDATE INFORMASI

INSTAGRAM

Goverment Public Relation

Banner desktop HSP 2026 Banner website HSP 2026