Debut di Asian Games, Yoga Ardika Putra Buka Jalan Teqball Tim Indonesia
NAGOYA: Perjuangan Teqball Indonesia untuk mengukir sejarah dengan meraih medali pertama di ajang Asian Games dimulai dari Nagoya City Higashi Sports Center, Jepang, Kamis (17/9).
Pada pertandingan penyisihan Grup B nomor Men’s Single Teqball, Tim Indonesia yang diwakili Yoga Ardika Putra mengawali debutnya di Asian Games dengan dua kemenangan. Yoga terlebih dahulu menundukkan wakil Vietnam, Truong Giang Ba, melalui pertandingan tiga set dengan skor 7-12, 12-11, 12-8.
Yoga yang berstatus mahasiswa Universitas Negeri Jakarta jurusan Manajemen Olahraga itu kemudian melanjutkan momentum positif dengan mengalahkan wakil Laos, Alisa, dua set langsung, 12-5, 12-6.
Dua kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Yoga untuk melanjutkan perjuangan di fase grup sekaligus menjaga asa Teqball Indonesia mencetak sejarah dengan mempersembahkan medali Asian Games pertama.
Meski meraih hasil positif, Yoga mengakui pertandingan pertamanya di Asian Games tidak berjalan mudah. Sebagai debutan di multievent terbesar Asia, ia sempat merasakan ketegangan pada awal pertandingan.
Yoga mengatakan kunci untuk mengatasi tekanan adalah tetap fokus pada kemampuan sendiri dan tidak terpengaruh oleh permainan maupun situasi di sekitarnya.
“Cukup fokus dengan kemampuan yang kita punya dan percaya diri. Kualitas fokusnya tidak boleh kebawa dengan permainan lain. Kita tetap fokus pada tujuan. Kita sudah latihan capek-capek sebelumnya. Tidak boleh kalah dengan hal-hal tegang seperti ini, jadi harus dialihkan fokusnya,” ujar Yoga.
Atlet 21 tahun itu juga mengingat kembali proses panjang yang telah dijalani bersama tim sebelum tampil di Asian Games. Menurutnya, rasa tegang tidak boleh mengalahkan hasil dari latihan dan persiapan yang telah dilakukan.
Perjuangan Yoga belum selesai. Setelah mengantongi dua kemenangan, ia masih harus menghadapi tiga pertandingan berikutnya di Grup B. Indonesia masih akan berhadapan dengan wakil Korea, Jepang, dan Filipina yang menurut Yoga memiliki kualitas permainan yang baik.
“Kita tahu Korea selanjutnya, Jepang dan Filipina punya permainan yang cukup bagus. Kita pernah menghadapi Filipina sebelumnya, mereka punya permainan yang bagus. Tetap fokus sama permainan sendiri,” kata Yoga.
“Mohon dukungan dan doanya untuk kami, Tim Teqball Indonesia bisa memainkan permainan yang terbaik dan Insya Allah hasilnya juga baik. Semoga bisa menyumbangkan medali pertama teqball buat Indonesia di Asian Games,” tutur Yoga. (Noc)











